Momen Wanita Asyik Belanja saat PM China Kunjungi Wuhan karena Virus Corona

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Selasa, 28 Januari 2020 | 12:55 WIB
Momen Wanita Asyik Belanja saat PM China Kunjungi Wuhan karena Virus Corona
Virus Corona. (Antara)

Suara.com - Perdana Menteri China Li Keqiang melakukan kunjungan ke Kota Wuhan, pusat penyebaran virus corona pada Senin (27/1/2020).

Ia yang memakai masker. mendatangi ibu kota Provensi Hubei untuk bertemu dengan pasien dan staf medis.

Dalam kunjungan tersebut, Li beserta jajarannya juga mengunjungi beberapa tempat seperti pasar dan pusat perbelanjaan.

Namun sebuah momen menarik perhatian terjadi ketika Li memberikan pidato di pusat perbelanjaan.

Seorang wanita tampak tidak mempedulikan imbauan Li tentang bahaya virus corona.

Hal itu ditunjukkan lewat video yang viral di media sosial, seperti unggahan pemilik akun Twitter @QiZHAI.

Dalam video tersebut, terlihat seorang wanita paruh baya yang sibuk berbelanja bahan makanan.

Ia asyik memasukkan satu per satu bahan ke troli tanpa mempedulikan kehadiran Li.

Seperti yang dituliskan lewat narasi @QiZHAI, wanita itu enggan menghentikan aktivitas belanjanya.

baca juga

"Ketika Perdana Menteri Li Keqiang menyampaikan pidatonya sebuah super market di Wuhan, wanita di depan ini enggan menghentikan belajanya. "Tidak ada yang bisa menghentikanku beli sayuran #coronavirus video dari internet," cuit @QiZHAI seperti dikutip Suara.com, Selasa (28/1).

Wanita asyik belanja di tengah wabah virus corona. (Twitter/@QiZHAI)
Wanita asyik belanja di tengah wabah virus corona. (Twitter/@QiZHAI)

Sontak warganet dibuat heran dengan aksi wanita itu. Sejak dibagikan video tersebut telah disaksikan lebih dari 217 ribu kali dan telah mendapat 1,1 retweets.

"Li Keqiang mengakatan semoga Anda sehat dan bahagia sedangkan wanita tua itu menambahkan dan umur panjang," kata @MoArtis.

"Kata wanita itu: apapun yang terjadi, makanan tetap nomor satu," timpal @131labeL.

Untuk diketahui, korban virus Corona di China terus bertambah. Terkini, korban tewas akibat virus tersebut sudah mencapai 106 orang dan lebih dari 4.000 kasus serupa ditangani di seluruh daratan China.

Hingga Selasa, pemerintah China memastikan telah menunda dimulainya semester pendidikan musim semi di sekolah dan universitas di seluruh negeri akibat wabah virus corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teror Corona, Menhub Tak Larang Pesawat China Masuk Indonesia

Teror Corona, Menhub Tak Larang Pesawat China Masuk Indonesia

News | Selasa, 28 Januari 2020 | 12:00 WIB

Korban Bertambah, Virus Corona Lebih Sulit Ditangani daripada SARS

Korban Bertambah, Virus Corona Lebih Sulit Ditangani daripada SARS

Health | Selasa, 28 Januari 2020 | 11:54 WIB

RS Siloam Jember Tampik Rawat Pasien Suspect Virus Corona

RS Siloam Jember Tampik Rawat Pasien Suspect Virus Corona

Jatim | Selasa, 28 Januari 2020 | 11:33 WIB

Tiga Rumah Sakit di Jateng Disebut Merawat Pasien Suspect Corona

Tiga Rumah Sakit di Jateng Disebut Merawat Pasien Suspect Corona

Jawa Tengah | Selasa, 28 Januari 2020 | 11:30 WIB

Terkini

Sistem Pendidikan 'Tuli dan Buta', Sosiolog Sebut Aksi Bom Siswa Padang Sebagia Perlawanan Ekstrem

Sistem Pendidikan 'Tuli dan Buta', Sosiolog Sebut Aksi Bom Siswa Padang Sebagia Perlawanan Ekstrem

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:16 WIB

Prabowo Sempat Panggil Jaksa Agung Bahas Kasus Febrie Adriansyah, Begini Penjelasan Istana

Prabowo Sempat Panggil Jaksa Agung Bahas Kasus Febrie Adriansyah, Begini Penjelasan Istana

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:05 WIB

Jet Tempur Amerika Serikat Hancurkan Pos Rudal Iran

Jet Tempur Amerika Serikat Hancurkan Pos Rudal Iran

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:01 WIB

Kuntadi Selangkah Lagi Jadi Jampidsus, Keppres Ditargetkan Terbit Pekan Depan

Kuntadi Selangkah Lagi Jadi Jampidsus, Keppres Ditargetkan Terbit Pekan Depan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:57 WIB

Jangan Asal Atur, Pengusaha Dapur MBG Minta BGN Libatkan Mitra Soal Kebijakan

Jangan Asal Atur, Pengusaha Dapur MBG Minta BGN Libatkan Mitra Soal Kebijakan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:57 WIB

Misteri Pengganti Febrie Adriansyah Terjawab, Mensesneg Sebut Nama Kuntadi

Misteri Pengganti Febrie Adriansyah Terjawab, Mensesneg Sebut Nama Kuntadi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

Jejak Elektronik Disita, KPK Bidik Peran Bobby Rizaldi dalam Skandal WTP Muara Enim

Jejak Elektronik Disita, KPK Bidik Peran Bobby Rizaldi dalam Skandal WTP Muara Enim

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

Detik-detik Bupati Gowa Pergi Saat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi dan Selingkuh

Detik-detik Bupati Gowa Pergi Saat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi dan Selingkuh

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:37 WIB

Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?

Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:14 WIB

×