Jokowi Bilang Stok Masker Aman, Wasekjen MUI Sindir Pencari Panggung

Reza Gunadha | Husna Rahmayunita | Suara.com

Rabu, 04 Maret 2020 | 15:29 WIB
Jokowi Bilang Stok Masker Aman, Wasekjen MUI Sindir Pencari Panggung
Wasekjen Bidang Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI Tengku Zulkarnain (Twitter)

Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain menyindir oknum pencari panggung di tengah merebaknya virus corona.

Ia membandingkan sikap tersebut dengan klaim Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai ketersediaan masker kesehatan di Indonesia yang mencapai 50 juta.

Tengku Zul mengatakan, mestinya klaim Jokowi tersebut segera ditindaklanjuti oleh Kementerian Kesehatan dan Kementerian Sosial yang sampai sekarang tak memberikan masker gratis ke warga.

Pendapat tersebut disampaikan Tengku Zul melalui cuitan di akun Twitter pribadinya @ustadtengkuzul.

"Pak Pak @jokowi bilang ada stok 50 juta masker. Menteri Kesehatan dan Menteri Sosial beli dan bagikan gratis pada rakyat miskin melalui RT dan RW," tulis Tengku Zul seperti dikutip Suara.com, Rabu (4/3/2020).

Lebih lanjut, menurut Tengku Zul, lembaga terkait menunjukkan empatinya kepada warga khususnya kalangan menengah ke bawah. Bukannya malah pernyataan kontroversial di tengah wabah virus corona.

Ia pun menyindir sikap pihak-pihak tak bertanggung jawab, meski tak mengungkap identitas oknum tersebut.

"Paling tidak ada gerakan empati pad masyarakat miskin, Bukan malah sliweran ucapan simpang siur: Bisa sembuh sendiri, cari panggung, makan rawon," imbuhnya.

Selang satu jam setelah dibagikan, cuitan Tengku Zul memantik respons warganet yang memberikan komentar beragam.

"Jika sudah seperti ini kondsi suatu negeri lalu apa yang bisa dilakukn rakyat kcl.. sudahlah apa yang terjdi biarlah terjadi.. Ikthiar & twakal saja..?," kata @Zarkansihnoer821.

"Coba tanya menkes..kata menkes khusus yg sakit..tapi menkes pakai masker juga," timpal @dedis2688.

Cuitan Tengku Zul soal virus corona. (Twitter/@ustadtengkuzul)
Cuitan Tengku Zul soal virus corona. (Twitter/@ustadtengkuzul)

Jokowi Pastikan Stok Masker di Indonesia Aman, Ada 50 Juta

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan stok masker kesehatan di Indonesia masih ada sebanyak 50 juta. Untuk itu Jokowi meminta pada masyarakat Indonesia untuk tenang.

"Dari informasi yang saya terima stok yang di dalam negeri kurang lebih 50 juta masker, ada," ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3).

Pernyataan Jokowi menanggapi adanya kelangkaan masker di Indonesia menyusul dua warga Depok, Jawa Barat, positif kena virus corona di Jakarta. Dua orang warga Depok positif terkena virus corona kekinian masih berada di ruang isolasi RSPI Sulianto Saroso.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pusing Urus Dampak Virus Corona, Jokowi: Menteri Jangan Terjebak Rutinitas

Pusing Urus Dampak Virus Corona, Jokowi: Menteri Jangan Terjebak Rutinitas

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 15:19 WIB

3 Orang Ini Ditangkap Jual Masker Virus Corona 10 Kali Lipat di Facebook

3 Orang Ini Ditangkap Jual Masker Virus Corona 10 Kali Lipat di Facebook

Jawa Tengah | Rabu, 04 Maret 2020 | 15:17 WIB

Tak Terkejut Ada Corona di Indonesia, WHO Antisipasi Akan Muncul Kasus Lagi

Tak Terkejut Ada Corona di Indonesia, WHO Antisipasi Akan Muncul Kasus Lagi

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 15:04 WIB

Tengku Zul: Anggota DPR yang Dulu Sering Bagikan Sembako Apa Kabar Woy?

Tengku Zul: Anggota DPR yang Dulu Sering Bagikan Sembako Apa Kabar Woy?

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 15:08 WIB

Terkini

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:40 WIB

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:38 WIB

Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam

Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:36 WIB

Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun

Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:36 WIB

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan

Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:16 WIB

Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam

Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12 WIB

Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?

Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:03 WIB