PSI Bandingkan Kasus Fahira soal Corona dan Ahok, Faizal: Jangan Sok Arogan

Reza Gunadha | Husna Rahmayunita | Suara.com

Sabtu, 07 Maret 2020 | 20:49 WIB
PSI Bandingkan Kasus Fahira soal Corona dan Ahok, Faizal: Jangan Sok Arogan
Guntur Romli bandingkan kasus Fahira Idris dengan Ahok (Twitter/gunromli)

Suara.com - Aktivis Faizal Assegaf menyarankan Politikus PSI Mohamad Guntur Romli untuk setop membandingkan kasus anggota DPD RI Fahira Idris soal hoaks virus corona dengan kejadian yang pernah dialami Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Thahaja Purnama alias Ahok.

Menurut Faizal, mestinya Guntur Romli tak perlu membandingkan kasus tersebut. Sebab, Fahira telah menyampaikan permohonan maaf, sedangkan kasus Ahok telah selesai.

Hal itu disampaikan oleh Faizal melalui akun Twitter pribadinya @faizalasegaf.

"Fahira Idris Minta Maaf, sama dengan sahabat @GunRomli pun pernah khilaf. Jadi ga usah dibenturkan dengan Ahok. Kasus Ahok menistakan Al Qur'an sudah diadili & kini bebas," tulis Faizal seperti dikutip Suara.com, Sabtu (7/3/2020).

Tak cukup sampai di situ, Faizal pun meminta Guntur Romli dan advokat Muannas Alaidid untuk bersikap santai dan tidak arogan menyikapi kasus hoaks corona Fahira Idris.

"Si @muannas_alaidid dan Anda mesti lebih banyak menikmati ngopi, jangan sok arogan & merasa jagoan. Pilpres sudah selesai!," imbuhnya.

Faizal menanggapi cuitan Guntur Romli yang berbunyi: Ahok dulu minta maaf tapi kasusnya tetap berlanjut. Gak jadi laporin antum @muannas_alaidid.

Cuitan Faizal soal kasus hoaks virus corona. (Twitter/@faizalassegaf)
Cuitan Faizal soal kasus hoaks virus corona. (Twitter/@faizalassegaf)

Laporan Terus Berlanjut

Advokat Muannas Alaidid menegaskan tidak akan mencabut laporan kepolisian atas kasus dugaan hoaks virus corona yang digaungkan oleh anggota DPD RI Fahira Idris. Muannas bersikeras untuk melanjutkan proses hukum yang ada.

Meskipun Fahira Idris telah menyampaikan permohonan maaf atas cuitan tentang pasien virus corona di Indonesia, Muannas ogah untuk menarik berkas laporan di kepolisian.

"Laporan saya terhadap Fahira dipastikan tidak akan pernah saya cabut, tetap berproses," kata Muannas.

Menurut Muannas, pelaporan Fahira ke kepolisian harus menjadi contoh bagi pejabat publik lainnya agar tak bertindak semaunya. Sebab, segala sesuatu memiliki aturan.

Klarifikasi Fahira Idris

Fahira melalui akun Twitternya @fahiraidris memberikan klarifikasi terkait cuitannya tersebut.

Fahira berdalih pernyataan soal terduga pasien virus corona di Indonesia berasal dari sebuah berita di media daring.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Remaja 15 Tahun Mengaku Puas Habisi Nyawa Bocah dan 4 Berita Heboh Lainnya

Remaja 15 Tahun Mengaku Puas Habisi Nyawa Bocah dan 4 Berita Heboh Lainnya

News | Sabtu, 07 Maret 2020 | 16:41 WIB

Fahira Minta Maaf soal Corona, PSI: Ahok Dulu Minta Maaf Tapi Kasus Lanjut

Fahira Minta Maaf soal Corona, PSI: Ahok Dulu Minta Maaf Tapi Kasus Lanjut

News | Sabtu, 07 Maret 2020 | 14:29 WIB

Fahira Idris Minta Maaf Soal Corona, Muannas Ogah Cabut Laporan Polisi

Fahira Idris Minta Maaf Soal Corona, Muannas Ogah Cabut Laporan Polisi

News | Sabtu, 07 Maret 2020 | 12:41 WIB

Baru Pulang dari Luar Kota, Fahira Idris Langsung Diperiksa Bareskrim

Baru Pulang dari Luar Kota, Fahira Idris Langsung Diperiksa Bareskrim

News | Sabtu, 07 Maret 2020 | 09:25 WIB

Terkini

Bukan Cuma Blokir Konten, Guru Besar Unair Bongkar 'Cara Halus' Membungkam Kritik di Ruang Digital

Bukan Cuma Blokir Konten, Guru Besar Unair Bongkar 'Cara Halus' Membungkam Kritik di Ruang Digital

News | Sabtu, 18 April 2026 | 15:21 WIB

KWP Nobatkan Novita Wijayanti Jadi Legislator Paling Aspiratif

KWP Nobatkan Novita Wijayanti Jadi Legislator Paling Aspiratif

News | Sabtu, 18 April 2026 | 14:51 WIB

Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo

Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo

News | Sabtu, 18 April 2026 | 14:12 WIB

Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati

Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:57 WIB

Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia

Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:50 WIB

Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'

Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:30 WIB

Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung

Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:16 WIB

Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?

Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:06 WIB

11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius

11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:01 WIB

Gudang Pangan Ilegal di Pontianak Diobrak-abrik Bareskrim, 23 Ton Bawang Disita

Gudang Pangan Ilegal di Pontianak Diobrak-abrik Bareskrim, 23 Ton Bawang Disita

News | Sabtu, 18 April 2026 | 12:43 WIB