Istri Tersangka Narkoba Tewas karena Corona, 48 Tahanan Polisi Dikarantina

Bangun Santoso Suara.Com
Kamis, 09 April 2020 | 08:34 WIB
Istri Tersangka Narkoba Tewas karena Corona, 48 Tahanan Polisi Dikarantina
Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias pada jumpa pers daring yang difasilitasi IJTI Sumbar. (Antara/IJTI Sumbar)

Suara.com - Nasib miris dialami seorang warga Bukittinggi, Sumatera Barat dalam kondisi hamil delapan bulan yang terkonfirmasi positif virus corona baru atau COVID-19 meninggal dunia di RSUP M Djamil Padang pada Rabu (8/4/2020).

"Saya baru menerima informasi yang bersangkutan positif COVID'19 sore ini, pemakaman dilaksanakan di Kabupaten Agam sesuai dengan prosedur penanganan jenazah COVID-19," kata Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias di Padang, Rabu malam pada jumpa pers daring yang difasilitasi Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumatera Barat.

Menurut dia pada awalnya pasien tersebut pada Senin (6/4) mengalami kejang dan dibawa masyarakat ke salah satu rumah sakit di Bukittinggi.

Kemudian pada malam harinya kondisinya kurang baik akhirnya dikirim ke Rumah Sakit Umum Pusat M Djamil Padang.

Berdasarkan hasil lab dan pemeriksaan swab ternyata yang bersangkutan dinyatakan positif sore ini.

Pada sisi lain saat yang bersangkutan dilarikan ke rumah sakit pada Senin malam, suami yang bersangkutan juga ditahan di Polres setempat karena kasus narkoba.

Oleh sebab itu untuk mengantisipasi penyebaran pihaknya akan melakukan penelusuran riwayat kontak almarhumah dengan warga dan petugas medis.

"Termasuk dengan suami yang saat ini berada di dalam tahanan, saya sudah berkoordinasi dengan Polres setempat dan besok akan dilakukan tes swab atau pengecekan cairan tenggorokan," kata dia.

Berdasarkan info dari Kapolres, suami pasien berbaur dengan 48 tahanan lainnya sehingga perlu dilakukan isolasi.

Baca Juga: Ibu Hamil 8 Bulan di Bukittinggi Meninggal karena Corona, Suami di Penjara

"Apalagi pasien diangkat oleh masyarakat maka semua yang terlibat akan dilakukan isolasi mandiri termasuk petugas medis," ujarnya.

Ada 12 petugas medis yang diisolasi, termasuk masyarakat yang mendatangi rumahnya.

Terkait latar belakang pasien ini berasal dari keluarga sederhana dan masih akan ditelusuri riwayat kontak lebih jauh untuk memutus mata rantai.

Sumber: Antara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI