Belum Semua Warga Kampung Akuarium dapat Bantuan dari Pemerintah Pusat

Dwi Bowo Raharjo | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Selasa, 12 Mei 2020 | 20:00 WIB
Belum Semua Warga Kampung Akuarium dapat Bantuan dari Pemerintah Pusat
Bukti Warga Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, mendapat bantuan sosial dari Pemerintah Pusat. (Foto dok. warga)

Suara.com - Warga Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, sudah mendapat bantuan sosial dari Pemprov DKI Jakarta dan Pemerintah Pusat terkait pandemi Covid-19. Hanya saja, belum semua warga Kampung Akuarium mendapat bantuan dari Kementerian Sosial.

Warga Kampung Akuarium kekinian tergabung dalam satu shelter yang terdiri dari tiga Blok. Tiga blok yang berbentuk letter U ini masing-masing dihuni lebih dari 20 jiwa. Blok A, dihuni oleh 38 KK, Blok B dihuni 26 KK, dan Blok C dihuni 24 KK.

Ketua RT 12 RW 04, Penjaringan, Jakarta Utara, Topaz Juanda mengatakan, bantuan sosial tersebut tiba di Kampung Akuarium pekan lalu.

"Sudah, bantuan sosial dari pemerintah pusat sudah turun seminggu yang lalu," ungkap Topaz saat dijumpai Suara.com di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (12/5/2020).

Meski demikian, belum seluruh warga Kampung Akuarium mendapat bantuan sosial tersebut. Topaz mengatakan baru sekitar 40 persen dari total keseluruhan Kepala Keluarga (KK) yang mendapatkan bantuan tersebut.

"Belum semua, hanya 40 persen KK saja yang mendapat bantuan sosial," bebernya.

Bantuan sosial dari Pemerintah Pusat tersebut terdiri dari 9 jenis. Mislanya, 10 kilogram beras, dua liter minyak goreng, 11 bungkus mie instan, tiga batang sabun mandi, hingga satu kotak susu UHT.

"Bantuan sosial dari pemerintah itu terdiri dari 9 item," beber Topaz.

Lebih lanjut, kawasan Kampung Akuarium juga sudah dilakukan penyemprotan disinfektan. Penyemprotan tersebut dilakukan secara mandiri dan ada juga yang digelar oleh pihak Kecamatan Penjaringan.

"Sudah ada penyemprotan dari tingkat kecamatan, dan kami juga punya alat penyemprot sendiri sumbangan dari luar dan melakukan penyemprotan secara mandiri," kata Topaz.

Untuk diketahui, sebagian besar masyarkat Kampung Akuarium adalah nelayan. Topaz mengatakan, para nelayan yang juga pernah menjadi manusia perahu hingga kini masih tetap melaut meski pandemi corona melanda.

Menurut Topaz, aktivitas para nelayan masih berjalan normal seperti sebelum virus corona datang sebagai tamu tak diundang. Mungkin, kata Topaz, para nelayan masih berani melaut karena tidak ada kerumunan orang banyak di tengah laut.

"Kalau nelayan, mereka masih bisa ke laut karena di laut enggak ada kegiatan kerumunan massa. Jadi kalau sih nelayan masih melaut," kata dia.

Kenyataan berbeda justru dialami warga Kampung Akuarium yang bukan berprofesi sebagai nelayan. Para warga yang bekerja sebagai buruh harian merasakan dampak ekonomi yang nyata.

Topaz mengatakan warga Kampung Akuarium yang bekerja sebagai buruh harian kekinian sudah dirumahkan. Topaz berkisar, dari 30 warga Kampung Akuarium yang bekerja, kini hanya tersisa 10 sampai 15 orang saja. Sisanya terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dianggap Bisa Atasi Covid-19, Peneliti Peringatkan Bahaya Herd Immunity

Dianggap Bisa Atasi Covid-19, Peneliti Peringatkan Bahaya Herd Immunity

Health | Selasa, 12 Mei 2020 | 19:22 WIB

Pakar Sebut Dunia sedang Memasuki Fase Pandemi Covid-19 Kedua, Apa Itu?

Pakar Sebut Dunia sedang Memasuki Fase Pandemi Covid-19 Kedua, Apa Itu?

Health | Selasa, 12 Mei 2020 | 19:32 WIB

Antisipasi Gelombang Kedua Penyebaran Corona, Warga Wuhan Bakal Jalani Tes

Antisipasi Gelombang Kedua Penyebaran Corona, Warga Wuhan Bakal Jalani Tes

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 19:48 WIB

Lebih Dari 2 Juta KK di DKI Dapat Bansos Tahap Dua, Nilainya Rp 255 Ribu

Lebih Dari 2 Juta KK di DKI Dapat Bansos Tahap Dua, Nilainya Rp 255 Ribu

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 19:11 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB