Presiden Jokowi : Penyaluran Bantuan Sosial Tunai Berikutnya Lebih Baik

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Kamis, 14 Mei 2020 | 07:36 WIB
Presiden Jokowi : Penyaluran Bantuan Sosial Tunai Berikutnya Lebih Baik
Presiden Joko Widodo, saat menyaksikan distribusi bantuan sosial bansos tunai (BST) di Kantor Pos Kota Bogor, Jawa Barat. (Dok : Kemensos)

Kemarin BST disalurkan kepada 169 kepala keluarga (KK) sebesar Rp 600.000 per KK, sehingga total bantuan mencapai Rp101.400.000. Penerima BST di Kota Bogor dialokasikan sebanyak 31.251 KPM, dengan mekanisme distribusi melalui PT. Pos.

Kuota total keseluruhan BST Provinsi Jabar sebanyak 1.104.602 KPM, yang disalurkan melalui PT. Pos sebanyak 987.845 KPM, melalui PT. Pos yang sesuai Surat Instruksi (SI) sebanyak 796.491 KPM, transfer melalui bank Himbara sebanyak 69.187 KPM.

Dalam kesempatan sama, Mensos menyatakan, hari itu merupakan penyelesaian penyaluran BST Tahap I untuk Kota Bogor. Masih ada 2 tahapan lagi di Kota Bogor, yang ditargetkan selesai sebelum Idul Fitri.

Di daerah lain, proses distribusi di daerah lain masih berlanjut.

Mensos mengakui, dalam masa awal penyaluran bansos masih ditemukan kekurangan di sana-sini.

“Namun pemerintah pusat bersama dengan pemda akan terus memperkuat koordinasi untuk menyempurnakan pelaksanaan distribusi bansos pada tahapan selanjutnya. Terutama tentu saja dalam meningkatkan akurasi data,” katanya.

Saat ini, proses up-dating data dari pemda terus berjalan. Bahkan ada perkembangan menggembirakan, dimana baberapa pemda yang sudah mengirimkan data ke Kementerian Sosial (Kemensos), namun ditarik kembali.

“Tujuannya untuk diperbaharui. Karena saat data dikirimkan ke Kemensos, proses perbaikan data yang baru sudah masuk,” kata Mensos.

“Hal ini menunjukkan, masyarakat yang belum menerima bansos namun sesungguhnya memenuhi ketentuan, bisa terjangkau oleh bansos di tahap selanjutnya,” katanya.

Data penerima bansos, kata Juliari, didapat Kemensos dari pemda. Oleh karena itu, Kemensos terbuka terhadap masukan dari Pemda.

“Termasuk terus mendorong pemda untuk terus melakukan up-dating data. Kami berharap, pada penyaluran bansos pada tahap berikutnya, bisa lebih baik. Dalam arti, masyarkat yang belum menerima bansos namun sesungguhnya memenuhi ketentuan, bisa terjangkau oleh bansos di tahap selanjutnya,” katanya.

Sementara itu, Bima menyebutkan, di Kota Bogor, saat ini ada 159.162 KK yang terdata menerima bantuan, baik DTKS maupun Non DTKS. Untuk total khusus Non DTKS sejumlah 23.000 KK, sisanya dibantu dari pemerintah pusat dan Provinsi Jawa Barat.

Saat ini, warga bisa mengakses di aplikasi Sistem Aduan Layanan Bantuan untuk Rakyat (Salur) pada link salur.kotabogor.go.id untuk mengecek, apakah termasuk datanya atau tidak sebagai penerima bansos.

“Melalui NIK di situ akan terlihat, warga bisa tahu juga progres serapan dari semua skema bantuan persentasenya,” kata Bima.

Jika warga belum masuk datanya di aplikasi Salur, warga bisa melakukan pengajuan, pengajuan ini kemudian bisa masuk ke tahap berikutnya.

“Karena data yang sekarang pun masih kita clearshing. Sangat terbuka kemungkinan ada penerima ganda. Ada yang ganda kita keluarkan, yang mengantre kita naikkan dan kalau slotnya (kuota) sudah maksimal kita akan alihkan untuk program Keluarga Asuh, yang Insya Allah kita akan luncurkan besok. Itu dana dari warga untuk warga, satu keluarga membantu satu keluarga,” katanya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Tinjau Penyerahan Bansos Tunai di Bogor

Jokowi Tinjau Penyerahan Bansos Tunai di Bogor

Foto | Rabu, 13 Mei 2020 | 13:08 WIB

Jokowi Mau Berdamai dengan Corona, Ikuti Sukses Herd Immunity Ala Swedia?

Jokowi Mau Berdamai dengan Corona, Ikuti Sukses Herd Immunity Ala Swedia?

News | Rabu, 13 Mei 2020 | 13:20 WIB

Bantuan Sosial Tunai, Mensos Minta Pemda Perhatikan Akurasi Data

Bantuan Sosial Tunai, Mensos Minta Pemda Perhatikan Akurasi Data

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2020 | 17:43 WIB

Terima Bantuan dari Mensos, Pedagang Alat Kesehatan Ini Langsung Sumringah

Terima Bantuan dari Mensos, Pedagang Alat Kesehatan Ini Langsung Sumringah

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 13:37 WIB

Penanganan Covid-19, Jokowi Diminta Jangan Mengurung Diri di Istana

Penanganan Covid-19, Jokowi Diminta Jangan Mengurung Diri di Istana

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 09:10 WIB

Mensos : Bansos Tunai Merupakan Bantuan dari Presiden Joko Widodo

Mensos : Bansos Tunai Merupakan Bantuan dari Presiden Joko Widodo

Bisnis | Senin, 11 Mei 2020 | 07:16 WIB

Terkini

Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni

Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:35 WIB

Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030

Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:30 WIB

Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah

Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:30 WIB

Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan

Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:20 WIB

Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!

Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:20 WIB

Bantah Terima Uang Miliaran, Rismon Sianipar Ungkap Alasan Pilih Damai di Kasus Ijazah Jokowi

Bantah Terima Uang Miliaran, Rismon Sianipar Ungkap Alasan Pilih Damai di Kasus Ijazah Jokowi

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:18 WIB

Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti

Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:09 WIB

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:07 WIB

Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan

Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:06 WIB

Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan

Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:03 WIB