Anies hingga Bima Arya Sepakat Pesantren Tak Dibuka Sebelum Aman Covid-19

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Kamis, 11 Juni 2020 | 13:42 WIB
Anies hingga Bima Arya Sepakat Pesantren Tak Dibuka Sebelum Aman Covid-19
Ilustrasi Anies Baswedan. (Suara.com/Iqbal Asaputro)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hingga Wali Kota Bogor Bima Arya sepakat untuk tidak membuka lembaga pendidikan meskipun mulai New Normal.

Mereka menyatakan baik sekolah hingga pesantren belum diizinkan dibuka dalam waktu dekat.

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Covid-19, Wiku Adisasmito juga menegaskan hal serupa. Ini disampaikan dalam acara Mata Najwa yang tayang pada Rabu (10/6/2020) malam.

"Dari awal kita katakan, kita tidak berencana membuka kegiatan di sekolah sampai aman. Tahun ajaran memang mulai tanggal 13 Juli. Tapi apakah belajarnya di rumah atau di sekolah itu ditentukan oleh kondisi wabah," ujar Anies.

Gubernur DKI Jakarta ini berharap para orang tua murid tidak perlu khawatir terhadap hal tersebut. Sebab pemerintah Jakarta akan menerapkan aturan yang tidak mengizinkan sekolah hingga pesantren dibuka dahulu.

"Sebelum diizinkan maka tidak akan boleh membuka sekolah," kata Anies menegaskan.

"Sekolah-sekolah harus taat pada aturan. Ini bukan hanya sekolah, madrasah, juga diatur nanti dengan pondok pesantren," imbuhnya.

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Covid-19, Wiku Adisasmito juga mengatakan pernyataan yang serupa dengan Anies.

"Ya sama. Sekolah itu tingkat resiko penularannya paling tinggi. Sedangkan dampak ekonominya paling rendah," kata Wiku menjawab pertanyaan Najwa.

baca juga

Meskipun saat ini sudah ada pesantren yang kembali dibuka di tengah masa new normal, Wiku menyatakan hal itu sebaiknya belum boleh dilakukan.

"Jadi kalau mau dibuka (sekolah hingga pesantren) itu yang paling belakang," ujar Wiku.

Ia menambahkan, "Makanya pimpinan daerah harus mengendalikan semua itu, kalau enggak nanti kasusnya akan naik. Pondok pesantren kan artinya pendidikan, itu belum boleh."

Bima Arya, Anies Baswedan, Najwa Shihab, dan Wiku Adisasmito dalam acara Mata Najwa (Screenshot YouTube Najwa Shihab)
Bima Arya, Anies Baswedan, Najwa Shihab, dan Wiku Adisasmito dalam acara Mata Najwa (Screenshot YouTube Najwa Shihab)

Wali Kota Bogor Bima Arya pun mengakui bahwa lembaga pendidikan apapun itu tidak siap dibuka dalam waktu dekat ini.

Ia mengaku telah mengundang stakeholder di bidang pendidikan untuk membahas hal tersebut. Mulai dari komite sekolah, pimpinan sekolah, perwakilan pondok pesantren, Ikatam Dokter Anak Indonesia di Bogor, hingga psikolog anak.

"Disitu kita petakan, ada tiga persoalan utama. Pertama, kesiapan anak didik. Kedua, kesiapan sekolah secara fisik. Ketiga, kesiapan sistem yang ada di sekolah. Semuanya ini kompleks," ujar Bima Arya.

Berdasarkan pertemuan itu, Bima menyimpulkan bahwa terlalu berbahaya jika kegiatan belajar di sekolah dibuka dalam waktu dekat.

"Terlalu berbahaya kalau kita paksakan dibuka sesuai dengan tahun ajaran. Paling cepat akhir tahun, bahkan mungkin paling bagus awal tahun depan," ungkap Bima.

Video selengkapnya dapat disaksikan di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Pernyataan Transmisi OTG, Pakar Infeksi Sebut WHO Alami Kemunduran

Soal Pernyataan Transmisi OTG, Pakar Infeksi Sebut WHO Alami Kemunduran

Health | Kamis, 11 Juni 2020 | 12:59 WIB

Masuk Zona Merah karena Warga Terjangkit, 2 RT di Petamburan Terapkan PSBL

Masuk Zona Merah karena Warga Terjangkit, 2 RT di Petamburan Terapkan PSBL

News | Kamis, 11 Juni 2020 | 12:49 WIB

Studi Sebut Virus Corona Baru Bermutasi Lambat, Kabar Baik untuk Vaksin!

Studi Sebut Virus Corona Baru Bermutasi Lambat, Kabar Baik untuk Vaksin!

Health | Kamis, 11 Juni 2020 | 12:57 WIB

Terkini

Gelar RUPSLB, Direksi Bursa Masih Rahasiakan Pembahasan Demutualisasi

Gelar RUPSLB, Direksi Bursa Masih Rahasiakan Pembahasan Demutualisasi

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 08:05 WIB

Kebakaran di Kebayoran Lama: 18 Rumah Ludes, 150 Jiwa Terdampak, Kerugian Rp1,2 Miliar!

Kebakaran di Kebayoran Lama: 18 Rumah Ludes, 150 Jiwa Terdampak, Kerugian Rp1,2 Miliar!

News | Rabu, 23 September 2026 | 08:04 WIB

Alasan Kuota Haji 50:50 Terungkap di Persidangan, Saksi: Ini Tepat Sesuai Praktik di Saudi!

Alasan Kuota Haji 50:50 Terungkap di Persidangan, Saksi: Ini Tepat Sesuai Praktik di Saudi!

News | Rabu, 23 September 2026 | 07:52 WIB

Mimpi Pensiun Dini Gen Z: Antara Ambisi FIRE dan Realita Gaji UMR

Mimpi Pensiun Dini Gen Z: Antara Ambisi FIRE dan Realita Gaji UMR

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 07:45 WIB

Penerima Bansos Terlibat Judol dan Pinjol di Pekanbaru Langsung Dicoret

Penerima Bansos Terlibat Judol dan Pinjol di Pekanbaru Langsung Dicoret

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 07:36 WIB

Di Depan PBB, Donald Trump Tuduh Iran Biang Kerok Perang Terus Meledak: Mereka Tolak Perdamaian

Di Depan PBB, Donald Trump Tuduh Iran Biang Kerok Perang Terus Meledak: Mereka Tolak Perdamaian

News | Rabu, 23 September 2026 | 07:34 WIB

4 Efek Samping Pakai Air Mawar dan Cara Mengatasinya

4 Efek Samping Pakai Air Mawar dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 07:27 WIB

Pangeran Harry Garap Dokumenter Putri Diana, Peringati 30 Tahun Kepergian Sang Ibu

Pangeran Harry Garap Dokumenter Putri Diana, Peringati 30 Tahun Kepergian Sang Ibu

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 07:25 WIB

Milk & Mocha: Ketika Momen Kecil Ternyata Tak Selalu Membekas

Milk & Mocha: Ketika Momen Kecil Ternyata Tak Selalu Membekas

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 07:25 WIB

Cara Membedakan Keringat Biasa vs Sunscreen Luntur Saat Cuaca Panas Terik, Cek Tandanya

Cara Membedakan Keringat Biasa vs Sunscreen Luntur Saat Cuaca Panas Terik, Cek Tandanya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 07:20 WIB

×