Bantu Terdampak Corona, Pengusaha Bikin ATM Beras Gratis

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Selasa, 16 Juni 2020 | 20:25 WIB
Bantu Terdampak Corona, Pengusaha Bikin ATM Beras Gratis
Ilustrasi ATM. (shutterstock)

Suara.com - Seorang pengusaha di Vietnam menciptakan "ATM" yang berisikan beras gratis bagi warga terdampak pandemi virus corona. Sekali pencet, mesin ini akan mengeluarkan 1,5 kg beras.

Menyadur BBC, mesin ini sebenarnya terdiri dari tong berukuran besar yang diberi pipa menuju dispenser. Ketika seseorang menekan tombol, maka beras gratis pun mengucur dan siap dibawa pulang.

Hoang Tuan Anh, penggagas ATM beras gratis, berupaya memberikan dukungan kepada masyarakat Vietnam yang kehilangan pekerjaan akibat pembatasan skala nasional terkait untuk memutus rantai penyebaran virus corona.

"Saya ingin menciptakan mesin pengeluaran otomatis 24/7 yang menyediakan beras gratis bagi orang-orang yang kehilangan pekerjaan setelah penguncian nasional yang sedang berlangsung mengekang penyebaran virus corona baru," ujar Anh.

Anh juga menyebut dirinya memiliki keyakinan masih ada orang baik di luar sana dan ia ingin memberi mereka kesempatan kedua.

Mulanya, pengusaha di bidang jasa keamanan ini hanya akan menjalankan program ATM beras gratis selama dua bulan selepas wabah Covid-19 mereda di Vietnam.

Ilustrasi beras. (Shutterstock)
Ilustrasi beras. (Shutterstock)

Melihat perkembangannya, Ahn mengatakan ingin, "ATM tetap bekerja dengan cara lain untuk membantu orang miskin setelah Covid-19 selesai."

Sejauh ini, dia telah membagikan sekitar 3.000 ton beras gratis di seluruh Vietnam melalui tujuh mesin di kota Ho Chi Minh, dan 30 lain yang tersebar di seantero negeri, termasuk Hanoi, Da Nang, hingga Delta Mekong.

Dengan memiliki 1.000 sponsor, kedepan ia akan menyediakan hingga 100 mesin beras gratis.

baca juga

Terlepas dari keberhasilan Vietnam menghalau pandemi virus corona, masyarakat negara tersebut kini masih terus berjuang memperbaiki kondisi ekonomi.

Data dari Kantor Statistik Umum Vietnam menunjukkan sekitar lima orang saat ini tengah berjuang tanpa pendapatan usai kehilangan mata pencaharian akibat penguncian nasional.

"Pekerja yang dipekerjakan secara informal, pekerja yang diputus kotraknya, pekerja berpenghasilan rendah, pekerja muda dan lanjut usia merupakan kelompok rentan dari epidemi Covid-19," kata laporan Kantor Statistik Umum Vietnam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bunuh Puluhan Anjing dan Kucing untuk Dijual, Pasutri di Vietnam Ditangkap

Bunuh Puluhan Anjing dan Kucing untuk Dijual, Pasutri di Vietnam Ditangkap

News | Senin, 15 Juni 2020 | 21:47 WIB

Penanganan Pandemi Vietnam dan Selandia Baru, Hasil Otopsi Pasien Covid-19

Penanganan Pandemi Vietnam dan Selandia Baru, Hasil Otopsi Pasien Covid-19

Health | Sabtu, 30 Mei 2020 | 21:30 WIB

Belajar dari Vietnam, Ini Tiga Jurus Kendalikan Pandemi Virus Corona

Belajar dari Vietnam, Ini Tiga Jurus Kendalikan Pandemi Virus Corona

Health | Sabtu, 30 Mei 2020 | 15:52 WIB

Terkini

Dedi Mulyadi Kunci Gerbang SMA-SMK Negeri di Jabar saat KBM, Ini Alasannya

Dedi Mulyadi Kunci Gerbang SMA-SMK Negeri di Jabar saat KBM, Ini Alasannya

Jabar | Minggu, 25 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Desas-desus Hubungan Terlarang Pejabat di Sulsel Viral, Mengapa Warganet Mudah Percaya Isu Medsos

Desas-desus Hubungan Terlarang Pejabat di Sulsel Viral, Mengapa Warganet Mudah Percaya Isu Medsos

Sulsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

×