Dagangannya Renggut 69 Nyawa, Puluhan Penjual Miras Oplosan Ditangkap

Rendy Adrikni Sadikin, Arief Apriadi

Minggu, 02 Agustus 2020 | 14:42 WIB
Dagangannya Renggut 69 Nyawa, Puluhan Penjual Miras Oplosan Ditangkap
Ilustrasi. Barang bukti minuman keras, alkohol dan miras oplosan. (Suara.com/Rambiga)

Suara.com - Polisi India telah menangkap lebih dari 24 tukang minuman keras (miras) oplosan di negara bagian Punjab utara.

Menyadur Arab News, Minggu (2/8/2020), mereka ditangkap atas tuduhan menjual miras abal-abal yang menyebabkan setidaknya 69 nyawa warga desa melayang.

Enam petugas polisi dan tujuh pejabat lainnya telah diskors dalam insiden itu lantaran dianggap gagal mencegah penjualan minuman keras oplosan.

Petugas Polisi, Roshan Lal, mengatakan pada hari Sabtu (1/8/2020), bahwa 69 orang meninggal, meskipun laporan media lokal menyebutkan angka 86.

Kepala polisi untuk negara bagian Punjab, Dinkar Gupta, mengatakan lima kematian pertama dilaporkan pada Rabu malam di dua desa di distrik Amritsar.

Selama tiga setelahnya, rangkaian kematian akibat miras oplosan terus berlanjut di mana 48 kemaitan lainnya kembali dilaporkan di Amritsar dan dua dsitrik lain, Tarn Taran dan Batala.

Gupta mengatakan, 25 tersangka telah memasok alkohol yang tercemar ke restoran-restoran pinggir jalan, tempat barang tersebut diperjual belikan kepada para pelancong dan penduduk desa.

Arab News melaporkan bahwa kasus kematian akibat miras oplosan bukan barang baru di India.

Orang-orang yang tak memiliki banyak uang, memutuskan untuk membeli miras ilegal yang harganya jauh lebih murah. Miras abal-abal itu kerap dibubuhi metanol demi memberi efek memabukan yang lebih keras.

baca juga

Pada 2019, setidaknya 133 orang tewas setelah minum minuman keras tercemar dalam dua insiden terpisah di negara bagian Assam di India timur laut.

Para korban sebagian besar adalah pekerja perkebunan teh. Pada tahun yang sama, 80 orang lainnya meninggal karena minuman keras tercemar di negara bagian Uttar Pradesh utara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bunuh Ratusan Orang, Dokter Keji Ditangkap Lagi Setelah Bebas dari Penjara

Bunuh Ratusan Orang, Dokter Keji Ditangkap Lagi Setelah Bebas dari Penjara

News | Minggu, 02 Agustus 2020 | 11:57 WIB

Petugas Lab Lecehkan Pasien Corona, Modus Tes Swab dari Vagina

Petugas Lab Lecehkan Pasien Corona, Modus Tes Swab dari Vagina

News | Sabtu, 01 Agustus 2020 | 13:32 WIB

Siap World Premiere, Hidung Harimau Jadi Ciri Khas Kia Sonet

Siap World Premiere, Hidung Harimau Jadi Ciri Khas Kia Sonet

Otomotif | Sabtu, 01 Agustus 2020 | 11:00 WIB

Tenggak Hand Sanitizer karena Tak Punya Miras, 10 Orang Tewas

Tenggak Hand Sanitizer karena Tak Punya Miras, 10 Orang Tewas

News | Sabtu, 01 Agustus 2020 | 10:58 WIB

Demi Momen Idul Adha, Dua Bocah asal Dubai harus Terbang selama 46 Jam

Demi Momen Idul Adha, Dua Bocah asal Dubai harus Terbang selama 46 Jam

News | Sabtu, 01 Agustus 2020 | 12:35 WIB

Terkini

PELOPOR BRI 2026 Perkuat Penerapan Tata kelola Perusahaan yang Baik

PELOPOR BRI 2026 Perkuat Penerapan Tata kelola Perusahaan yang Baik

Jakarta | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:39 WIB

Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara

Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:39 WIB

BRI Bersama KPK Perkuat Budaya Antikorupsi lewat PELOPOR 2026

BRI Bersama KPK Perkuat Budaya Antikorupsi lewat PELOPOR 2026

Riau | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:36 WIB

JPU Minta Hakim Tolak Eksepsi Roy Suryo, Lanjutkan Persidangan Kasus Ijazah Jokowi!

JPU Minta Hakim Tolak Eksepsi Roy Suryo, Lanjutkan Persidangan Kasus Ijazah Jokowi!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:36 WIB

Treatment Wajah Makin Hemat, BRI Kasih Cashback Perawatan di SOZO Clinic!

Treatment Wajah Makin Hemat, BRI Kasih Cashback Perawatan di SOZO Clinic!

Bri | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:35 WIB

BRI dan KPK Bersinergi Cetak Penyuluh Antikorupsi

BRI dan KPK Bersinergi Cetak Penyuluh Antikorupsi

Kaltim | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:34 WIB

LBH Yogyakarta di BET 2026: Krisis Ekologi Picu Kekerasan Gender

LBH Yogyakarta di BET 2026: Krisis Ekologi Picu Kekerasan Gender

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:32 WIB

BRI-KPK Dorong Agen Perubahan Antikorupsi lewat PELOPOR 2026

BRI-KPK Dorong Agen Perubahan Antikorupsi lewat PELOPOR 2026

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:31 WIB

Dikasih Numpang Nginap 2 Hari, Pria di Tamansari Malah Gondol Motor Teman Demi HP Baru!

Dikasih Numpang Nginap 2 Hari, Pria di Tamansari Malah Gondol Motor Teman Demi HP Baru!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:31 WIB

Kekerasan Seksual Dominasi Kasus di Sekolah, Pelaku Didominasi Orang Dewasa

Kekerasan Seksual Dominasi Kasus di Sekolah, Pelaku Didominasi Orang Dewasa

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:31 WIB

×