alexametrics

Ferdinand Tantang Arie Untung Bakar Tas Brand Prancis, Jangan Cuma Ditaruh

Siswanto
Ferdinand Tantang Arie Untung Bakar Tas Brand Prancis, Jangan Cuma Ditaruh
Unggahan Arie Untung [Instagram]

Dia mengatakan jika Macron tak mencabut pernyataan, akan tetap membiarkan tas-tas tersebut berada di lantai dan tak akan memakainya lagi.

Suara.com - Tak hanya kalangan agamawan dan politikus yang kecewa dengan pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron karena dinilai telah menyinggung umat Islam, artis pun ikut-ikutan bersuara.

Di antaranya, presenter Arie Untung. Dia ikut memprotes pernyataan Macron menyusul kasus pembunuhan guru bahasa Prancis, Samuel Paty, oleh pemuda asal Chechnya karena memperlihatkan konten karikatur Nabi Muhammad dalam pengajaran kebebasan berekspresi.

"Karena negaranya menghina Nabiku di bulan kelahirannya, barang-barang recehan brand-brand Prancis ini nggak layak ada di lemari yang pemiliknya sangat mencintai nabinya. Brand-brand ini kastanya langsung jadi "paling rendah," kata Arie Untung melalui Instagram. Dia mengunggah foto beberapa tas buatan Prancis milik istri, Fenita, yang ditaruh di lantai.

Dia mengatakan jika Macron tak mencabut pernyataan, akan tetap membiarkan tas-tas tersebut berada di lantai dan tak akan memakainya lagi.

Baca Juga: Mahfud ke Macron: Kalau Tak Paham Itu Berarti Dia Alami Krisis Gagal Paham

"Biar dia tahu impact ekonomi yang dihasilkan atas penghinaan ini. Di muslim market brand Prancis sekarang valuenya langsung "murah," katanya.

Tetapi bagi politikus Ferdinand Hutahaean, aksi Arie Untung masih kurang seru.

Ferdinand menantang presenter tersebut berani membakar barang-barang yang dikatakan Arie Untung brand Prancis tersebut dan membuang ke tempat sampah.

"Bakar dong, buang ke tempat sampah, jangan cuma taruh dan pamer di lantai, habis itu disimpan lagi dan pakai lagi," kata Ferdinand.

Panggil dubes

Baca Juga: Anggota DPR Puji Menlu Panggil Duta Besar Prancis

Anggota Komisi I DPR Sukamta mengapresiasi langkah Kementerian Luar Negeri yang telah memanggil Duta Besar Prancis untuk Indonesia dan menyampaikan kecaman terhadap pernyataan Macron yang dinilai telah menyudutkan agama Islam.

Komentar