Memanfaatkan THR untuk Punya Jaminan Kesehatan, Perhatikan Hal Ini

Siswanto

Jum'at, 23 April 2021 | 14:04 WIB
Memanfaatkan THR untuk Punya Jaminan Kesehatan, Perhatikan Hal Ini
(Shutterstock)

Suara.com - Guna menekan penyebaran virus Covid-19, pemerintah menerapkan larangan mudik pada Lebaran 2021. Andapun bisa memanfaatkan momentum ini untuk membeli asuransi kesehatan dengan uang tunjangan hari raya  yang diberikan perusahaan tempat Anda bekerja.

Data dari Global Medical Trends Survey Reports yang dipublikasikan Willis Tower Watson mengumumkan bahwa proyeksi kenaikan tren biaya medis di Indonesia akan meningkat 12% (gross) di tahun 2021. Hal ini menunjukkan bahwa tanpa jaminan kesehatan, maka Anda akan membayar biaya yang sangat mahal untuk setiap pengobatan dan perawatan medis.

Seperti diketahui, tidak semua orang beruntung mendapatkan asuransi kesehatan dari tempat kerja dengan manfaat yang baik, dan bisa melindungi anggota keluarga lain mulai dari pasangan hingga anak ketiga.

Asuransi kesehatan adalah asuransi yang menanggung biaya pengobatan hingga perawatan medis lainnya apabila tertanggung sakit. Hal itu bisa berupa rawat jalan, rawat inap, atau pembedahan.

Lantas, apa saja yang harus diperhatikan sebelum memanfaatkan uang THR Anda untuk membeli asuransi kesehatan?

Lifepal merangkum beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengalokasikan uang THR membeli asuransi kesehatan.

Bila bujet terbatas dan belum punya asuransi, pertimbangkan asuransi rawat inap

Bila kita sama sekali belum memiliki asuransi kesehatan dan memiliki bujet terbatas untuk membayar premi, asuransi rawat inap boleh Anda pertimbangkan terlebih dulu. Sementara itu, untuk rawat jalan Anda bisa menggunakan dana darurat atau BPJS Kesehatan.

Alasan memprioritaskan asuransi rawat inap adalah karena ada banyak komponen biaya yang muncul ketika seseorang harus menjalani proses rawat inap di rumah sakit.

baca juga

Pertama adalah biaya akomodasi (kamar), biaya dokter, obat-obatan, laboratorium, dan biaya lain terkait rumah sakit.

Selain itu, pilihlah asuransi rawat inap sesuai bujet dan kebutuhan Anda.

Ketahui jenis-jenis asuransi kesehatan

Sebelum memutuskan memiliki proteksi kesehatan, sebaiknya Anda harus mencari tahu dulu jenis-jenis asuransi kesehatan apa yang Anda punya. Mulai dari bentuk pertanggungannya hingga apakah memiliki unsur investasi.

Nah, berikut ini adalah jenis-jenis asuransi kesehatan yang bisa Anda miliki:

Hospital benefit versus cash plan

Sama seperti BPJS, hospital benefit memberikan pertanggungan menyesuaikan biaya medis yang dikeluarkan. Hospital benefit biasanya digunakan sebagai asuransi kesehatan utama.

Berbanding terbalik dengan hospital benefit, cash plan memberi santunan tunai harian berdasarkan berapa lama Anda berada di rumah sakit. Jenis asuransi ini menjadi asuransi pelengkap asuransi kesehatan utama atau BPJS.

Misalnya, Anda dirawat selama 4 hari dengan pertanggungan santunan tunai sebesar Rp600 ribu per hari. Maka, Anda akan mendapatkan sebesar Rp2,4 juta.

Asuransi murni versus unit link

Bagi Anda yang belum mengetahui perbedaan antara asuransi murni dan unit link, berikut ini pemaparannya.

Bila Anda ingin memiliki jaminan kesehatan yang fokus pada perlindungan hanya untuk sebagai perlindungan, maka asuransi murni adalah jawabannya.

Sementara itu, bagi Anda yang ingin memiliki jaminan kesehatan yang di dalamnya juga terdapat nilai investasi, maka asuransi unit link pilihan terbaiknya.

Untuk asuransi kesehatan, ada baiknya kamu mempunyai asuransi murni karena selain preminya lebih terjangkau. Selain itu, Anda juga mendapatkan perlindungan yang berfokus kepada kesehatan.

Jika menginginkan investasi, Anda bisa mencari jenis investasi lain yang tepat.

Rawat inap (in-patient) versus rawat jalan (out-patient)

Saat menjalani rawat inap, tentu Anda akan menguras banyak biaya. Karena itu, utamakan mendapatkan asuransi kesehatan yang berfokus pada rawat inap.

Premi asuransi rawat inap pun biasanya lebih murah. Jika kamu mempunyai uang berlebih, maka Anda bisa memilih asuransi yang mempunyai rawat jalan.

Perhatikan plafon dari setiap biaya

Idealnya, plafon untuk biaya kamar, aneka perawatan, pembedahan, dokter dan lainnya adalah on bill (sesuai tagihan). Namun, besarnya plafon tentu berbanding lurus dengan premi yang dibayarkan.

Kenalilah besaran plafon dengan cermat dan seksama, agar manfaat asuransi kesehatan yang Anda beli menjadi bermanfaat.

Makin banyak manfaat tambahan, juga makin mahal preminya

Sejumlah perusahaan asuransi menawarkan pilihan polis dengan manfaat dasar hingga tambahan rider yang lengkap. Namun, makin banyak manfaat tambahan makin mahal premi yang harus dibayarkan, dan belum tentu hal itu bijak dilakukan.

Kenalilah kebutuhan Anda ketika mengambil manfaat tambahan. Ukur pula kemampuan Anda dalam membayar premi asuransi kesehatan Anda.

Jangan terburu-buru mengambil asuransi melahirkan

Kita tahu bahwa biaya melahirkan tidaklah murah, ketika seseorang memutuskan untuk menjalani operasi c-section (caesar) maka bisa saja biaya persalinan menyentuh ratusan juta Rupiah.

Manfaat melahirkan umumnya menanggung risiko medis tak terduga dari persalinan seperti komplikasi atau keguguran.

Akan tetapi, premi dari tambahan manfaat melahirkan yang ditawarkan beberapa perusahaan asuransi umumnya mahal dan pertanggungannya tidak terlalu besar. Hal itu disebabkan kehamilan bukan merupakan “risiko” melainkan hal yang sudah direncanakan oleh pasangan.

Belum lagi, asuransi melahirkan bukanlah asuransi independen (berdiri sendiri). Asuransi itu bersifat rider (tambahan), untuk memilikinya Anda tentu harus membeli asuransi dasarnya terlebih dulu.

Pertimbangkan pula asuransi kesehatan keluarga

Bila anggota keluarga serumah Anda sama sekali belum terlindungi asuransi kesehatan, pertimbangkan pula untuk membeli asuransi kesehatan keluarga.

Dengan satu polis, Anda bisa mendapatkan produk asuransi yang bisa melindungi seluruh anggota keluarga (maksimal lima orang). Premi yang dibayarkan umumnya lebih murah ketimbang asuransi individu.

Itulah hal-hal yang harus Anda pertimbangkan sebelum menggunakan uang THR untuk membeli asuransi kesehatan. Ketahuilah bahwa asuransi adalah “pengeluaran,” bukan investasi.

Risiko finansial yang kita alami ketika kita jatuh sakit dan menjalani perawatan medis akan ditransfer ke perusahaan asuransi, agar tabungan yang kita miliki tidak terkuras.

Tidak ada besaran ideal mengenai premi yang ideal berdasarkan pendapatan per tahun Anda, karena masing-masing orang memiliki kebutuhan proteksi yang berbeda. Oleh karena itu, cermatlah memilih asuransi kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AAJI: PSAK 117 Bikin Laporan Keuangan Asuransi Lebih Transparan dan Mudah Dipahami

AAJI: PSAK 117 Bikin Laporan Keuangan Asuransi Lebih Transparan dan Mudah Dipahami

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 10:40 WIB

Shepreneur Learning Series Bekali Perempuan Wirausaha Soal Keamanan Data

Shepreneur Learning Series Bekali Perempuan Wirausaha Soal Keamanan Data

Foto | Selasa, 28 Juli 2026 | 05:50 WIB

Streamlining BUMN Asuransi Digeber, IFG Mulai Susun Dasar Hukum Pemecahan Perusahaan

Streamlining BUMN Asuransi Digeber, IFG Mulai Susun Dasar Hukum Pemecahan Perusahaan

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:08 WIB

PP 24/2026 Dinilai Jadi Angin Segar bagi Industri Asuransi, Peluang Premi Diprediksi Meningkat

PP 24/2026 Dinilai Jadi Angin Segar bagi Industri Asuransi, Peluang Premi Diprediksi Meningkat

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:14 WIB

Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi

Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:37 WIB

Premi Asuransi Kesehatan Terancam Naik? Ini Penjelasan Resmi OJK

Premi Asuransi Kesehatan Terancam Naik? Ini Penjelasan Resmi OJK

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:11 WIB

Penetrasi Rendah, Edukasi Asuransi Keluarga Digencarkan di Hari Anak Nasional

Penetrasi Rendah, Edukasi Asuransi Keluarga Digencarkan di Hari Anak Nasional

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 09:50 WIB

Riset: 87 Juta Keluarga di Indonesia Hidup Tanpa Perlindungan Memadai

Riset: 87 Juta Keluarga di Indonesia Hidup Tanpa Perlindungan Memadai

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 09:18 WIB

Tak Mau Ada Korupsi dari Investasi, 12 Entitas BUMN Asuransi Dibuang

Tak Mau Ada Korupsi dari Investasi, 12 Entitas BUMN Asuransi Dibuang

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:24 WIB

BRI Gelontorkan Rp70 Juta untuk Korban Kebakaran Pasar Parluasan

BRI Gelontorkan Rp70 Juta untuk Korban Kebakaran Pasar Parluasan

Bri | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:56 WIB

Terkini

Kenaikan Harga Beras dan Rokok Dorong Warga Hampir Miskin Jatuh ke Jurang Kemiskinan

Kenaikan Harga Beras dan Rokok Dorong Warga Hampir Miskin Jatuh ke Jurang Kemiskinan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:06 WIB

Mengenal Fenomena 'Deskilling': Benarkah AI Perlahan Menurunkan Keterampilan Berpikir Manusia?

Mengenal Fenomena 'Deskilling': Benarkah AI Perlahan Menurunkan Keterampilan Berpikir Manusia?

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:03 WIB

Sawah Terendam Rob Disulap Jadi Wisata Kano, Begini Penampakannya

Sawah Terendam Rob Disulap Jadi Wisata Kano, Begini Penampakannya

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Aturan BPJS vs Ekspektasi Pasien: Siapa yang Sebenarnya Perlu Disalahkan?

Aturan BPJS vs Ekspektasi Pasien: Siapa yang Sebenarnya Perlu Disalahkan?

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Rincian Bunga Deposito BRI dan BNI Terbaru Tahun 2026

Rincian Bunga Deposito BRI dan BNI Terbaru Tahun 2026

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:59 WIB

Komisi IX DPR Kecam Oknum Nakes yang Diduga Nirempati pada Yurizal: BPJS Bukan Pasien Kelas Dua

Komisi IX DPR Kecam Oknum Nakes yang Diduga Nirempati pada Yurizal: BPJS Bukan Pasien Kelas Dua

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:54 WIB

Panduan Susunan Upacara Bendera 17 Agustus di Sekolah Lengkap dari Awal sampai Akhir

Panduan Susunan Upacara Bendera 17 Agustus di Sekolah Lengkap dari Awal sampai Akhir

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:51 WIB

Dipimpin Hakim Richard Edwin Basoeki, Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 dan Agustus

Dipimpin Hakim Richard Edwin Basoeki, Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 dan Agustus

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:47 WIB

Seberapa Oke Mobil Listrik Jaecoo J5 EV? Intip Kata Pakar

Seberapa Oke Mobil Listrik Jaecoo J5 EV? Intip Kata Pakar

Otomotif | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:44 WIB

Riset Terbaru Ungkap Manfaat Sistem Kerja Hybrid bagi Karyawan saat Musim Libur Sekolah

Riset Terbaru Ungkap Manfaat Sistem Kerja Hybrid bagi Karyawan saat Musim Libur Sekolah

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:42 WIB

×