Restoran Bertema Pablo Escobar Bikin Warga Marah, Menunya Bikin Melongo

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Jum'at, 06 Agustus 2021 | 16:42 WIB
Restoran Bertema Pablo Escobar Bikin Warga Marah, Menunya Bikin Melongo
Ilustrasi foto Pablo Escobar [shutterstock]

Suara.com - Sebuah restoran bertema Amerika Selatan bernama Escobar dilaporkan membuat warga Nottingham tertekan karena mengingatkan mereka atas sosok pemimpin gembong narkoba paling sadis di dunia.

Menyadur Guardian Jumat (06/08), restoran ini membuat ngeri warga dan mereka menuduh pemiliknya mengagungkan raja obat bius dan terorisme karena menampilkan mural si raja narkoba.

Nadia Whittome, anggota parlemen dari Partai Buruh untuk Nottingham East, mengatakan telah dihubungi oleh penduduk yang merasa tertekan tentang bar itu.

Salah satu warga juga dilaporkan sebagai seorang konstituen yang kerabatnya diduga dibunuh oleh mendiang teroris narkotik.

Bar di pusat kota Nottingham itu sangat mencolok karena menampilkan banyak referensi Escobar, termasuk mural dengan gambar namanya di atas lambang Kolombia.

Ilustrasi restoran (Pixabay Free Photos)
Ilustrasi restoran (Pixabay Free Photos)

Pilihan makanan yang mereka sajikan juga memiliki menu yang aneh seperti "piring Pablo untuk dua orang". Pemilik bar mengklaim itu bertema Amerika Selatan dan membantah kemiripan mural dengan Escobar.

Tapi manajer sebelumnya mengatakan kepada media lokal bahwa baron obat membantu menginspirasi desain bar.

Whittome mendesak pemiliknya untuk memikirkan kembali mereknya karena Pablo Escobar mempengaruhi ratusan ribu nyawa di Kolombia melalui pelacakan narkoba, penyuapan, kekerasan, dan pembunuhan.

"Seorang anggota komunitas di Nottingham menjelaskan pada saya secara rinci bagaimana anggota keluarga mereka dibunuh oleh Pablo Escobar dan tindakannya masih membayangi keluarga itu sampai sekarang."

“Mengingat informasi ini, saya khawatir bahwa sejumlah orang di Nottingham terus merasa tidak nyaman mengetahui bahwa mural Pablo Escobar hadir di dalam bangunan.”

Escobar diperkirakan bertanggung jawab atas setidaknya 4.000 kematian selama dominasi kejamnya dalam perdagangan narkoba.

Pada puncak kekuasaannya, kartelnya, Medellín menguasai 80% perdagangan kokain ke AS dan menghasilkan sekitar USD 420 juta seminggu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Tentara Bayaran dalam Operasi Menghabisi Raja Narkotik Pablo Escobar

Kisah Tentara Bayaran dalam Operasi Menghabisi Raja Narkotik Pablo Escobar

News | Sabtu, 13 Maret 2021 | 12:07 WIB

Kendalikan Populasi, Ilmuwan Sarankan Kuda Nil Pablo Escobar Ditembak Mati

Kendalikan Populasi, Ilmuwan Sarankan Kuda Nil Pablo Escobar Ditembak Mati

News | Senin, 18 Januari 2021 | 17:45 WIB

Keponakan Pablo Escobar Temukan Uang Rp 268 Miliar di Ruang Bawah Tanah

Keponakan Pablo Escobar Temukan Uang Rp 268 Miliar di Ruang Bawah Tanah

News | Jum'at, 25 September 2020 | 14:16 WIB

Terkini

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:55 WIB

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:51 WIB

Seram! Ilmuwan Penting AS Menghilang Satu per Satu, Gedung Putih Desak FBI Usut Tuntas

Seram! Ilmuwan Penting AS Menghilang Satu per Satu, Gedung Putih Desak FBI Usut Tuntas

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:40 WIB

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:18 WIB

2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz

2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:15 WIB

Kala Jusuf Kalla Diserang Isu Menista Agama dan Ijazah Jokowi

Kala Jusuf Kalla Diserang Isu Menista Agama dan Ijazah Jokowi

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:15 WIB

Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data

Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:57 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita

Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:56 WIB

Emas Sempat Melemah di Tengah Gejolak Global, Masih Cocok Jadi Investasi?

Emas Sempat Melemah di Tengah Gejolak Global, Masih Cocok Jadi Investasi?

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:53 WIB

Korupsi Kepala Daerah Tak Melulu karena Biaya Politik, KPK Ungkap Motif Pribadi hingga THR

Korupsi Kepala Daerah Tak Melulu karena Biaya Politik, KPK Ungkap Motif Pribadi hingga THR

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:39 WIB