Kejamnya Penculik Anak di Nigeria, Tebusan Sudah Dibayar Tapi Anak Tak Kembali

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Rabu, 01 September 2021 | 15:51 WIB
Kejamnya Penculik Anak di Nigeria, Tebusan Sudah Dibayar Tapi Anak Tak Kembali
Ilustrasi penculikan. (Shutterstock).

Suara.com - Abu Bakar Adam, salah satu orangtua korban penculikan di Nigeria kini hidup dalam kemiskinan karena sudah menjual semua asetnya demi membayar tebusan pada penculik.

Adam yang bekerja sebagai tukang tambal ban sudah kehilangan mobil, tanah dan properti lainnya untuk membebaskan 11 anaknya yang diculik.

Menyadur The Cable Rabu (1/9/2021), anak-anak Adam adalah bagian dari 156 siswa dan guru yang diculik di Sekolah Islam Salihu Tanko, di kota Tegina pada 30 Mei.

Komplotan itu menuntut uang tebusan sebesar N 110 juta untuk pembebasan para korban penculikan.

Menurut Reuters, Adam berhasil mengumpulkan N 3 juta setelah menjual propertinya dan mengosongkan tabungannya.

Ilustrasi penculikan. (Shutterstock)

Dia mengirim uang itu bersama dengan keluarga lain tapi setelah mengambil uang tebusan, mereka justru menangkap salah satu pria tanpa membebaskan para siswa.

Sebaliknya, mereka meminta uang lebih banyak dan enam sepeda motor.

“Kami dalam penderitaan. Jujur, saya tidak punya apa-apa lagi,” kata Adam, yang masih belum mengetahui nasib anak-anaknya setelah tiga bulan.

Aminu Salisu, orangtua korban lainnya juga menjual barang-barang di tokonya untuk mendapatkan uang tebusan sedangkan Abubakar Alhassan, Kepala Sekolah Islam Salihu Tanko menjual setengah tanahnya.

Orang-orang Tegina dikatakan telah mengumpulkan dan membayar N 30 juta tapi para bandit mengatakan uang itu tak cukup.

Gani Adams, Aare Ona Kakanfo dari Yorubaland, mengatakan korban penculikan di wilayah barat daya kehilangan lebih dari N 3 miliar untuk bayar uang tebusan, dalam empat tahun terakhir.

Sebelumnya, Chukwuemeka Nwajiuba, menteri negara bagian untuk pendidikan, mengatakan pembayaran uang tebusan hanya memicu penculikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wabah Diare Serang Nigeria, 35 Orang Meninggal Dunia

Wabah Diare Serang Nigeria, 35 Orang Meninggal Dunia

Health | Selasa, 31 Agustus 2021 | 13:11 WIB

Kisah Pele Pernah Menyamar Jadi Pilot agar Lolos dari Kudeta di Nigeria

Kisah Pele Pernah Menyamar Jadi Pilot agar Lolos dari Kudeta di Nigeria

Bola | Selasa, 31 Agustus 2021 | 12:05 WIB

Nigeria Siap Luncurkan Mata Uang Kripto Sendiri, eNaira

Nigeria Siap Luncurkan Mata Uang Kripto Sendiri, eNaira

Tekno | Selasa, 31 Agustus 2021 | 09:30 WIB

Terkini

Geledah Rumah Bupati Tulungagung dan Ajudannya, KPK Temukan Dokumen Alat Tekan

Geledah Rumah Bupati Tulungagung dan Ajudannya, KPK Temukan Dokumen Alat Tekan

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:54 WIB

Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel

Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:45 WIB

Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun

Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:43 WIB

Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka

Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:38 WIB

Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual

Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:25 WIB

Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua

Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:17 WIB

Tak Lagi Gratis, Pemprov DKI Bakal Atur Ulang Skema Pajak Kendaraan Listrik

Tak Lagi Gratis, Pemprov DKI Bakal Atur Ulang Skema Pajak Kendaraan Listrik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:07 WIB

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:32 WIB

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:25 WIB

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:20 WIB