Murid SMA Ditembak Satpam Sekolah saat Berkelahi, Kena Kepala Sampai Mati Otak

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Jum'at, 01 Oktober 2021 | 19:14 WIB
Murid SMA Ditembak Satpam Sekolah saat Berkelahi, Kena Kepala Sampai Mati Otak
ilustrasi ditembak satpam sekolah. [Envato Elements]

Suara.com - Seorang siswa sekolah berusia 18 tahun ditembak di kepala oleh satpam karena berkelahi dengan gadis berusia 15 tahun di area sekolah.

Menyadur New York Post Jumat (1/10/2021), wanita bernama Mona Rodriguez ini mengalami mati otak dan diperkirakan tidak akan selamat, kata keluarganya.

Mona adalah seorang ibu dari bayi berusia 5 bulan dan kini sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Ketika ditembak, ia bersama pacarnya dan juga saudaranya yangberusia 16 tahun.

Ia dilaporkan berkelahi dan aksinya dibubarkan oleh satpam sekolah. Ia kemudian naik ke mobil bersama saudara laki-lakinya dan ayah dari anaknya, Rafeul Chowdhury.

Video amatir menunjukkan petugas melepaskan dua tembakan ke mobil yang hampir menabraknya saat melaju dari tempat parkir.

Ilustrasi berkelahi (Pixabay).
Ilustrasi berkelahi (Pixabay).

Keluarga Rodriguez menuntut keadilan di luar sekolah dan Chowdhury mengatakan ia sudah berusaha untuk memiliki anak selama beberapa waktu namun peristiwa ini terjadi.

"Dan sekarang kita melakukannya, dan sekarang dia pergi," katanya dengan memilukan. “Saya baru saja melangkah sekarang dan memainkan peran ibu dan ayah, dan menjaga putra saya tetap kuat.”

Pria 20 tahun ini mengatakan petugas telah mengancam dua gadis yang berkelahi dengan semprotan merica.

Gadis-gadis itu berhenti, katanya, dan petugas itu tidak pernah mengancam akan menggunakan senjata itu sebelum menembak.

"Yang kami lakukan hanyalah masuk ke mobil dan pergi," kata Chowdhury. “Dia tidak pernah menyuruh kami untuk berhenti dan caranya menembak kami, itu tidak benar.”

Petugas keamanan sekolah telah ditempatkan pada cuti administratif sambil menunggu penyelidikan, lapor KTLA.

Jill Baker, pengawas Sekolah Umum Long Beach, mengatakan petugas keamanan sangat terlatih dan bertanggung jawab terhadap standar profesi dan petugas akan diadili sesuai dengan itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belajar dari Marco Panari, Tersedak Bisa Sebabkan Mati Otak dalam 10 Menit

Belajar dari Marco Panari, Tersedak Bisa Sebabkan Mati Otak dalam 10 Menit

Health | Senin, 01 Februari 2021 | 08:50 WIB

Mengeluh Alami Mati Otak, Pria Ini Ternyata Derita Sindrom Langka

Mengeluh Alami Mati Otak, Pria Ini Ternyata Derita Sindrom Langka

Health | Selasa, 05 November 2019 | 15:15 WIB

Mati Otak dan Bergantung pada Ventilator, Perempuan Ini Melahirkan Bayinya

Mati Otak dan Bergantung pada Ventilator, Perempuan Ini Melahirkan Bayinya

Health | Selasa, 02 April 2019 | 14:30 WIB

Terkini

Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres

Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:02 WIB

Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa

Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:22 WIB

Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR

Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:15 WIB

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:08 WIB

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:59 WIB

Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex

Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:30 WIB

Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah

Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:26 WIB

WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup

WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:25 WIB

Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!

Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:21 WIB

Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek

Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:20 WIB