Waspada! Kartel Narkoba Kini Rekrut Anggota Remaja Melalui Game Online

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Jum'at, 15 Oktober 2021 | 19:11 WIB
Waspada! Kartel Narkoba Kini Rekrut Anggota Remaja Melalui Game Online
Ilustrasi game online. (Pexels/RODNAE Productions).

Suara.com - Tiga bocah laki-laki di Meksiko diculik oleh kartel narkoba melalui game online untuk dijadikan mata-mata dengan bayaran USD 770 (Rp 10 juta) per bulan.

Menyadur Daily Beast Jumat (15/10/2021), mereka terseret arus perdagangan gelap narkoba karena menunjukkan ketertarikan terhadap kekerasan dan senjata.

Anak laki-laki berusia antara 11 hingga 14 tahun ini berhasil diselamatkan setelah dibujuk oleh pesan Whatsapp di obrolan grup yang terkait dengan game Free Fire.

Salah satu anak laki-laki bahkan menulis surat kepada orangtuanya agar mereka tidak khawatir dan bahwa dia akan segera mengirim uang ke rumah.

Setelah melakukan perjalanan ke stasiun bus terdekat, anak-anak itu kemudian pergi ke rumah persembunyian yang dikelola oleh anggota Kartel Timur Laut yang berbasis di Tamaulipas.

Ilustrasi mafia memegang pistol. [Shutterstock]
Ilustrasi kartel narkoba. [Shutterstock]

Mereka kemudian diselamatkan oleh petugas polisi yang dapat melacak salah satu telepon anak laki-laki itu.

Setelah polisi tiba di safehouse mereka diberitahu oleh seorang wanita 19 tahun yang sekarang dalam tahanan bahwa pesta ulang tahun anak-anak sedang berlangsung.

“Wanita itu pada awalnya berbohong pada kami, menyangkal kehadiran anak di bawah umur di kediamannya. Tapi ketika patroli tambahan muncul, dia menjadi takut,” kata Inspektur Polisi Oaxaca Rogelio López Escamilla.

Jendela obrolan video game adalah alat rekrutmen online terbaru untuk kelompok kejahatan terorganisir di Meksiko.

baca juga
Game online.(Pixabay)
Game online.(Pixabay)

“Kartel menggunakan media sosial untuk memikat pria dan wanita dengan memposting foto mobil mewah, senjata berlapis emas dan bahkan hewan peliharaan eksotis seperti anak harimau,” Mike Vigil, mantan kepala operasi internasional DEA.

Remaja sangat menarik bagi kartel karena mereka masih muda, mudah dipengaruhi dan mudah dibentuk jadi pembunuh bayaran profesional.

“Para rekrutan muda melakukan semua misi berbahaya dan benar-benar dapat dibuang,” kata Vigil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Malware BloodyStealer Incar Akun Pemain Game Online

Malware BloodyStealer Incar Akun Pemain Game Online

Tekno | Selasa, 05 Oktober 2021 | 00:28 WIB

Kepergok Main Game Online, Guru Ini Tantang Semua Murid di Mobile Legends

Kepergok Main Game Online, Guru Ini Tantang Semua Murid di Mobile Legends

Jawa Tengah | Senin, 04 Oktober 2021 | 09:39 WIB

Waspadai BloodyStealer, Malware Perusak dan Pencuri Data Akun Game Online

Waspadai BloodyStealer, Malware Perusak dan Pencuri Data Akun Game Online

Malang | Minggu, 03 Oktober 2021 | 14:22 WIB

Terkini

Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat

Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:14 WIB

Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat

Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:45 WIB

DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!

DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:25 WIB

DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:10 WIB

Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi

Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:29 WIB

DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif

DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:18 WIB

Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!

Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:02 WIB

Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung

Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:46 WIB

Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:20 WIB

Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas

Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:08 WIB

×