Penuhi Hasrat Seksual, Tukang Pipa Pasang Alat Perekam di Kamar Mandi Pelanggan Wanita

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Selasa, 02 November 2021 | 13:12 WIB
Penuhi Hasrat Seksual, Tukang Pipa Pasang Alat Perekam di Kamar Mandi Pelanggan Wanita
Penuhi Hasrat Seksual, Tukang Pipa Pasang Kamera Tersembunyi di Kamar Mandi Pelanggan. Ilustrasi kamera tersembunyi di sikat toilet. (Facebook/Muar News)

Suara.com - Seorang tukang pipa di Inggris dipenjara atas kasus pelanggaran privasi berupa pemasangan kamera tersembunyi di kamar mandi rumah pelanggan untuk memenuhi hasrat seksualnya.

Mengutip Metro.co.uk, Selasa (2/11/2021) James Hulme ditangkap setelah seorang wanita menemukan salah satu kamera tersembunyi di toilet lantai bawahnya. Hulme dipenjara selama 12 bulan setelah hadir di Nottingham Crown Court pada Rabu (27/10/2021).

Wanita itu telah mempekerjakannya untuk melakukan beberapa pekerjaan di Clifton. Tetapi ketika wanita tersebut berada di sana, ia menyadari sebuah kamera tersembunyi terpasang di wastafel.

Setelah menemukannya, wanita itu segera bertikai dengan pria berusia 57 tahun tersebut.

Hulme mengaku bertanggung jawab dan melarikan diri dari rumah tersebut bersama dengan alat perekam ketika wanita itu menelepon polisi.

Petugas kepolisian segera mencari keberadaan Hulme dan menangkapnya setelah melacaknya beberapa saat kemudian.

Polisi menemukan bahwa dia telah memfilmkan beberapa pelanggan lain dengan menyembunyikan alat perekam di kamar mandi.

Mereka juga menemukan 302 gambar tidak senonoh anak-anak di komputer rumahnya, serta gambar yang melibatkan binatang.

Selama wawancara polisi, dia mengaku merekam pelanggan secara digital dan “lima atau enam lainnya” untuk memenuhi kebutuhan seksualnya, tetapi membantah mengakses materi pelecehan anak.

Jonathan Cooper, polisi yang menyelidiki kriminalitas Hulme, mengatakan, “ini adalah pelanggaran berat kepercayaan dan pelanggaran privasi dengan cara yang telah direncanakan sebelumnya untuk kepuasan seksualnya sendiri.”

“Hulme harus hidup dengan rasa malu ini selama sisa hidupnya. Pelanggaran-pelanggaran ini sangat menjijikkan dan para korbannya tidak diragukan lagi akan hidup dengan ini selamanya.”

“Di balik setiap video dan gambar yang memuakkan ini adalah seorang anak yang rentan dilecehkan secara seksual oleh orang dewasa di berbagai belahan dunia,” jelas Cooper.

(Jacinta Aura Maharani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Niat Rekam Momen Gerombolan Sapi di Jalan, Pemotor Ini Justru Kena Apes

Niat Rekam Momen Gerombolan Sapi di Jalan, Pemotor Ini Justru Kena Apes

Otomotif | Senin, 01 November 2021 | 12:45 WIB

Dedie A Rachim Sebut Pameran 'Rekam Wabah' PFI Adalah Flashback Perjalanan Covid-19

Dedie A Rachim Sebut Pameran 'Rekam Wabah' PFI Adalah Flashback Perjalanan Covid-19

Bogor | Jum'at, 29 Oktober 2021 | 20:11 WIB

Modal Kamera Tersembunyi di Ventilasi Kamar Mandi, Pria Ini Rekam Banyak Orang Lagi Mandi

Modal Kamera Tersembunyi di Ventilasi Kamar Mandi, Pria Ini Rekam Banyak Orang Lagi Mandi

Kalbar | Jum'at, 29 Oktober 2021 | 15:45 WIB

Jadi Korban Penganiayaan Kapolres Nunukan, Brigadir SL Rekam Video Permintaan Maaf

Jadi Korban Penganiayaan Kapolres Nunukan, Brigadir SL Rekam Video Permintaan Maaf

News | Selasa, 26 Oktober 2021 | 15:22 WIB

Terkini

Sebut Iran Mampu Mempraktikkan Ajaran Trisakti Bung Karno, PDIP: Bagaimana dengan Pemerintah?

Sebut Iran Mampu Mempraktikkan Ajaran Trisakti Bung Karno, PDIP: Bagaimana dengan Pemerintah?

News | Sabtu, 18 April 2026 | 12:06 WIB

Kotak Pandora UFO dan Alien Bakal Dibuka Trump, Politikus AS: Publik Bakal Geleng-geleng

Kotak Pandora UFO dan Alien Bakal Dibuka Trump, Politikus AS: Publik Bakal Geleng-geleng

News | Sabtu, 18 April 2026 | 11:44 WIB

Gebrakan Baru Donald Trump: Pentagon Bakal Buka-bukaan Soal Alien dan UFO

Gebrakan Baru Donald Trump: Pentagon Bakal Buka-bukaan Soal Alien dan UFO

News | Sabtu, 18 April 2026 | 11:31 WIB

Kami Lapar! Suara Marinir AS di Tengah Perang Iran: Makanan Minim, Moral Prajurit Anjlok

Kami Lapar! Suara Marinir AS di Tengah Perang Iran: Makanan Minim, Moral Prajurit Anjlok

News | Sabtu, 18 April 2026 | 11:22 WIB

Kunjungi Lembah Tidar, Prabowo Bakal Beri Pengarahan Langsung ke 478 Ketua DPRD se-Indonesia

Kunjungi Lembah Tidar, Prabowo Bakal Beri Pengarahan Langsung ke 478 Ketua DPRD se-Indonesia

News | Sabtu, 18 April 2026 | 11:06 WIB

Intip Rutinitas Sabtu Pagi Prabowo: Berenang di Hambalang Lalu Terbang ke Magelang

Intip Rutinitas Sabtu Pagi Prabowo: Berenang di Hambalang Lalu Terbang ke Magelang

News | Sabtu, 18 April 2026 | 11:06 WIB

Lebih Enak MBG? Penampakan Makanan Tak Layak Prajurit AS Saat Perang Lawan Iran

Lebih Enak MBG? Penampakan Makanan Tak Layak Prajurit AS Saat Perang Lawan Iran

News | Sabtu, 18 April 2026 | 11:03 WIB

Gencatan Senjata Rapuh? Hizbullah Ngotot Israel Harus Angkat Kaki dari Lebanon Selatan

Gencatan Senjata Rapuh? Hizbullah Ngotot Israel Harus Angkat Kaki dari Lebanon Selatan

News | Sabtu, 18 April 2026 | 10:52 WIB

Trump Larang Israel Serang Lebanon, Benjamin Netanyahu Langsung Manut

Trump Larang Israel Serang Lebanon, Benjamin Netanyahu Langsung Manut

News | Sabtu, 18 April 2026 | 10:39 WIB

Tanggapi Ancaman Blokir Wikipedia, DPR Minta Pemerintah Kedepankan Dialog dan Kehati-hatian

Tanggapi Ancaman Blokir Wikipedia, DPR Minta Pemerintah Kedepankan Dialog dan Kehati-hatian

News | Sabtu, 18 April 2026 | 10:38 WIB