Penemu Vaksin AstraZeneca: Pandemi di Masa Depan Bisa Lebih Mematikan

Siswanto, BBC

Senin, 06 Desember 2021 | 17:49 WIB
Penemu Vaksin AstraZeneca: Pandemi di Masa Depan Bisa Lebih Mematikan
BBC

Suara.com - Ilmuwan penemu vaksin Oxford-AstraZeneca, Prof Dame Sarah Gilbert, mengingatkan kemungkinan bahwa pandemi yang terjadi di masa depan bisa lebih mematikan dibanding krisis Covid-19 saat ini.

Menurut Gilbert, perlu disiapkan lebih banyak dana untuk kesiapsiagaan pandemi agar kesiapan yang telah terbangun selama pandemi Covid-19 tidak menjadi sia-sia.

"Ini bukan terakhir kalinya sebuah virus mengancam hidup dan mata pencaharian kita. Sebetulnya, [pandemi] yang terjadi berikutnya bisa lebih buruk. Kemungkinannya bisa lebih menular, lebih mematikan, bahkan dua kemungkinan itu bisa terjadi bersamaan.

Baca juga:

"Kita tidak bisa mengabaikan situasi yang telah kita lalui. Kerugian ekonomi yang sangat besar telah menunjukkan bahwa kita tidak mengalokasikan cukup dana untuk kesiapsiagaan menghadapi pandemi,"

"Berbagai kemajuan yang telah kita capai, pengetahuan yang sudah kita dapatkan, tidak boleh hilang begitu saja," lanjutnya.

Waspadai varian Omicron

Gilbert juga memperingatkan bahwa vaksin Covid-19 yang tersedia saat ini bisa jadi kurang efektif menghadapi varian Omicron.

Oleh sebab itu, dia meminta seluruh pihak untuk lebih waspada sampai ada lebih banyak informasi terkait varian ini.

Mutasi pada protein spike dari varian ini diketahui telah meningkatkan level penularannya.

baca juga

"Ada perubahan yang kemungkinan membuat antibodi yang ditimbulkan oleh vaksin atau oleh varian sebelumnya, kurang efektif mencegah infeksi Omicron.

"Kita harus berhati-hati sampai kita memahami varian ini dan melakukan upaya-upaya untuk memperlambat penyebarannya.

Namun, Gilbert menggarisbawahi bahwa penurunan efektivitas vaksin dalam mencegah infeksi bukan berarti perlindungan untuk mencegah gejala parah dan kematian juga menurun.

Dia juga menyerukan agar kemajuan pesat pada distribusi vaksin dan obat-obatan selama pandemi menjadi sebuah standar yang baru. Menurut dia, ini menunjukkan bahwa seharusnya tidak ada alasan mengapa vaksin flu sulit dikembangkan untuk mengatasi ancaman influenza sebelum ini.

Indonesia sejauh ini belum melaporkan penemuan kasus Covid-19 dengan varian Omicron, meski sejumlah negara tetangga seperti Australia, Malaysia, dan Singapura telah menemukan kasus dengan varian ini.

Baca juga:

Sejak Jumat (3/12), Pemerintah Indonesia mewajibkan warga negara Indonesia dan warga negara asing yang tiba untuk menjalani karantina selama 10 hari. Aturan karantina terbaru ini lebih lama dibandingkan sebelumnya yang hanya tujuh hari.

Sebelumnya Indonesia juga telah melarang masuk WNA yang memiliki riwayat perjalanan dari 11 negara di wilayah Afrika. Sedangkan WNI yang datang dari 11 negara tersebut wajib menjalani karantina selama 14 hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru

Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru

Health | Kamis, 12 Juni 2025 | 20:45 WIB

Alert! Kasus Covid-19 Indonesia Naik Lagi, Vaksin Masih Gratis?

Alert! Kasus Covid-19 Indonesia Naik Lagi, Vaksin Masih Gratis?

Health | Senin, 11 Desember 2023 | 11:54 WIB

7 Gejala Omicron Kraken, Paling Cepat Menular Dibanding Varian Lain

7 Gejala Omicron Kraken, Paling Cepat Menular Dibanding Varian Lain

Health | Kamis, 12 Januari 2023 | 06:40 WIB

6 Gejala Omicron BF.7 yang Banyak Dikeluhkan, Varian Sudah Masuk Indonesia!

6 Gejala Omicron BF.7 yang Banyak Dikeluhkan, Varian Sudah Masuk Indonesia!

News | Jum'at, 30 Desember 2022 | 21:45 WIB

Covid-19 Subvarian Omicron BN.1 Masuk Jakarta, 24 Orang Sudah Terpapar

Covid-19 Subvarian Omicron BN.1 Masuk Jakarta, 24 Orang Sudah Terpapar

News | Jum'at, 09 Desember 2022 | 19:34 WIB

Omicron XBB Merebak, Kemenkes Minta Seluruh Provinsi di Indonesia Batasi Izin Konser

Omicron XBB Merebak, Kemenkes Minta Seluruh Provinsi di Indonesia Batasi Izin Konser

Health | Kamis, 10 November 2022 | 19:10 WIB

Jadi Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19, Apa Itu Omicron XBB dan Gejalanya?

Jadi Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19, Apa Itu Omicron XBB dan Gejalanya?

News | Kamis, 10 November 2022 | 13:51 WIB

Covid-19 Jenis XBB Masuk Indonesia: Siapa Saja yang Rentan Terinfeksi dan Bagaimana Cara Penularannya?

Covid-19 Jenis XBB Masuk Indonesia: Siapa Saja yang Rentan Terinfeksi dan Bagaimana Cara Penularannya?

Health | Jum'at, 04 November 2022 | 12:57 WIB

Heboh Infeksi Covid-19 Varian XBB Tidak Terdeteksi Lewat Antigen, Satgas IDI Beberkan Faktanya

Heboh Infeksi Covid-19 Varian XBB Tidak Terdeteksi Lewat Antigen, Satgas IDI Beberkan Faktanya

Health | Kamis, 03 November 2022 | 06:10 WIB

Waspada Varian Omicron XBB! Rentan Menginfeksi Orang yang Belum Pernah Sakit Covid-19

Waspada Varian Omicron XBB! Rentan Menginfeksi Orang yang Belum Pernah Sakit Covid-19

Health | Kamis, 03 November 2022 | 15:05 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×