facebook

Soal Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat, Ernest Prakasa Singgung 'Hukuman Paling Asyik'

Aprilo Ade Wismoyo
Soal Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat, Ernest Prakasa Singgung 'Hukuman Paling Asyik'
Kondisi Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat. [Ist]

"Sehari sih cukup kayanya buat bikin ususnya lurus," cuitnya.

Suara.com - Komika Ernest Prakasa mengomentari soal temuan kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat Sumatra Utara yang saat ini ramai diperbincangkan publik. Melalui cuitan di akun media sosial Twitter-nya.

Ernest Prakasa menyebutkan jika kerangkeng manusia ini adalah sebuah adegan dalam film.

"Di rumah bupati ada kerangkeng berisi manusia. Andai ini hanya adegan film," cuitnya di Twitter @ernestprakasa.

Ia bahkan sempat menyinggung keberadaan kerangkeng manusia tersebut seperti di Film Ben & Jody karya Angga Sasongko.

Baca Juga: Biodata Terbit Rencana Perangin Angin, Bupati Langkat Punya Kerangkeng Manusia di Rumah

Bahkan tak hanya itu, Ernest Prakasa juga mengatakan bahwa hukuman setimpal pantas diterima bagi Bupati Langkat yang tega membuat kerangkeng manusia.

"Hukuman paling asik buat Pak Bupati: dikerangkeng berdua sama Yayan Ruhian. Sehari sih cukup kayanya buat bikin ususnya lurus," cuitnya.

Komika dan Sutradara Ernest Prakasa saat jumpa pers film 'Teka Teki Tika' di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (16/12/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]
 Ernest Prakasa. [Suara.com/Alfian Winanto]

Sementara itu, Susi Pudjiastuti juga turut memberikan komentar beredarnya sebuah informasi kerangkesng di rumah Bupati Langkat yang diduga merupakan perbudakan manusia.

Dalam cuitan di media sosial akun twitternya @susipudjiastuti mengungkapkan tentang perbudakan manusia yang tiba ditoleransi.

Dia menyebut perbudakan manusia hal yang tidak bisa ditoleransi, ia khawatir hal ini bukan satu-satunya yang terjadi di indonesia.

Baca Juga: Video Acara Ulang Tahun Anak Bupati Langkat Banjir Hujatan Publik: Enak ya Punya Penjara di Rumah

"Perbudakan modern adalah hal yg tidak bisa lagi kita tolerir, saya khawatir ini bukan satu-satunya tempat seperti ini. Keji& tidak berperikemanusiaan. Bupati Langkat punya penjara diduga untuk perbudak puluhan pekerja sawit," tulis akun @susipudjiastuti.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar