Korban Kencan Online: Bagaimana Saya Jatuh Cinta dengan Pria Buatan Hacker

Siswanto | BBC | Suara.com

Minggu, 13 Februari 2022 | 11:11 WIB
Korban Kencan Online: Bagaimana Saya Jatuh Cinta dengan Pria Buatan Hacker
BBC

Suara.com - Cinta bisa menipu. Bahkan romansa tatap muka kita sehari-hari dapat memiliki kedalaman yang tersembunyi dan menyakitkan.

Tetapi ketika Anda menjalin hubungan hanya melalui dunia ilusi teknologi canggih, perasaan Anda yang paling intim pun dapat menjadi lebih rentan terhadap kekecewaan yang mengoyak hati.

Inilah yang terjadi pada Yzabel Dzisky, seorang pembuat film asal Prancis yang terpikat oleh dunia kencan daring (online), dan akhirnya jatuh dalam fatamorgana deepfake.

Dia mengatakan kepada BBC bagaimana dia jatuh cinta dengan seorang pria lewat kencan online yang ternyata tidak ada di dunia nyata, bagaimana tipuan itu membuatnya hancur dan bagaimana pula dia terus mencari kebenaran yang dia harap dapat menyembuhkan patah hatinya itu.

Baca juga:

Pada tahun 2017, Yzabel berusia 46 tahun, lajang dan ingin membuat film dokumenter tentang aplikasi kencan.

Rencananya adalah mewawancarai orang-orang secara acak dan mencari narasumber potensial. Tapi ide dokumenter ini juga tampaknya seperti kesempatan untuk menemukan cinta bagi dirinya sendiri.

"Teman-teman yang masih lajang memberi tahu saya tentang semua kisah cinta lucu dan kencan mereka di aplikasi-aplikasi itu. Pertama, saya pikir akan coba masuk dan mewawancarai orang-orang. Tapi saya pikir jika mereka berhasil menemukan cinta di sana, mungkin saya juga bisa," ujarnya.

Dia akhirnya menemukan profil seorang pria tampan. Namanya 'Tony' (Colby) - setidaknya itu nama yang dipakai untuk memperkenalkan diri - seorang ahli bedah yang berbasis di Los Angeles tetapi berencana untuk segera pindah ke Prancis.

Dia lalu mengambil langkah pertama di aplikasi kencan itu, langsung beri tanda 'suka' dan 'geser'. Mereka pun langsung 'cocok'.

Keduanya langsung mengobrol selama lebih dari seminggu dan dari situ Yzabel dikejutkan oleh sejumlah kebetulan.

"Dia berbicara tentang hidupnya, dan saya menceritakan tentang kehidupan saya. Menariknya, nama anjing kami dan nama putri kami kebetulan sangat mirip.

Perempuan suka dengan hal-hal yang kebetulan dan menurut saya itu sangat romantis. Jadi saya membiarkan diri terbawa oleh kisah cinta ini."

Selanjutnya dia ingin melihat pria itu lewat komunikasi video.

Pada suatu malam dengan teman-temannya, Yzabel menelepon 'Tony' di ponselnya. Dan selama telepon video 10 menit itu, dia menunjukkan wajah Tony kepada teman-temannya.

Kepalanya yang nyaris tidak bergerak dibingkai di layar ponsel kecil.

"Saat Anda melakukan panggilan video, sebagian besar waktu Anda cenderung melihat diri sendiri dan mencoba membuat diri Anda terlihat cantik daripada berfokus pada orang yang menelepon, jadi saya tidak terlalu memperhatikan detailnya," ingat Yzabel.

Mereka terus berkomunikasi dengan pesan dan panggilan video singkat sampai 'Tony' tiba-tiba berhenti merespons tanpa memberikan alasan apa pun.

Ketika akhirnya menjawab, dia mengatakan dirinya bukan 'Tony' tetapi nama aslinya adalah 'Murat'.

"Saya kaget, kebetulan lagi karena mantan suami saya namanya juga Murat. Dia bilang dia orang Turki dan tinggal di Istanbul. Saya bahkan tidak marah, hanya terkejut.

"Ketika saya bertanya mengapa mengubah namanya, dia mengatakan itu karena dia berasal dari latar belakang Timur Tengah (Arab), dan dia pikir saya akan keberatan.

Tapi saya bilang tidak masalah karena mantan suami saya juga keturunan Arab-Prancis-Turki. Saya bilang ini malah kebetulan yang bagus. Jangan merasa terganggu."

"Saya memutuskan untuk mencarinya di Google, ada banyak hal tentang dia. Saya bisa melihat foto, video dalam bahasa Turki. Dia ada di mana-mana - bahkan di TV. Saya tidak ragu tentang dia - dia nyata dan ahli bedah terkenal."

Segalanya tampak berjalan baik untuknya. Panggilan video pendek sesekali dan surat cinta yang intens sudah cukup - dan janji bahwa 'dia akan segera menemuinya'.

Tapi pertama-tama, kata 'Murat', dia harus pergi ke Shanghai. Perjalanan itulah yang pertama kali membunyikan peringatan.

"Dia menelepon saya dan berkata berada di Shanghai untuk membeli peralatan medis. Dia mengatakan kartu kreditnya tidak berfungsi dan meminta bantuan saya - dia ingin saya mengiriminya 3.000 euro [sekitar Rp50 juta]."

Setelah itu, kata 'Murat', dia akan terbang ke Paris untuk akhirnya bertemu Yzabel secara langsung. Dia terkejut bahwa seorang ahli bedah terkenal malah minta uang, dan dia lalu bicara dengan seorang temannya tentang hal itu.

Mereka menjadi curiga, tetapi tetap saja dia memutuskan untuk mengirim 200 euro (sekitar Rp3,2 juta) melalui transfer uang internasional.

"Saya tidak tahu mengapa saya melakukan hal itu - saya pikir mungkin kartu kredit yang dikeluarkan di Turki bermasalah di sana. Dia berterima kasih kepada saya dan menunjukkan kepada saya tiket pesawatnya dari Shanghai ke Paris. Dia akan berada di sini dalam tiga hari."

Ketika hari itu tiba, Yzabel sangat bersemangat untuk bertemu langsung dengannya untuk kali pertama.

"Jadi saya pergi ke bandara untuk menemuinya. Saya menunggu dan menunggu... Tapi dia tidak muncul..."

Yzabel mengambil jeda dan menarik napas dalam-dalam ketika dia berbicara tentang hari itu di bandara.

"Saya mencoba menghubunginya lagi, dia tidak menjawab. Kemudian beberapa hari selanjutnya berlangsung hening. Saya menjadi sangat marah - mengapa dia tidak menjawab?

Tapi saya masih baik padanya, saya ingin dia membalas. Aku butuh jawaban."

Kemungkinan jadi korban penipuan kencan online mulai merasuki benaknya. Tapi dia tidak mau menerima begitu saja.

"Mustahil, saya sudah melihatnya di panggilan-panggilan video, dia benar-benar ada. Teman-teman saya juga sudah melihatnya, begitu pula anak-anak saya. Saya rasa saya punya masalah dengan otak saya. Ini tidak mungkin terjadi," kata dia.

Beberapa hari kemudian, 'Murat' menghubungi lagi, tapi kali ini Yzabel ingin melihatnya di layar yang lebih besar, jadi terhubung melalui komputernya.

"Kualitasnya buruk, saya pikir mungkin koneksinya tidak bagus. Tampilannya putus-putus. Saya mendengar 'klik, klik, klik' ketika dia berbicara kepada saya. Lalu saya mencondongkan tubuh ke layar, melihat lebih dekat, bisa melihat videonya sedikit freeze."

Dia membutuhkan pandangan ahli dan seorang teman editor video untuk membantunya. Mereka lalu menyuruhnya untuk melihat video 'Obama Deepfake' di YouTube.

Dia menemukan banyak kesamaan antara apa yang dia lihat di panggilan video teleponnya itu dan video deepfake online ini.

Dia akhirnya menerima bahwa dia telah ditipu - video dan audionya jelas telah direkayasa.

"Saya merasa malu, bodoh, naif. Saya seorang wanita dengan semangat rock'nroll, saya tidak pernah membiarkan diri saya jatuh. Tapi atas hal ini, saya merasa dirampok - mereka telah mencuri perasaan saya dan memperkosa jiwa saya.

Padahal kami telah menulis beberapa hal-hal indah satu sama lain. Saya percaya padanya. Saya menunjukkan kepadanya anak-anak saya."

Kemarahannya mendorong dia untuk menghadapi orang di balik penipuan ini, tetapi dia terdiam lagi.

Yzabel terus menulis dan bahkan menawarkan untuk membayar lebih agar membawanya kembali ke obrolan mereka.

Ketika akhirnya dia berhasil melakukan panggilan video lagi, dia mendengar klik yang sama lagi.

Sudah waktunya

"Saya bertanya, 'Siapa kamu? Aku tahu kamu bukan Murat, tapi siapa kamu?' Dia terdiam beberapa saat, lalu dia bertanya mengapa saya melakukan ini. Dia kemudian menutup telepon."

Tapi kemudian, secara mengejutkan, dia membalas dengan mengatakan namanya adalah David, dan bahwa dia adalah seorang hacker berusia 20 tahun dari Nigeria.

"Saya bertanya kepadanya mengapa dia melakukan hal-hal ini. 'Kamu membuatku jatuh cinta padamu, kamu meminta uangku'.

"Dia berkata mereka telah mengambil banyak uang dari orang-orang dengan penipuan, bahwa mereka memiliki jaringan yang sangat besar di seluruh dunia. Kami bahkan melakukan panggilan video.

"Aku melihatnya dengan seorang teman. Dia mengaku menjadi kaya dengan akun-akun palsu ini, dia ingin menjadi pesepakbola dan belajar di Kanada."

Identitas Murat, David menambahkan, ditemukannya secara acak, tanpa mengira dapat menyebabkan daya pikat pada Yzabel secara kebetulan.

Walau merasa hancur, tetapi Yzabel tidak bisa melepaskan cinta 'asli' yang dia rasakan dari Murat 'palsu'. Demi menutup perasaannya itu, dia lalu pergi untuk menemukan pria yang identitasnya telah dicuri tersebut.

Dia menemukan nomor telepon di salah satu akun media sosialnya dan meneleponnya.

Awalnya ahli bedah Turki itu menolak pesan yang dikirim Yzabel. Dia menyadari banyaknya akun palsu yang dibuka atas namanya, tetapi tidak ingin berurusan dengan penipuan.

"Saya memutuskan untuk mengirim pesan video. Saya berkata, 'Saya ini nyata, saya pikir Anda telah diretas, saya tidak bermaksud jahat - kita memiliki banyak kesamaan. Saya ingin bertemu dengan Anda dan memberikan semua bukti yang saya miliki.'"

Yzabel memberi tahu Murat bahwa dia berencana mengunjungi Istanbul dan dia setuju untuk bertemu dengannya. Dia segera memesan tiket pesawat ke Turki.

"Bosphorus itu indah, megah. Tapi saya merasa sangat kesepian..." kenangnya.

Ahli bedah itu, tampaknya, sedang berpikir dua kali untuk bertemu dengan orang asing ini.

"Jadi saya pergi ke rumah sakit. Sangat sulit bagi saya, selama berbulan-bulan, saya pikir saya telah berbicara dengannya.

"Ketika pintu dibuka, sekretarisnya berkata bahwa dia sedang menungguku. Dan di sana aku melihatnya untuk pertama kali, dia orang yang nyata"

Yzabel berhenti sejenak mengingat "pertemuan pertama" dengannya. Saya bisa melihat air mata mengalir di wajahnya dan suaranya gemetar.

"Dia tidak tahu bahwa saya punya perasaan padanya, tapi dia sangat ramah. Saya mencoba untuk tidak membuat drama dari hal itu. Saya mencoba untuk tidak menunjukkan perasaan saya tetapi hati saya... Saya terus mengatakan pada diri sendiri bahwa itu tidak nyata, bahwa itu bukan dia.

"Kemudian saya tunjukkan padanya surat-surat, tangkapan layar percakapan saya dengan peretas, sehingga dia bisa meneruskannya ke polisi.

"Wajahnya mulai berubah. Dan dia bilang dia tidak ingin membuat pasiennya menunggu, jadi kami sepakat untuk bertemu nanti saat makan malam."

Yzabel mengatakan mereka menghabiskan malam yang indah dengan membicarakan apa yang telah terjadi. Dia telah memutuskan untuk membuat film tentang kisahnya, dan telah menghubungi beberapa produser dan aktor di Turki.

Dia akan pergi mengunjungi Istanbul dan ahli bedah itu beberapa kali lagi.

"Kami tetap berhubungan untuk sementara waktu tetapi akhirnya berakhir. Itu indah, tetapi dia sudah sangat dilecehkan oleh akun-akun palsu dan cerita penipuan tersebut. Dia merasa sudah cukup."

BBC telah menghubungi ahli bedah tersebut dan pengacaranya di Turki. Mereka menolak mengomentari kasus khusus ini tetapi mengatakan mereka mencoba memperingatkan orang-orang tentang akun palsu yang dibuat atas nama ahli bedah itu.

Ini bukan pertama kalinya ahli bedah itu didekati oleh seseorang dengan pengalaman serupa.

Pengaduan pidana juga telah diajukan, tetapi mengusut jenis kejahatan dunia maya seperti ini di Turki rumit karena kurangnya barang bukti. Sulit untuk melacak sumber akun palsu karena sebagian besar berasal dari luar negeri.

Yzabel yang sudah patah hati ingin masalah ini dituntaskan dan berharap bisa dilampiaskan lewat filmnya,

Tapi dia punya pesan untuk siapa saja yang kena penipuan deepfake atau catfishing.

"Kita harus lawan balik. Kita harus mengejar para penipu ini. Saya rasa kita tidak cukup membicarakannya hanya karena malu," katanya.

Meskipun malu kehilangan uang karena penipuan ini, dia mendorong orang untuk berbagi pengalaman mereka dengan keluarga dan teman.

"Kita harus menguasai kenyataan. Kita berada di aplikasi-aplikasi [kencan] ini karena ingin dicintai dan mencintai orang lain. Ini seperti candu; Anda ingin lebih dan lebih. Anda tersesat dalam kasih sayang virtual ini.

"Platform seperti itu bagus untuk bertemu orang baru, tetapi Anda harus bertemu langsung dengan mereka dengan sangat cepat. Hubungan yang sebenarnya tidak boleh terputus, karena jika ya, Anda akan mulai merasa sangat kesepian."

***Murat bukan nama asli sang ahli bedah - identitasnya telah dilindungi atas permintaannya.


Apa itu catfishing dan bagaimana mencegahnya?

'Catfishing' adalah ketika seseorang membuat profil online palsu untuk mengelabui orang yang mencari cinta, biasanya untuk mendapatkan uang dari mereka.

Polisi di Inggris memperingatkan penipuan asmara yang mengatakan bahwa mereka biasanya berusaha keras untuk mendapatkan kepercayaan dan meyakinkan target mereka bahwa mereka berada dalam hubungan yang tulus.

Mereka menggunakan kata-kata yang memanipulasi, membujuk, dan mengeksploitasi agar permintaan uang dari mereka nantinya tidak menimbulkan kecurigaan.

Sebuah survei oleh UK Finance menunjukkan bahwa ada peningkatan 20% dalam penipuan asmara yang melibatkan transfer bank antara Januari dan November 2020 dibandingkan dengan tahun sebelumnya, dengan nilai total penipuan ini meningkat sebesar 12% menjadi 18,5 juta (Rp360 miliar lebih).

Pada tahun 2019, survei yang sama menemukan bahwa 27% dari mereka yang menggunakan situs kencan telah menjadi sasaran upaya penipuan catfishing.

Untuk menghindari penipuan catfishing:

  • Ajukan banyak pertanyaan. Jangan hanya mengandalkan informasi yang diberikan di profil online seseorang
  • Gunakan internet sebagai alat untuk mencari informasi dan akun media sosial orang yang Anda ajak ngobrol
  • Bicaralah dengan teman dan keluarga. Minta panduan apakah profil itu tampak asli
  • Saat bercakap-cakap di situs kencan, hindari memberikan nomor pribadi atau email Anda sebelum benar-benar mengenal orang itu.
  • Jangan pernah memberikan uang. Jika seseorang meminta uang di situs kencan, jangan turuti.

Apa itu deepfake?

Deepfake adalah istilah yang digunakan secara umum untuk merujuk pada video apa pun di mana wajah telah ditukar atau diubah secara digital dengan bantuan kecerdasan buatan (AI).

Ada banyak aplikasi dan filter berbeda yang tersedia untuk menukar wajah dalam gambar dan video dengan cara yang sangat realistis, tetapi tidak semua menggunakan AI.

Istilah 'Deep' berasal dari Deep Learning, cabang AI yang menggunakan sesuatu yang dikenal sebagai jaringan netral.

Jaringan netral adalah jenis teknik pembelajaran mesin yang memiliki kemiripan dengan cara kerja otak manusia.

Sumber: BBC, Age UK, UK Finance, UK Police


Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penipuan Digital Ramadan 2026 Meningkat, Waspadai Phishing, APK Palsu, dan Deepfake

Penipuan Digital Ramadan 2026 Meningkat, Waspadai Phishing, APK Palsu, dan Deepfake

Tekno | Selasa, 17 Maret 2026 | 08:14 WIB

AI Bikin Wajah dan Suara Bisa Dipalsukan, Internet Kini Butuh Proof of Human

AI Bikin Wajah dan Suara Bisa Dipalsukan, Internet Kini Butuh Proof of Human

Tekno | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:00 WIB

Deepfake, AI, dan Ancaman Baru untuk Demokrasi Digital

Deepfake, AI, dan Ancaman Baru untuk Demokrasi Digital

Your Say | Kamis, 22 Januari 2026 | 07:15 WIB

Dibalik Pemblokiran Grok: Mengapa Regulasi AI Sangat Penting bagi Keamanan Digital?

Dibalik Pemblokiran Grok: Mengapa Regulasi AI Sangat Penting bagi Keamanan Digital?

Your Say | Minggu, 18 Januari 2026 | 10:19 WIB

Deepfake dan Manipulasi Emosi: Ketika AI Memegang Kendali Realita dan Ilusi

Deepfake dan Manipulasi Emosi: Ketika AI Memegang Kendali Realita dan Ilusi

Your Say | Jum'at, 16 Januari 2026 | 16:45 WIB

Grok Resmi Diblokir Sementara di Indonesia, Komdigi Soroti Ancaman Deepfake Seksual

Grok Resmi Diblokir Sementara di Indonesia, Komdigi Soroti Ancaman Deepfake Seksual

Tekno | Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:11 WIB

Apa Itu Deepfake? Teknologi AI yang Bikin Para Artis dan Warga X Ramai Kirim Pesan ke Grok

Apa Itu Deepfake? Teknologi AI yang Bikin Para Artis dan Warga X Ramai Kirim Pesan ke Grok

Tekno | Selasa, 06 Januari 2026 | 13:43 WIB

Lonjakan Pemilih Muda dan Deepfake Jadi Tantangan Pemilu 2029: Siapkah Indonesia Menghadapinya?

Lonjakan Pemilih Muda dan Deepfake Jadi Tantangan Pemilu 2029: Siapkah Indonesia Menghadapinya?

News | Kamis, 11 Desember 2025 | 21:18 WIB

Ancaman Deepfake Buat Perbankan Tekor Rp2,5 Triliun

Ancaman Deepfake Buat Perbankan Tekor Rp2,5 Triliun

Bisnis | Senin, 10 November 2025 | 08:21 WIB

IShowSpeed Murka Usai Jadi Korban Deepfake Sora 2

IShowSpeed Murka Usai Jadi Korban Deepfake Sora 2

Tekno | Kamis, 23 Oktober 2025 | 12:36 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB