facebook

14 Politisi PSI Keluar, Pindah ke Partai Nasdem

Pebriansyah Ariefana
14 Politisi PSI Keluar, Pindah ke Partai Nasdem
Partai Solidaritas Indonesia atau PSI. (Batamnews.co.id)

Para kader yang mayoritas merupakan pentolan partai DPDPSIdan DPC itu berbondong-bondong mendatangi kantor DPD NasDem, pada Kamis 7 April 2022.

Suara.com - Sebanyak 14 politisi PSI atau Partai Solidaritas Indonesia keluar partai. Lalu mereka pindah ke Partai NasDem. Mereka berasal dari PSI Kabupaten Bandung Barat.

Para kader yang mayoritas merupakan pentolan partai DPD PSI dan DPC itu berbondong-bondong mendatangi kantor DPD NasDem, pada Kamis 7 April 2022.

Dikutip dari AyoBandung, mereka mengaku mengalami dinamika politik luar biasa sehingga memutuskan untuk hengkang. 

"Saya bersama 14 orang mantan kader PSI memutuskan untuk bergabung dan memperkuat NasDem. Dinamika politik menyebabkan kita harus memilih jalan ini," kata Rinto, salah satu kader PSI yang sempat menjabat sebagai wakil ketua DPD. 

Baca Juga: Gugatan Viani Limardi Ditolak PN Jakpus, PSI Harap DPRD DKI Cepat Proses PAW

Rinto tak mau bercerita lebih detail terkait dinamika politik di tubuh PSI Bandung Barat.

Ia menegaskan persoalan tersebut adalah masalah internal partai dan dirinya bersama beberapa kawan lamanya telah menyelesaikan secara baik-baik.

"Pertama saya keluar. Terus temen-temen lain dari pengurus DPC PSI seperti Lembang, Cililin dan Cipongkor, mengikuti jejak saya," terang Rinto. 

Adapun terkait pilihan hijrah ke Partai NasDem tak lain karena ada persamaan visi yakni sama-sama partai yang mengusung politik tanpa mahar. 

"Kami memilih NasDem karena partai ini ada kesamaan visi dengan PSI yakni politik tanpa mahar," pungkasnya. 

Baca Juga: Gugatan Rp1 Triliun ke PSI Ditolak Pengadilan, Viani Limardi Ajukan Banding

Sementara itu, Kepala Bapilu DPD NasDem KBB, Asep Hendra Maulana mengatakan menyambut baik adanya rombongan kader PSI bergabung ke NasDem. 

Komentar