8 Insiden Fenomenal Saat Demo Besar Selama Tiga Tahun Terakhir, Fasilitas Rusak hingga Ade Armando Babak Belur

Farah Nabilla

Minggu, 17 April 2022 | 06:18 WIB
8 Insiden Fenomenal Saat Demo Besar Selama Tiga Tahun Terakhir, Fasilitas Rusak hingga Ade Armando Babak Belur
Halte TransJakarta Sarinah dibakar. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Aksi demonstrasi besar - besaran yang terjadi pada masa kepemimpinan Presiden Jokowi bisa dibilang kerap terjadi, dan tidak jarang aksi tersebut diwarnai dengan kericuhan. Tidak hanya dilakukan di Jakarta saja, demontrasi juga digelar di berbagai daerah. Berikut deretan insiden saat demo besar terjadi.

Biasanya, peserta menggelar aksi untuk menanggapi isu - isu atau kebijakan pemerintah yang dianggap kontroversial. Serta dinilai merugikan, hingga menuntut tanggung jawab pemerintah atas kebijkan yang telah dibuat.

Tercatat, mulai tahun 2019 hingga tahun 2022 ini, sederet aksi yang digelar di Jakarta juga diwarnai dengan kericuhan. Lantas seperti apakah kericuhan yang pernah dilakukan oleh peserta aksi saat melakukan demonstrasi? Berikut daftarnya.

1. Bakar bus milik TNI

Demo menolak pengesahan RUU KUHP yang terjadi pada Selasa (24/9/2019) sempat diwarnai dengan kericuhan. Massa membakar satu bus milik TNI yang berada di lokasi demo terjadi. Alhasil, bus milik TNI tersebut habis dilalap api.

2. Lempar batu dan Kembang Api ke petugas

Saat aksi demonstrasi menolak RUU KUHP dan UU KPK, masa sempat bentrok dengan petugas keamanan. Masa yang berada di kawasan Slipi, Jakarta menembakkan kembang api dan melampri petugas dengan batu. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (30/9/2019) malam.

3. Mobil water canon milik Polri rusak

Aksi demo pada Selasa (24/9/2019) yang menolak UU KPK dan RUU KUHP saat itu berakhir dengan pengrusakan mobil operasional water canon milik kepolisian dan beberapa fasilitas umum yang ada di lokasi kejadian.

baca juga

Demo yang dilakukan oleh mahasiswa tersebut digelar di depan gedung DPR/MPR, Jakarta.

4. Bakar Halte Trans Jakarta di Sarinah

Saat aksi demonstrasi penolakan omnibus law UU Cipta Kerja di Jakarta. Terlihat beberapa oknum diduga penyusup dan perusuh dalam aksi melakukan pembakaran halte TransJ Sarinah.

5. Pembakaran pos polisi dan pengrusakan fasilitas umum

Kericuhan saat demo penolakan omnibus law yang terjadi di Jakarta juga menyebabkan pembakaran pos polisi dan pengrusakan terhadap fasilitas umum yang ada di sekitar lokasi kejadian, seperti pengrusakan terhadap pintu MRT.

6. Cafe di dekat DPRD DIY menjadi sasaran pembakaran

Kericuhan saat demonstrasi penolakan omnibus law tidak hanya terjadi di Jakarta saja, melainkan juga di beberapa daerah. Salah satu kericuhan saat melakukan demonstrasi penolakan ini adalah di Yogyakarta. 

Akibat kericuhan tersebut, sebuah cafe yang berada di dekat DPRD DIY menjadi sasaran, cafe tersebut terbakar akibat lemparan bom molotov.

7. Masa rusak separator Tans Jakarta

Saat aksi demonstrasi 11 April, kemarin, masa sempat merusak separator jalan yang ada di depan gedung DPR. Namun, separator tersebut langsung diperbaiki oleh dinas terkait setelah aksi demonstrasi bubar.

8. Ade Armando dikeroyok

Pada demo 11 April, kemarin, selain masa melakukan pembakaran ban di beberapa titik.. Juga sempat terjadi insiden pengeroyokan terhadap salah satu Dosen Universitas Indonesia, yakni Ade Armando. 

Ade Armando dikeroyok oleh sekelompok orang di tengah aksi demonstrasi. Atas pengeroyokan tersebut, Ade Armando mengalami memar pada bagian wajah, dan hidungnya tampak mengeluarkan darah. 

Demikianlah 8 deretan Insiden di balik kerusuhan saat demonstrasi yang digelar pada tiga tahun terakhir di masa kepemimpinan Presiden Jokowi. 

Kontributor : Agung Kurniawan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Dijenguk Kapolda Metro, Kondisi Polantas Korban Pengeroyokan Saat Demo 11 April Sudah Membaik

Sempat Dijenguk Kapolda Metro, Kondisi Polantas Korban Pengeroyokan Saat Demo 11 April Sudah Membaik

News | Sabtu, 16 April 2022 | 15:04 WIB

Denny Siregar Dinilai Sebar Hoaks, Tuduh Mahasiswa Berhenti Puasa saat Demo 11 April

Denny Siregar Dinilai Sebar Hoaks, Tuduh Mahasiswa Berhenti Puasa saat Demo 11 April

Riau | Jum'at, 15 April 2022 | 15:01 WIB

Geger Video Massa Demo Antre Pembagian Jas Almamater di Samping Mobil Polisi, Sosok Perekam Jadi Sorotan

Geger Video Massa Demo Antre Pembagian Jas Almamater di Samping Mobil Polisi, Sosok Perekam Jadi Sorotan

News | Jum'at, 15 April 2022 | 14:05 WIB

6 Fakta Belmondo Scorpio, Pemuda yang Viral Karena Berusaha Selamatkan Ade Armando dari Amukan Massa

6 Fakta Belmondo Scorpio, Pemuda yang Viral Karena Berusaha Selamatkan Ade Armando dari Amukan Massa

Sumsel | Jum'at, 15 April 2022 | 13:33 WIB

Terkini

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:23 WIB

Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok

Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:18 WIB

Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah

Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:00 WIB

Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara

Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:58 WIB

Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah

Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:18 WIB

Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar

Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:43 WIB

Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus

Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:35 WIB

ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!

ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:16 WIB

Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi

Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:00 WIB

Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?

Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:53 WIB

×