Putri Candrawathi Tak Sampaikan Maaf ke Keluarga Brigadir J, Irma Hutabarat: Dia Tak Punya Hati Seorang Ibu

Reza Gunadha | Fita Nofiana | Suara.com

Jum'at, 02 September 2022 | 11:00 WIB
Putri Candrawathi Tak Sampaikan Maaf ke Keluarga Brigadir J, Irma Hutabarat: Dia Tak Punya Hati Seorang Ibu
Profil Irma Hutabarat (Instagram/vetivergoddess)

Suara.com - Aktivis Irma Hutabarat mempertanyakan Putri Candrawathi, istri dari Irjen Ferdy Sambo yang sama sekali tak meminta maaf pada ibu dari mendiang Brigadir J, Rosti Simanjuntak.

Irma Hutabarat menyebutkan bahwa Putri Candrawathi adalah orang berpendidikan yang menegtahui hukum. Namun sayangnya hatinya seolah tak terketuk untuk sekadar berempati pada Rosti Simanjuntak.

"Putri Sambo itu bukan orang bodoh, dia dokter gigi dia nyonya jenderal bintang dua dia tahu soal hukum dia tahu konsekuensinya," ujar Irma Hutabarat seperti pada potongan video yang diunggah akun @pakde.brengos.

"Sekarang tinggal hatinya aja, terketuk enggak hatinya. Kalau saya sekarang lihat dia tidak punya hati sebagai seorang ibu dan dia sama sekali tidak mampu merasakan empati terhadap mamahnya Joshua yang menangis sampai habis air matanya," tambahnya.

Profil dan biodata Irma Hutabarat (Instagram/@irmahutabaratofficial)
Profil dan biodata Irma Hutabarat (Instagram/@irmahutabaratofficial)

Lebih lanjut, Irma Hutabarat menyebutkan bahwa saat berada di Jambi ia bertemu keluagra Brigadir J dan memeluk Rosti Simanjuntak.

"Yang dia bilang itu cuma mana tanggung jawab Bu Putri, tapi selama 48 hari ini enggak ada sedikitpun rasa empati, kepolisian tidak minta maaf, Putri Sambo enggak ngomong apa-apa," kata Irma.

"Ini orang sudah mati lo, tidak ada yang lebih menyakitkan dari seorang ibu daripada kematian anaknya," tambahnya.

Irma juga menyayangkan parlemen yang tak menanyakan bagaimana kondisi keluarga Joshua. Dia menjelaskan Joshua atau Brigadir J berasal dari kaluarga miskin dengan gaji Rp 600.000.

"Wakil rakyat yang terhormat, ada enggak yang menanyakan kondisi keluarga Joshua," kata Irma.

"Enggak ada sama sekali enggak ada," tambahnya.

Video yang diunggah pada Kamis (2/9/2022) tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.

"Nangis aku dengernya, Ya Allah gitu amat jadi manusia benar-benar enggak punya hati bahkan kata maaf aja berat diucapkan," komentar warganet.

"Jika hukum manusia dipermainkan, maka mereka lupa akan ada hukum Tuhan." imbuh warganet lain.

"Udah enggak tahu musti menanggapi gimana lagi," tambah lainnya.

"Kawal terus enggak kawal akan tenggelam, kawal sampai tuntas," tulis warganet di kolom komentar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komnas HAM dan Kapolri Beda Pendapat soal Pelecehan Seksual Brigadir J, Susno Heran!

Komnas HAM dan Kapolri Beda Pendapat soal Pelecehan Seksual Brigadir J, Susno Heran!

| Jum'at, 02 September 2022 | 08:24 WIB

Sampai Ada yang Cuci Baju Brigadir J yang Bersimbah Darah, Komnas HAM Akui Besarnya Pengaruh Kekuasaan Ferdy Sambo

Sampai Ada yang Cuci Baju Brigadir J yang Bersimbah Darah, Komnas HAM Akui Besarnya Pengaruh Kekuasaan Ferdy Sambo

| Jum'at, 02 September 2022 | 08:13 WIB

Komnas HAM Sebut Ada Empat Pelanggaran HAM dalam Kasus Penembakan Brigadir J

Komnas HAM Sebut Ada Empat Pelanggaran HAM dalam Kasus Penembakan Brigadir J

| Jum'at, 02 September 2022 | 08:12 WIB

Terkini

Iran Serang Kapal Kontainer Dekat Selat Hormuz

Iran Serang Kapal Kontainer Dekat Selat Hormuz

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:21 WIB

Gibran Respons Klaim Jusuf Kalla Soal Karier Politik Jokowi: Pak JK Itu Idola Saya

Gibran Respons Klaim Jusuf Kalla Soal Karier Politik Jokowi: Pak JK Itu Idola Saya

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:17 WIB

Warga Israel Muak dengan Netanyahu, Akui Rezim Zionis Gagal Kalahkan Iran

Warga Israel Muak dengan Netanyahu, Akui Rezim Zionis Gagal Kalahkan Iran

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:15 WIB

Usut Korupsi Proyek 'Outsourcing' Fadia Arafiq, KPK Periksa Eks Wabup Pekalongan Riswadi

Usut Korupsi Proyek 'Outsourcing' Fadia Arafiq, KPK Periksa Eks Wabup Pekalongan Riswadi

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:13 WIB

Jejak Suap Proyek di Rejang Lebong Melebar, KPK Periksa Elite PAN hingga Pejabat PU

Jejak Suap Proyek di Rejang Lebong Melebar, KPK Periksa Elite PAN hingga Pejabat PU

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:06 WIB

Uji Nyali ke Kota Berpolusi Terburuk di Dunia, Buat Bernafas Saja Butuh Perjuangan Keras

Uji Nyali ke Kota Berpolusi Terburuk di Dunia, Buat Bernafas Saja Butuh Perjuangan Keras

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:03 WIB

KPK Periksa 7 Kades terkait Dugaan Pemerasan di Pati, Tujuh Kades Ikut Diperiksa

KPK Periksa 7 Kades terkait Dugaan Pemerasan di Pati, Tujuh Kades Ikut Diperiksa

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:02 WIB

Biadab! Tentara Zionis dan Pemukim Ilegal Israel Bantai Warga Palestina di Tepi Barat

Biadab! Tentara Zionis dan Pemukim Ilegal Israel Bantai Warga Palestina di Tepi Barat

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:58 WIB

Jerman Kini Ikut Campur, Berencana Kerahkan Kapal untuk Misi Selat Hormuz

Jerman Kini Ikut Campur, Berencana Kerahkan Kapal untuk Misi Selat Hormuz

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:51 WIB

Militer Iran Siaga Tempur 100 Persen Tantang Serangan AS Meski Status Gencatan Senjata Diperpanjang

Militer Iran Siaga Tempur 100 Persen Tantang Serangan AS Meski Status Gencatan Senjata Diperpanjang

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:38 WIB