Jangan Panik Park Hang-Seo! Ribuan Aparat Bakal Kawal Laga Semifinal Indonesia Vs Vietnam di GBK

Chandra Iswinarno, Muhammad Yasir

Kamis, 05 Januari 2023 | 18:22 WIB
Jangan Panik Park Hang-Seo! Ribuan Aparat Bakal Kawal Laga Semifinal Indonesia Vs Vietnam di GBK
Pelatih Vietnam Park Hang-seo saat mengarahkan pemain di salah satu pertandingan. (Twitter/@vocketfc)

Suara.com - Sejumlah 3.624 personel gabungan akan amankan jalannya laga semifinal leg satu Piala AFF Mitsubishi Electric Cup 2022 antara Timnas Indonesia vs Vietnam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Jumat (6/1/2023) sore.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan meminta pelatih dan official Vietnam tak perlu khawatir karena pihaknya akan melakukan pengamanan optimal.

"Kami berikan pengamanan yang optimal lah seperti harapan juga official Vietnam. Jangan khawatir," kata Zulpan kepada wartawan, Kamis(5/1/2023).

Zulpan merincikan 3.624 personel gabungan tersebut meliputi 3.281 personel Polri, 212 personel TNI dan 131 personel dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan menyatakan belum menerima pemberitahuan aksi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM yang digelar Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR) pada Jumat (23/9/2022). [Suara.com/M Yasir]
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan menyatakan belum menerima pemberitahuan aksi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM yang digelar Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR) pada Jumat (23/9/2022). [Suara.com/M Yasir]

Ribuan personel tersebut akan melakukan pengamanan di ring dua atau di luar lapangan. Sedangkan pengamanan di dalam lapangan akan dilakukan oleh 500 steward.

"Sehingga diharapkan dengan kehadiran anggota yang dipersiapkan itu tidak bisa nanti penonton atau suporter yang mendekat ke bus tersebut seperti kemarin sehingga jalan terhalang sehingga bus itu bisa langsung masuk ke stadion," katanya.

Dikawal Rantis

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menyatakan akan memberikan pengamanan ekstra terhadap rombongan bus timnas Vietnam. Pengamanan ekstra dengan melibatkan kendaraan rantis ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya peristiwa penyerangan yang dilakukan suporter Indonesia seperti yang dialami bus timnas Thailand pekan lalu.

"Ya tentu ada pengamanan yang lebih ketat terhadap rombongan pemain dan official Vietnam. Polda Metro Jaya juga akan menyiapkan kendaraan rantis untuk mengawal kendaraan bus pemain Vietnam," ungkap Zulpan.

baca juga

Di sisi lain, kata Zulpan, kendaraan dari polisi lalu lintas juga akan memberikan pengawalan untuk memperlancar perjalanan.

"Di samping tentunya menggunakan pengawalan dengan kendaraan pengawalan lalu lintas," katanya.

Sebelumnya, Pelatih Vietnam, Park Hang-Seo meminta kepada seluruh pihak keamanan yang berwajib untuk memberikan pengawalan yang ketat saat timnya berada di Indonesia.

Juru latih asal Korea Selatan itu tidak mau anak asuhnya mengalami nasib seperti halnya tim Thailand pada babak penyisihan grup yang melakoni laga tandang ke Indonesia.

Saat itu, sepanjang jalan masuk ke stadion, bus yang ditumpangi tim Gajah Putih Thailand dipenuhi oleh suporter Indonesia sehingga mengganggu perjalanan. Apalagi ketika itu sempat terjadi insiden pelemparan batu yang diduga dilakukan suporter Indonesia ke bus timnas Thailand.

Menurutnya, saat Vietnam melakoni laga tandang, tim tamu harus memiliki jaminan keamanan yang bagus, begitupun sebaliknya pada saat Indonesia datang ke negera mereka.

"Saya tidak begitu tahu situasi Thailand seperti apa, tetapi jika demikian, maka Vietnam harus menanyakan masalah ini saat pergi ke luar negeri. Tim tandang membutuhkan perlindungan di Indonesia dan mereka datang ke Vietnam, kami akan memiliki tanggung jawab untuk melindungi mereka," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kalahkan Vietnam di Semifinal Piala AFF 2022, Akankah Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik Drastis?

Kalahkan Vietnam di Semifinal Piala AFF 2022, Akankah Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik Drastis?

Bola | Kamis, 05 Januari 2023 | 18:02 WIB

Pelatih Vietnam Ngambek Sampai Nyinyir Kemampuan Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023

Pelatih Vietnam Ngambek Sampai Nyinyir Kemampuan Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023

Bola | Kamis, 05 Januari 2023 | 17:53 WIB

Piala AFF 2022: Marselino Ferdinan Akui Tidak Mudah Kalahkan Vietnam, Tapi...

Piala AFF 2022: Marselino Ferdinan Akui Tidak Mudah Kalahkan Vietnam, Tapi...

Bola | Kamis, 05 Januari 2023 | 17:50 WIB

Terkini

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:23 WIB

Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok

Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:18 WIB

Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah

Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:00 WIB

Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara

Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:58 WIB

Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah

Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:18 WIB

Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar

Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:43 WIB

Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus

Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:35 WIB

ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!

ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:16 WIB

Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi

Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:00 WIB

Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?

Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:53 WIB

×