Jokowi Langsung Minta Provokator Kerusuhan PT GNI Ditangkap, JATAM: Nggak Aneh, Dia Tutup Mata untuk Masalah Sebenarnya

Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 20 Januari 2023 | 15:44 WIB
Jokowi Langsung Minta Provokator Kerusuhan PT GNI Ditangkap, JATAM: Nggak Aneh, Dia Tutup Mata untuk Masalah Sebenarnya
PT. Gunbuster Nickel Industri kini kembali menjadi sorotan usai adanya bentrok antara para pekerja. (Ist)

Suara.com - Anggota JATAM Nasional, April Perlindungan mengaku tidak terkejut dengan sikap Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang langsung meminta agar provokator di balik kerusuhan di PT Gunbuster Nickel Industri (GNI) di Morowali Utara, Sulawesi Tengah untuk segera ditangkap. Menurut April, sikap Jokowi itu menandakan upaya tutup mata dari pemerintah akan masalah sesungguhnya yang terjadi di PT GNI.

"Sebetulnya tidak terkejut, sih, ketika presiden menginstruksikan pascakejadian ini berlangsung untuk langsung menangkap para buruh dan narasi yang dibangun ada provokator lah, ada pihak luar yang mengompori," kata April dalam sebuah diskusi bertajuk "Ambisi Investasi Jokowi dan Bentrokan Maut Buruh Tambang" melalui YouTube Mining Advocacy Network pada Jumat (20/1/2023).

April menerangkan menurut informasi yang diterima JATAM, pekerja di PT GNI itu telah mengadukan perusahaan ke Dinakertrans serta pihak lainnya untuk memperjuangkan hak-haknya. Akan tetapi, pengaduan itu tidak pernah ditanggapi.

Sampai akhirnya, para pekerja memutuskan untuk berunjuk rasa. Namun, April menyayangkan adanya kendala bahasa tenaga kerja lokal dengan tenaga kerja asing (TKA) sehingga seolah-olah kerusuhan itu terjadi akibat adanya pertikaian kedua belah pihak.

April lantas melihat kalau bentrok antar pegawai tersebut malah dijadikan tameng PT GNI untuk menutupi kejahatan-kejahatan yang dilakukannya. Ia mengungkap kalau PT GNI milik pengusaha asal Cina, Tony Zhou Yuan itu memiliki jejarang bisnis hingga ke Halmahera.

Kesenjangan antara pekerja lokal dengan TKA itu disebutkan April memang sengaja dilakukan oleh PT GNI. Ia khawatir kalau tindakan PT GNI itu juga dilakukan di daerah-daerah lain.

"Kesenjangan sengaja dipelihara agar mengaburkan konflik struktural sebelumnya. Jadi seharusnya konfliknya struktural ini diupayakan menjadi konflik seolah pekerja dan pekerja," ucapnya.

Perintah Jokowi

Jokowi telah mendapatkan laporan mengenai kerusuhan yang terjadi di kawasan pabrik smelter PT Gunbuster Nickel Industri atau PT GNI di Morowali Utara, Sulawesi Tengah. Jokowi langsung memerintahkan agar pelaku di balik terjadinya kerusuhan itu ditindak tegas.

baca juga

Perintah tersebut langsung disampaikan Jokowi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Yang jelas beliau memerintahkan kepada kepolisian untuk menindaktegas pelaku tindak pidana atau pengrusakan dan pelaku pelanggar hukum, mengungkap seterang-terangnya," kata Listyo melalui konferensi pers yang ditayangkan di YouTube Sekretariat Presiden, Senin (16/1/2023).

Listyo sempat menyebut ada 71 orang yang diamankan pihak kepolisian. Sebanyak 17 orang diantaranya telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam kesempatan yang sama, Jokowi juga meminta kepada Listyo untuk mengerahkan personel keamanan di kawasan industri smelter tersebut. Sebab, industri smelter itu akan kembali beroperasi pada Selasa (17/1/2023) esok.

Jokowi mau agar industri di sana bisa berjalan tanpa ada gangguan seperti kerusuhan yang menyebabkan 3 orang tewas.

"Karena ini juga tentunya akan mengganggu tenaga kerja Indonesia yang jumlahnya cukup besar yang tentunya akan terdampak apabila operasional dari perusahaan terganggu," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Jokowi Tak Pakai Sutra Lagi, Tapi Telanjang' Rocky Gerung Kritik Dugaan Pengerahan Aparat Buat Sambut Blusukan Presiden

'Jokowi Tak Pakai Sutra Lagi, Tapi Telanjang' Rocky Gerung Kritik Dugaan Pengerahan Aparat Buat Sambut Blusukan Presiden

Metro | Jum'at, 20 Januari 2023 | 15:29 WIB

Pendukung Jokowi Geram Gegara Sebutan Firaun, Fahri Hamzah: Jangan Memantik Ekstrimitas..

Pendukung Jokowi Geram Gegara Sebutan Firaun, Fahri Hamzah: Jangan Memantik Ekstrimitas..

Metro | Jum'at, 20 Januari 2023 | 15:00 WIB

Indonesia Terima Turis China Saat Negara Lain Menolak, Begini Kata Jokowi

Indonesia Terima Turis China Saat Negara Lain Menolak, Begini Kata Jokowi

Bisnis | Jum'at, 20 Januari 2023 | 14:40 WIB

Soal Jokowi Mirip Firaun, Pengamat Buka Bedanya: Masa Blusukan..

Soal Jokowi Mirip Firaun, Pengamat Buka Bedanya: Masa Blusukan..

Metro | Jum'at, 20 Januari 2023 | 14:12 WIB

Cerita Jokowi Jalan Kaki 30 Menit Gegara Mobilnya Tak Bisa Gerak Leluasa di Minahasa Utara

Cerita Jokowi Jalan Kaki 30 Menit Gegara Mobilnya Tak Bisa Gerak Leluasa di Minahasa Utara

News | Jum'at, 20 Januari 2023 | 13:21 WIB

Terkini

Dino Patti Djalal Kritik RI Tak Hadir di Iran: Indonesia Takut sama Amerika?

Dino Patti Djalal Kritik RI Tak Hadir di Iran: Indonesia Takut sama Amerika?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 10:10 WIB

SPMB 2026: Dari Dugaan Gratifikasi hingga Siswa Titipan

SPMB 2026: Dari Dugaan Gratifikasi hingga Siswa Titipan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 10:05 WIB

Setengah Abad Menanti Sertifikat: Perjuangan Warga Dua RW di Jaksel Mencari Kepastian Hak Tanah

Setengah Abad Menanti Sertifikat: Perjuangan Warga Dua RW di Jaksel Mencari Kepastian Hak Tanah

News | Senin, 06 Juli 2026 | 09:43 WIB

Shopee Belanja Instant 1 Jam Tiba, Solusi Praktis Penuhi Kebutuhan Harian

Shopee Belanja Instant 1 Jam Tiba, Solusi Praktis Penuhi Kebutuhan Harian

News | Senin, 06 Juli 2026 | 09:00 WIB

Tragedi Ibu Hamil Tewas di Sugapa, Komnas HAM Desak Akhiri Kekerasan di Wilayah Sipil

Tragedi Ibu Hamil Tewas di Sugapa, Komnas HAM Desak Akhiri Kekerasan di Wilayah Sipil

News | Senin, 06 Juli 2026 | 08:52 WIB

Viral Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa, Bang Jago Ditangkap Polisi

Viral Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa, Bang Jago Ditangkap Polisi

News | Senin, 06 Juli 2026 | 07:25 WIB

Di Balik Pemakaman Ali Khamenei: Simbol Agama dan Pesan Politik yang Menggema ke Dunia

Di Balik Pemakaman Ali Khamenei: Simbol Agama dan Pesan Politik yang Menggema ke Dunia

News | Senin, 06 Juli 2026 | 07:05 WIB

Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Tembakau Sintetis, Transaksi Dilakukan Lewat Media Sosial

Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Tembakau Sintetis, Transaksi Dilakukan Lewat Media Sosial

News | Senin, 06 Juli 2026 | 07:01 WIB

Ribuan Pelayat Ayatollah Khamenei Kibarkan Bendera Merah, Serukan Balas Dendam

Ribuan Pelayat Ayatollah Khamenei Kibarkan Bendera Merah, Serukan Balas Dendam

News | Senin, 06 Juli 2026 | 00:59 WIB

Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup

Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:00 WIB

×