Panca Sudah Mau Diusir Pemilik Kontrakan Sebelum Habisi Nyawa Empat Anaknya di Tempat Tidur

Dwi Bowo Raharjo, Faqih Fathurrahman

Kamis, 07 Desember 2023 | 16:51 WIB
Panca Sudah Mau Diusir Pemilik Kontrakan Sebelum Habisi Nyawa Empat Anaknya di Tempat Tidur
Empat orang anak di bawah umur berinisial V (6), S (4), A (3), dan A(1) tewas di atas kasur dalam rumah kontrakan di Jalan Kebagusan Raya, Gang Roman, RT 4/3, No. 1A, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Rabu (6/12/2023). (Suara.com/Faqih)

Suara.com - Empat orang anak di bawah umur berinisial V (6), S (4), A (3), dan A(1) tewas di atas kasur dalam rumah kontrakan. Penemuan mayat itu terjadi di Jalan Kebagusan Raya, Gang Roman, RT 4/3, No. 1A, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Rabu (6/12/2023).

Keempat bocah tersebut tewas diduga akibat dibunuh ayahnya, bernama Panca Darmansyah (41).

Berdasarkan keterangan warga sekitar, Panca merupakan seorang pengangguran. Ia juga diketahui telah menunggak kontrakan selama 4 bulan.

Hal itu disampaikan pemilik kontrakan, Asmaro Dwi (64). Disebutnya, Panca ngontrak di rumahnya sejak 25 April 2022 silam.

“Harga perbulan Rp 2,5 juta. Kalau menunggak, iya. Sudah 4 bulan ini dia tidak bayar,” kata Dwi di lokasi, Kamis (7/12/2023).

Dwi mengatakan sumber penghasilan keluarga Panca hanya bersumber dari istrinya. Panca sendiri membayar kontrakan pada 4 Agustus lalu.

Meski nunggak, ia memberikan toleransi terhadap Panca lantaran kasihan masih memiliki 4 anak yang masih kecil-kecil.

“Pertimbangan saya, kasihan dia punya anak kecil. Saya kasih toleransi sampai tanggal 15 bulan ini,” ungakap Dwi.

Namun jika sudah jatuh tempo 15 Desember Panca tidak dapat melunasi tunggakannya, dengan berat hati Dwi memintanya untuk mencari tempat tinggal lain.

baca juga

“Ya saya bilang, 'mohon cari tempat lain saja',” kata Dwi.

Selama menunggak, Panca hanya bisa berjanji untuk segera melunasi tunggakannya. Permohonan agar tidak diusir hanya bisa Panca utarakan lewat pesan singkat Whatsapp.

“Cuma bilang, saya akan bayar. Terus saya japri. 'Pak sepertinya kesabaran saya mulai habis, saya kasih batas toleransi sampe tanggal 15 bulan ini, untuk selanjutnya silahkan cari kontrakan baru',” ucap Dwi menirukan pesan yang dikirimkan untuk Panca.

Sebelumnya tetangga Panca, Titin mengaku terakhir kali melihat anak-anak Panca di luar rumah pada Minggu (3/12/2023) sore.

Titin kemudian mengaku mencium aroma busuk di sekitar rumah Panca pada Rabu (6/12/2023) pagi. Aroma tersebut bertambah menyengat saat siang hari.

Hingga akhirnya Ketua RT setempat bersama pemilik kontrakan memutuskan untuk mendobrak rumah tersebut.

Sesaat sebelum dibongkar, kerumunan lalat hijau berkerubung di sekitar ventilasi yang berada di atas jendela kontrakan.

Tak lama, pintu berhasil dibuka. Para warga tercengang lantaran melihat Panca yang telah berlumuran darah akibat luka dilengannya.

Sementara saat itu, sebilah pisau masih menancap di tubuh Panca. Saat menelisik ke dalam kamar, empat anak Panca ditemukan tewas berbanjar di atas kasur.

Titin bahkan tak ingin memberikan lebih dalam soal keempat anak tersebut, lantaran tak kuasa menahan tangis.

“Ibu takut sudah nangis duluan inget anaknya. Anaknya lagi lucu-lucunya,” jelas Titin.

Penampakan rumah Panca Darmansyah, ayah yang diduga membunuh empat anaknya di Jagakarsa, Jakarta Selatan. (Suara.com/Faqih)
Penampakan rumah Panca Darmansyah, ayah yang diduga membunuh empat anaknya di Jagakarsa, Jakarta Selatan. (Suara.com/Faqih)

Lakukan KDRT

Sebelum peristiwa mengenaskan ini, Panca dan istrinya sempat terlibat cekcok. Dalam sebulan terakhir, sudah dua kali pertengkaran antara Panca dan Devnisa terjdi.

Terakhir pertengkaran mereka terjadi pada Sabtu (2/12/2023) lalu. Bahkan saat itu, Panca sempat melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) hingga Devnisa harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Dari pengakuan Panca, pertengkaran tersebut akibat istrinya memiliki pria idaman lain.

Pesan untuk Bunda

Sesaat sebelum ditemukan warga berlumuran darah, Panca sempat menuliskan pesan untuk sang istri. Pesan tersebut ditulis di atas lantai dengan corak berwarna merah.

“Puas Bunda Tx For All,” tulis pesan tersebut.

Meski demikian, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Ary Syam Indardi mengatakan dirinya tidak ingin terlalu dini menyimpulkan itu semua.

Pihaknya masih melakukan pendalam terkait peristiwa ini, termasuk pesan untuk bunda.

“Kami temukan ada tulisan berwarna merah di lantai, masih didalami ditulis siapa, warna merah apa. Harus pasti, tidak boleh berandai-andai,” jelasnya.

Ade Ary juga menyebut pihaknya bakal melakukan uji laboratoris terkait tulisan tersebut.

“Akan kami lakukan uji laboratoris,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta Baru! Panca Diduga Bunuh Keempat Anaknya Pakai Bantal, Disekap Hingga Tewas

Fakta Baru! Panca Diduga Bunuh Keempat Anaknya Pakai Bantal, Disekap Hingga Tewas

News | Kamis, 07 Desember 2023 | 15:30 WIB

Tetangga Tak Kuasa Tahan Tangis Cerita 4 Anak Tewas Dibunuh Di Jagakarsa: Mereka Lagi Lucu-lucunya

Tetangga Tak Kuasa Tahan Tangis Cerita 4 Anak Tewas Dibunuh Di Jagakarsa: Mereka Lagi Lucu-lucunya

News | Kamis, 07 Desember 2023 | 14:38 WIB

Ayah di Jagakarsa Diduga Bunuh Empat Anak, Yang Tersisa Hanya Mainan Motor-motoran di Teras Rumah

Ayah di Jagakarsa Diduga Bunuh Empat Anak, Yang Tersisa Hanya Mainan Motor-motoran di Teras Rumah

News | Kamis, 07 Desember 2023 | 14:10 WIB

Kronologi Kasus Pembunuhan 4 Anak di Jagakarsa, Pesan Darah 'Puas Bunda' hingga Jasad Dijejer

Kronologi Kasus Pembunuhan 4 Anak di Jagakarsa, Pesan Darah 'Puas Bunda' hingga Jasad Dijejer

News | Kamis, 07 Desember 2023 | 14:06 WIB

Belajar Dari Kasus KDRT dan Pembunuhan Empat Anak di Jagakarsa, KemenPPPA Minta Keluarga Jadi Penengah

Belajar Dari Kasus KDRT dan Pembunuhan Empat Anak di Jagakarsa, KemenPPPA Minta Keluarga Jadi Penengah

Lifestyle | Kamis, 07 Desember 2023 | 13:05 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×