Pengungsi Ukraina Terancam Dikembalikan usai Hungaria Terapkan Undang-undang Baru

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Jum'at, 23 Agustus 2024 | 16:17 WIB
Pengungsi Ukraina Terancam Dikembalikan usai Hungaria Terapkan Undang-undang Baru
Ilustrasi Pengungsi Ukraina. (Foto: AFP)

Suara.com - Undang-undang baru yang mengancam akan mengusir ribuan migran dari Ukraina kembali ke negara asal mereka atau ke jalanan telah diterapkan di Hungaria. Berlaku mulai hari Rabu, langkah legislatif ini menolak akses pengungsi Ukraina ke akomodasi yang disubsidi pemerintah.

Aturan baru ini merupakan hasil keputusan yang dibuat pada bulan Juni oleh Perdana Menteri Nasionalis Viktor Orban untuk membatasi bantuan publik bagi pengungsi dari wilayah Ukraina yang diperkirakan tidak terdampak oleh perang antara Ukraina dan Rusia.

Daftar tersebut, yang akan diperbarui setiap bulan oleh pemerintah Hungaria, mencakup tiga belas wilayah di Ukraina. Tidak diketahui berapa banyak dari 31.000 warga Ukraina yang mencari perlindungan di Hungaria yang akan terdampak oleh undang-undang baru tersebut.

Komisaris Pemerintah Norbert Pal membela perubahan tersebut sebagai "wajar dan proporsional" setelah dua setengah tahun perang. Ia mengatakan kepada surat kabar Magyar Nemzet yang pro-pemerintah bahwa "mereka yang ingin bangkit kembali di Hungaria telah mampu melakukannya."

Sekelompok pengungsi Ukraina tiba di stasiun kereta api Zahonyi, lokasi yang berdekatan dengan perbatasan Ukuraina-Hungaria. (Foto: AFP)
Sekelompok pengungsi Ukraina tiba di stasiun kereta api Zahonyi, lokasi yang berdekatan dengan perbatasan Ukuraina-Hungaria. (Foto: AFP)

Tempat penampungan milik swasta telah mulai mengusir para pengungsi yang kini tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan dukungan, kata kelompok Bantuan Migrasi.

Di Kocs, sebelah utara Budapest, sekitar 120 pengungsi diusir dari sebuah wisma tamu di bawah pengawasan polisi pada hari Rabu, seorang fotografer AFP melihat.

Sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak Roma dari Transkarpathia di Ukraina barat, tempat terdapat komunitas besar Hongaria.

"Kami berada dalam situasi tanpa harapan karena kami tidak punya tempat tujuan," Marina Amit, seorang ibu lima anak yang melarikan diri ke Hongaria tahun lalu, mengatakan kepada AFP.

"Kami tidak bisa pulang ke Ukraina; saya punya seorang putra berusia 17 tahun," tambahnya, mengatakan ia khawatir putranya akan direkrut menjadi tentara Ukraina.

Badan pengungsi PBB, UNHCR, memperkirakan minggu ini bahwa 2.000-3.000 warga Ukraina bisa kehilangan akses ke akomodasi bersubsidi.

Perubahan aturan tersebut akan mengakibatkan "hilangnya pekerjaan dan berdampak pada pendaftaran sekolah, membahayakan pencapaian integrasi positif yang diperoleh sejauh ini," kata UNHCR dalam sebuah pernyataan yang mendesak Hungaria untuk mempertimbangkan kembali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Akui RUU Pilkada Belum Sempurna, Siap Disempurnakan Periode Depan

DPR Akui RUU Pilkada Belum Sempurna, Siap Disempurnakan Periode Depan

Video | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 14:30 WIB

Wajar Jika Mahasiswa Curiga, Masinton PDIP Soroti Perilaku Elite yang Dinilai Munafik

Wajar Jika Mahasiswa Curiga, Masinton PDIP Soroti Perilaku Elite yang Dinilai Munafik

Video | Kamis, 22 Agustus 2024 | 19:45 WIB

Baru Bilang Batal, Dasco Malah Bicara Kemungkinan RUU Pilkada Disahkan di Masa Mendatang

Baru Bilang Batal, Dasco Malah Bicara Kemungkinan RUU Pilkada Disahkan di Masa Mendatang

News | Kamis, 22 Agustus 2024 | 20:17 WIB

Tolak Revisi Undang-undang Pilkada, Mahasiswa Serang Blokade Jalan Hingga Bakar Ban

Tolak Revisi Undang-undang Pilkada, Mahasiswa Serang Blokade Jalan Hingga Bakar Ban

News | Kamis, 22 Agustus 2024 | 18:58 WIB

LIVE STREAMING: #KAWALPUTUSANMK, Rakyat Geruduk Gedung DPR

LIVE STREAMING: #KAWALPUTUSANMK, Rakyat Geruduk Gedung DPR

Video | Kamis, 22 Agustus 2024 | 11:04 WIB

Ukraina Luncurkan Serangan Drone Besar-Besaran ke Moskow

Ukraina Luncurkan Serangan Drone Besar-Besaran ke Moskow

News | Rabu, 21 Agustus 2024 | 17:23 WIB

Terkini

Niat Lerai Cekcok Berujung Maut, Dico Tewas Dikeroyok dan Dilempar dari Lantai 2 Weston Billiard

Niat Lerai Cekcok Berujung Maut, Dico Tewas Dikeroyok dan Dilempar dari Lantai 2 Weston Billiard

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:14 WIB

'Pesta Babi' Ungkap Realitas Kelam, Kader PDIP: Jika Film Itu Tidak Bagus, Sediakan Ruang Debat

'Pesta Babi' Ungkap Realitas Kelam, Kader PDIP: Jika Film Itu Tidak Bagus, Sediakan Ruang Debat

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:25 WIB

Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua

Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:22 WIB

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:45 WIB

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:15 WIB

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 20:14 WIB

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:44 WIB

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:36 WIB

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:29 WIB

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:21 WIB