Kepala BKN Ungkap Ada 1.967 CPNS 2024 Pilih Mundur, Ternyata Ini Pemicunya!

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 23 April 2025 | 10:33 WIB
Kepala BKN Ungkap Ada 1.967 CPNS 2024 Pilih Mundur, Ternyata Ini Pemicunya!
Para peserta menjalani seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahap seleksi kompetensi dasar di kantor Balai Kepegawaian Negara (BKN), Jakarta, pada Rabu (16/10/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan, jika ada sebanyak 1.967 calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2024 yang menyatakan mengundurkan diri.

Zudan mengungkapkan, para CPNS yang mengundurkan diri tersebut merupakan peserta yang lolos karena kebijakan optimalisasi formasi. Ada 16.000 peserta yang lolos melalui skema optimalisasi.

Hal itu disampaikan Zudan usai adanya isu terkait banyaknya CPNS hasil seleksi 2024 beramai-ramai mengundurkan diri, padahal mereka sudah dinyatakan lolos.

"Setelah diisi dengan optimalisasi, ada 1.967 yang mengundurkan diri, atau sekitar 12,12 persen. Alhamdulillah, masih ada 88 persen yang tadinya kosong menjadi terisi," kata Zudan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip pada Rabu (23/4/2025).

Mekanisme optimalisasi, kata dia, dilakukan untuk mengisi formasi CPNS yang kosong, akibat tidak adanya pelamar.

Adanya hal itu memungkinkan pelamar yang tidak lolos di instansi tujuan awalnya, untuk dialihkan ke instansi lain yang membutuhkan dan masih memiliki formasi kosong.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh saat ditemui awak media di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta. (Suara.com/Bagaskara)
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh saat ditemui awak media di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta. (Suara.com/Bagaskara)

"Optimalisasi itu konsepnya begini, ada formasi yang kosong, tidak ada pendaftarnya. Nah, kalau itu dibiarkan, akan terjadi kekosongan yang besar," ujar Zudan.

Zudan kemudian mengambil contoh dimana, ada seorang peserta yang melamar sebagai dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) dengan kualifikasi doktor manajemen. Akan tetapi dia tak lolos karena berada di peringkat ketiga, sementara formasi yang tersedia hanya dua.

Adanya optimalisasi formasi, kata dia, peserta yang tak lolos itu dapat dialihkan ke formasi lain dan kampus lain yang masih kosong atau tak ada pelamar.

baca juga

“Ternyata di Universitas Udayana dibuka formasi dosen ekonomi dengan spesifikasi minimal doktor ekonomi. Di sana tidak ada yang melamar. Maka agar di Udayana tadi tidak kosong dikirimlah yang melamar di UI ini,” katanya.

“Yang tadinya tidak diterima, menjadi diterima di Udayana. Nah, ini dikirim secara sistem dari tes yang terbaik hasilnya,” tambah Zudan. 

Lebih lanjut, menurutnya, pada awalnya 16.00 formasi berhasil terisi lewat proses optimalisasi tersebut, akan tetapi tak semua peserta yang dialihkan bersedia menerima penempatan tersebut.

"Yang mengundurkan diri sekitar 1.900 an. Jadi terisi 88 persen. Bayangkan bila tidak ada optimalisasi, akan terjadi kekosongan 16.000," katanya.

Adapun skema ini sudah diumumkan sejak awal seleksi, sehingga tak menjadi hal baru.

“Sejak awal sudah diumumkan akan ada optimalisasi,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Absen, Prabowo Cuma Kirim Utusan ke Pemakaman Paus Fransiskus, Mengapa?

Absen, Prabowo Cuma Kirim Utusan ke Pemakaman Paus Fransiskus, Mengapa?

News | Rabu, 23 April 2025 | 09:32 WIB

Prabowo Efisiensi Anggaran, Gus Yahya Santai: Paling Tidak Proyek dengan PBNU Jalan

Prabowo Efisiensi Anggaran, Gus Yahya Santai: Paling Tidak Proyek dengan PBNU Jalan

News | Rabu, 23 April 2025 | 07:05 WIB

Didukung PAN Nyapres Lagi di 2029, Prabowo Santai: Ah Nanti Lah Itu...

Didukung PAN Nyapres Lagi di 2029, Prabowo Santai: Ah Nanti Lah Itu...

News | Selasa, 22 April 2025 | 18:57 WIB

Dukung Niat Prabowo Relokasi Warga Gaza, Gus Yahya: Jangan Berhenti Pak, Mohon Diproses Terus

Dukung Niat Prabowo Relokasi Warga Gaza, Gus Yahya: Jangan Berhenti Pak, Mohon Diproses Terus

News | Selasa, 22 April 2025 | 18:42 WIB

Tanggapi Desakan Jenderal Fachrul Razi dkk Copot Wapres, PSI Bela Gibran: Ini Mandat Rakyat!

Tanggapi Desakan Jenderal Fachrul Razi dkk Copot Wapres, PSI Bela Gibran: Ini Mandat Rakyat!

News | Minggu, 20 April 2025 | 10:29 WIB

Terkini

Polres Kudus Bersinergi Perkuat Perlindungan JKN bagi Masyarakat Kelompok Rentan

Polres Kudus Bersinergi Perkuat Perlindungan JKN bagi Masyarakat Kelompok Rentan

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Anak Aktif atau ADHD? Kenali Gejala yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Anak Aktif atau ADHD? Kenali Gejala yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:19 WIB

Apakah Semakin Mahal Skincare Semakin Bagus Efeknya? Ini Faktanya

Apakah Semakin Mahal Skincare Semakin Bagus Efeknya? Ini Faktanya

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:19 WIB

BRI Optimalkan Momentum MotoGP Mandalika untuk Perluas Peluang Bisnis

BRI Optimalkan Momentum MotoGP Mandalika untuk Perluas Peluang Bisnis

Malang | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:19 WIB

Istana Jawab Protes Negara Tetangga, Pemerintah Ungkap Sulitnya Padamkan Karhutla Gambut

Istana Jawab Protes Negara Tetangga, Pemerintah Ungkap Sulitnya Padamkan Karhutla Gambut

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:18 WIB

KPK Geledah 3 Lokasi di Pemalang, Sita Dokumen dan Bukti Elektronik Kasus Anom

KPK Geledah 3 Lokasi di Pemalang, Sita Dokumen dan Bukti Elektronik Kasus Anom

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:18 WIB

MotoGP Mandalika 2026, BRI Dorong Transaksi Digital hingga Bisnis UMKM

MotoGP Mandalika 2026, BRI Dorong Transaksi Digital hingga Bisnis UMKM

Jatim | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:17 WIB

Sugiono Berpamitan, Arrmanatha Nasir Resmi Melanjutkan Estafet Menlu

Sugiono Berpamitan, Arrmanatha Nasir Resmi Melanjutkan Estafet Menlu

Foto | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:17 WIB

Utang Rp25 Juta Diduga Jadi Motif Pembunuhan Sopir Ojol di Sumedang

Utang Rp25 Juta Diduga Jadi Motif Pembunuhan Sopir Ojol di Sumedang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:16 WIB

Ikuti Rapat Bareng Prabowo, Dudung Buka Suara Soal Status Bencana Nasional Karhutla

Ikuti Rapat Bareng Prabowo, Dudung Buka Suara Soal Status Bencana Nasional Karhutla

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:15 WIB

×