Pak Eko Diteror Setelah Protes Sound Horeg di Kediri, Foto Disebar hingga Dikeroyok Massa!

Bella | Suara.com

Rabu, 30 Juli 2025 | 15:24 WIB
Pak Eko Diteror Setelah Protes Sound Horeg di Kediri, Foto Disebar hingga Dikeroyok Massa!
Pak Eko, mengaku mendapatkan teror hingga dikeroyok massa usai menolak sound horeg. (Tangkapan layar)

Suara.com - Seorang warga Desa Kepung, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, bernama Pak Eko, mengalami teror dan pengucilan sosial setelah memprotes kegiatan pawai sound horeg yang digelar di desanya.

Dalam aduannya kepada Radio Andika pada Selasa (29/7), Pak Eko menyampaikan bahwa saat pawai berlangsung, rombongan sound horeg sengaja berhenti di depan rumahnya dan menyalakan suara keras dari pukul 13.30 hingga pukul 21.00 WIB.

Padahal, orang tuanya sedang sakit dan membutuhkan ketenangan.

“Kita diteror pak, mulai jam 13.30 sampai jam 9 malam. Di depan rumah itu bahkan sound itu dihadapkan ke rumah, dimatikan dulu, lalu disetel sekeras-kerasnya,” ujarnya.

“Alhamdulillah kita dapat atensi dari Pak Kapolres dan pihak kepolisian, sehingga alhamdulillah saya merasa aman. Cuma ya, ibu saya syok berat dan bapak saya ketakutan anaknya kalau keluar kayak gini, ya takut terjadi apa-apa,” katanya lagi.

Pak Eko mengaku telah melaporkan peristiwa tersebut ke Kepala Desa, namun tidak mendapat respons.

Menurutnya, banyak warga sebenarnya juga tidak setuju dengan kegiatan tersebut, apalagi karena panitia meminta iuran hingga Rp500 ribu per kepala keluarga.

Namun sebagian besar warga memilih diam karena takut, dan beberapa bahkan memilih mengungsi dari desa untuk sementara waktu.

Tak hanya mengalami teror, Pak Eko juga menjadi sasaran kampanye negatif.

“Foto kami disebar di antara mereka, bahwa ‘ini lho yang menghambat keberadaan Sound Horeg’,” tuturnya.

Hubungan sosial di lingkungannya pun memburuk, dengan warga sekitar yang mulai menjauh dari keluarganya.

Pak Eko mengungkap bahwa pada tahun 2022 ia juga pernah menjadi korban pengeroyokan setelah menegur rombongan sound horeg yang melintas di depan rumah.

Kini, ia berharap Pemerintah Kabupaten Kediri dan Polres Kediri bisa memberikan perlindungan dan perhatian serius atas situasi yang dialaminya.

Tentang Sound Horeg

Fenomena sound horeg merupakan tradisi adu kekuatan sound system raksasa yang berasal dari budaya karnaval dan hajatan di Jawa Timur, khususnya di wilayah seperti Malang dan Kediri.

Istilah "horeg" yang berarti "bergetar" dalam bahasa Jawa secara harfiah menggambarkan dampak dari dentuman bass berkekuatan ekstrem yang mampu menggetarkan lingkungan sekitar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Random Emak-Emak Genit Jadi Bestie Pegawai Bank Ganteng di Jakarta

Kisah Random Emak-Emak Genit Jadi Bestie Pegawai Bank Ganteng di Jakarta

Entertainment | Rabu, 30 Juli 2025 | 15:20 WIB

CEK FAKTA: Erick Thohir Minta Polisi Hentikan Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Benarkah?

CEK FAKTA: Erick Thohir Minta Polisi Hentikan Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Benarkah?

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 15:06 WIB

Panitia Tarik Iuran Rp500 Ribu per KK Demi Karnaval Sound Horeg, Warga yang Menolak akan Diteror?

Panitia Tarik Iuran Rp500 Ribu per KK Demi Karnaval Sound Horeg, Warga yang Menolak akan Diteror?

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 15:04 WIB

Benarkah Memed Penemu Sound Horeg Viral? Ini Awal Mula Julukan Thomas Alva Edi Sound!

Benarkah Memed Penemu Sound Horeg Viral? Ini Awal Mula Julukan Thomas Alva Edi Sound!

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 14:49 WIB

Tolak Sound Horeg karena Ibu sedang Sakit, Warga Kediri Ini Malah Dapat Teror

Tolak Sound Horeg karena Ibu sedang Sakit, Warga Kediri Ini Malah Dapat Teror

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 14:46 WIB

Warga sampai Antre, Berapa Tarif Foto Bareng Biduan Sound Horeg?

Warga sampai Antre, Berapa Tarif Foto Bareng Biduan Sound Horeg?

Entertainment | Rabu, 30 Juli 2025 | 14:32 WIB

Biasa Setting Paket 1 Miliar, Mobil Dinas Edi Penemu Sound Horeg Anti Mainstream

Biasa Setting Paket 1 Miliar, Mobil Dinas Edi Penemu Sound Horeg Anti Mainstream

Otomotif | Rabu, 30 Juli 2025 | 14:26 WIB

Bagaimana Cara Membuat Akun Letterboxd seperti Anies Baswedan?

Bagaimana Cara Membuat Akun Letterboxd seperti Anies Baswedan?

Lifestyle | Rabu, 30 Juli 2025 | 11:43 WIB

9 Tahun Tinggal di Kolong Jembatan, Kisah Pilu Dokter Bertahan Hidup Berkat Kebaikan Masyarakat

9 Tahun Tinggal di Kolong Jembatan, Kisah Pilu Dokter Bertahan Hidup Berkat Kebaikan Masyarakat

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 11:06 WIB

Pertanyaan Kalcer: Lebih Dulu Mana, Sound Horeg di Indonesia atau India?

Pertanyaan Kalcer: Lebih Dulu Mana, Sound Horeg di Indonesia atau India?

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 08:19 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB