Deretan Dosa Ekonomi Pemerintah Versi BEM UI: Rakyat Dipajaki, Elit Dimanjakan

Dythia Novianty | Suara.com

Selasa, 26 Agustus 2025 | 13:04 WIB
Deretan Dosa Ekonomi Pemerintah Versi BEM UI: Rakyat Dipajaki, Elit Dimanjakan
Ilustrasi Universitas Indonesia. (IG/@univ_indonesia)

Suara.com - Sebuah narasi berjudul “Ekonomi Negara Bobrok, Rakyat Dirampok!” beredar yang isinya membeberkan sederet kebijakan kontroversial yang disebut hanya menguntungkan elite, sementara rakyat dibiarkan menanggung beban.

Berbentuk kritikan, BEM UI membeberkan sejumlah kebijakan dan fenomena yang dianggap sebagai bukti nyata dari kegagalan pemerintah dalam mengelola ekonomi negara, berikut poin-poinnya:

  • Anggaran DPR 'Menggila': Dalam RAPBN 2026, anggaran DPR meroket menjadi Rp 9,9 triliun, dengan tunjangan rumah naik drastis menjadi Rp 50 juta per bulan untuk setiap anggota.
  • Pajak Mencekik Rakyat: Terjadi kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) secara ugal-ugalan, seperti di Pati yang naik hingga 250 % dan Bone yang disebut naik 300 %.
  • Proyek Rawan Korupsi: Program Koperasi Desa Merah Putih yang diinisiasi Prabowo-Gibran dengan anggaran Rp 83 triliun dinilai minim skema jelas dan berpotensi menjadi ladang korupsi baru.
  • Konflik Agraria Meningkat: Pada 2024, konflik agraria melonjak tajam dengan 295 kasus yang mencakup sekitar 1,11 juta hektare dan melibatkan 67 ribu keluarga di 329 desa dengan sektor perkebunan sawit menjadi sektor penyumbang terbesar.
  • Pernyataan Pejabat Kontroversial: BEM UI menyoroti pernyataan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid yang menyebut "tanah sejatinya milik negara," yang dianggap sebagai bentuk arogansi dan melegitimasi perampasan hak rakyat atas tanah.

Kritik Dibungkam dengan Narasi 'Pemecah Belah Bangsa'

BEM UI menyoroti kecenderungan pejabat membungkam kritik dengan membingkainya sebagai ancaman terhadap persatuan bangsa.

"Ketika media mempertanyakan alokasi dana Koperasi Merah Putih yang dinilai rawan korupsi, pejabat justru menuding kritik tersebut sebagai upaya menggagalkan program yang diklaim untuk menyejahterakan rakyat," ungkap BEM UI.

Di akhir pernyataannya, BEM UI menyerukan agar rakyat tidak lagi diam dan mulai mengambil kendali untuk menuntut transparansi serta akuntabilitas dari pemerintah.

"Saatnya membuka mata dan telinga, agar kebijakan publik transparan, akuntabel, dan berpihak pada rakyat. Sebab ketika ekonomi dijalankan dengan kompromi oligarki dan populisme semu, yang jadi korban hanyalah satu, yaitu rakyat," tutupnya.

Seruan BEM UI ini mempertegas posisi mahasiswa sebagai garda terdepan dalam mengawal keadilan sosial dan ekonomi.

Di tengah situasi politik yang makin dikendalikan oleh kompromi antara kekuasaan dan kapital, mereka mengingatkan bahwa suara rakyat tidak boleh dibungkam atas nama stabilitas.

Transparansi, akuntabilitas, dan keberpihakan pada rakyat bukan sekadar slogan, tetapi tuntutan yang harus diperjuangkan bersama.


Reporter: Maylaffayza Adinda Hollaoena

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Fakta Drama Begal Palsu di Bogor: Viral Ngaku Dirampok, Ternyata Takut Istri Usai Gadaikan Motor

6 Fakta Drama Begal Palsu di Bogor: Viral Ngaku Dirampok, Ternyata Takut Istri Usai Gadaikan Motor

News | Minggu, 24 Agustus 2025 | 22:39 WIB

Drama Begal Palsu: Pria Ini Ngaku Dipepet 4 Pelaku, Ternyata Takut Istri Usai Gadaikan Motor

Drama Begal Palsu: Pria Ini Ngaku Dipepet 4 Pelaku, Ternyata Takut Istri Usai Gadaikan Motor

News | Minggu, 24 Agustus 2025 | 21:12 WIB

Heboh Surat Rapat Persiapan Nikahan Putri Kepala BNPB Berkop Resmi, Ini Klarifikasinya

Heboh Surat Rapat Persiapan Nikahan Putri Kepala BNPB Berkop Resmi, Ini Klarifikasinya

News | Minggu, 24 Agustus 2025 | 17:37 WIB

Gibran Luruskan soal Muka 'Judes', tapi 'No Comment' soal Tunjangan DPR

Gibran Luruskan soal Muka 'Judes', tapi 'No Comment' soal Tunjangan DPR

News | Minggu, 24 Agustus 2025 | 15:56 WIB

Oknum Guru Ngamuk Hampir Cekik Siswa Saat Upacara, Siswa Lain Histeris Ketakutan

Oknum Guru Ngamuk Hampir Cekik Siswa Saat Upacara, Siswa Lain Histeris Ketakutan

News | Minggu, 24 Agustus 2025 | 14:02 WIB

Dedi Mulyadi Puji Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di Indramayu, Bukti Polri Tak Pandang Bulu

Dedi Mulyadi Puji Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di Indramayu, Bukti Polri Tak Pandang Bulu

News | Minggu, 24 Agustus 2025 | 14:55 WIB

Terkini

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB