CEK FAKTA: Prabowo Anggap Kematian Warga Sipil oleh Polisi Adalah 'Khilaf'? Ini Penjelasannya

Muhammad Ilham Baktora | Suara.com

Selasa, 02 September 2025 | 14:38 WIB
CEK FAKTA: Prabowo Anggap Kematian Warga Sipil oleh Polisi Adalah 'Khilaf'? Ini Penjelasannya
Presiden RI Prabowo Subianto dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Minggu (31/8/2025). (Instagram/prabowo)

Suara.com - Eskalasi politik di Indonesia cukup memanas sejak lima hari belakangan.

Bahkan hal itu berujung terhadap kericuhan di berbagai daerah hingga menimbulkan korban jiwa dari massa aksi yang menuntut perbaikan pemerintah yang dirasa salah jalur.

Sebuah unggahan di X.com baru-baru ini menyita perhatian. Bahkan atensi netizen sangat besar hingga mendapat 4 ribuan komentar.

Hal itu berkaitan dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut meninggalnya warga sipil yang diduga akibat brutalitas polisi adalah kekhilafan.

Dalam unggahan yang tertera terlihat foto Prabowo sedang pidato dengan judul berita "Polisi Bunuh Warga Sipil, Presiden Prabowo: Itu Khilaf"

Tangkapan layar berita Prabowo bilang polisi saat bunuh warga adalah khilaf. (X.com)
Tangkapan layar berita Prabowo bilang polisi saat bunuh warga adalah khilaf. (X.com)

Lalu apakah benar seorang kepala negara yang harusnya mendinginkan puncak amarah rakyat berkata begitu frontal yang justru menyakiti hati warga?

Dari penelusuran CEK FAKTA, desain foto berita di X.com tersebut memang dikeluarkan oleh Media Indonesia di portal online-nya.

Meski begitu, setelah dicek, judul aslinya adalah "Warga Sipil Terluka karena Polisi, Presiden Prabowo: Itu Khilaf"

Sementara judul yang dibagikan di tweet X diubah seakan-akan Ketum Gerindra ini mengatakan warga sipil yang meninggal akibat penganiayaan polisi adalah kekhilafan mereka.

Akun @ARSIPAJA yang membagikan foto judul tersebut juga memberikan screenshoot potongan berita di paragraf pertama dan kedua.

Dua-duanya sesuai dengan isi berita yang ada di portal berita Media Indonesia.

Naskah dan judul asli berita Prabowo Subianto soal polisi khilaf saat melukai massa aksi. (Media Indonesia)
Naskah dan judul asli berita Prabowo Subianto soal polisi khilaf saat melukai massa aksi. (Media Indonesia)

Dalam berita yang dipublish Media Indonesia, Prabowo juga mengungkapkan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan menindaktegas anggotanya yang keliru dalam mengambil tindakan di lapangan hingga menyebabkan korban dan jiwa.

Kesimpulan

Dari potongan foto yang beredar di platform X.com dengan narasi polisi yang membunuh warga sipil itu khilaf, terbukti hoaks.

Judul berita yang dimuat di portal Media Indonesia diubah judul yang menyebabkan berita tak sesuai dengan aslinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Matikah Empati Bapak? Kemal Palevi Semprot Prabowo Soal Wacana Polisi Korban Demo Naik Pangkat

Matikah Empati Bapak? Kemal Palevi Semprot Prabowo Soal Wacana Polisi Korban Demo Naik Pangkat

Entertainment | Selasa, 02 September 2025 | 14:29 WIB

Prabowo Mau Naikkan Pangkat Polisi yang Terluka saat Jaga Demo DPR, Istana: Mereka Korban Anarkisme

Prabowo Mau Naikkan Pangkat Polisi yang Terluka saat Jaga Demo DPR, Istana: Mereka Korban Anarkisme

News | Selasa, 02 September 2025 | 14:09 WIB

CEK FAKTA: Warung Soto Daging Manusia di Wonosobo, Benarkah?

CEK FAKTA: Warung Soto Daging Manusia di Wonosobo, Benarkah?

News | Selasa, 02 September 2025 | 13:49 WIB

Terkini

Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung

Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:16 WIB

Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?

Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:06 WIB

11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius

11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:01 WIB

Gudang Pangan Ilegal di Pontianak Diobrak-abrik Bareskrim, 23 Ton Bawang Disita

Gudang Pangan Ilegal di Pontianak Diobrak-abrik Bareskrim, 23 Ton Bawang Disita

News | Sabtu, 18 April 2026 | 12:43 WIB

Gencar Lontarkan Isu Ketahanan Pangan, Firman Soebagyo Raih KWP Award 2026

Gencar Lontarkan Isu Ketahanan Pangan, Firman Soebagyo Raih KWP Award 2026

News | Sabtu, 18 April 2026 | 12:34 WIB

Singgung Kritik Dibalas Laporan Polisi, Hasto PDIP: RI Dibangun Atas Dialektika, Bukan Bungkam Suara

Singgung Kritik Dibalas Laporan Polisi, Hasto PDIP: RI Dibangun Atas Dialektika, Bukan Bungkam Suara

News | Sabtu, 18 April 2026 | 12:22 WIB

Sebut Iran Mampu Mempraktikkan Ajaran Trisakti Bung Karno, PDIP: Bagaimana dengan Pemerintah?

Sebut Iran Mampu Mempraktikkan Ajaran Trisakti Bung Karno, PDIP: Bagaimana dengan Pemerintah?

News | Sabtu, 18 April 2026 | 12:06 WIB

Kotak Pandora UFO dan Alien Bakal Dibuka Trump, Politikus AS: Publik Bakal Geleng-geleng

Kotak Pandora UFO dan Alien Bakal Dibuka Trump, Politikus AS: Publik Bakal Geleng-geleng

News | Sabtu, 18 April 2026 | 11:44 WIB

Gebrakan Baru Donald Trump: Pentagon Bakal Buka-bukaan Soal Alien dan UFO

Gebrakan Baru Donald Trump: Pentagon Bakal Buka-bukaan Soal Alien dan UFO

News | Sabtu, 18 April 2026 | 11:31 WIB

Kami Lapar! Suara Marinir AS di Tengah Perang Iran: Makanan Minim, Moral Prajurit Anjlok

Kami Lapar! Suara Marinir AS di Tengah Perang Iran: Makanan Minim, Moral Prajurit Anjlok

News | Sabtu, 18 April 2026 | 11:22 WIB