Buku Reggae Jadi Bukti Hasutan? Polisi Sita 'Negeri Pelangi' dari Kamar Delpedro

Chandra Iswinarno, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 05 September 2025 | 17:10 WIB
Buku Reggae Jadi Bukti Hasutan? Polisi Sita 'Negeri Pelangi' dari Kamar Delpedro
Petugas Polda Metro Jaya saat melakukan penggeledahan di kediaman Direktur Lokataru Delpedro Marhaen pada Kamis (4/9/2025). [Tangkapan layar]
Baca 10 detik
  • Polda Metro Jaya geledah apartemen orang tua Delpedro Marhaen.
  • Buku musik reggae, ATM, dan kaos disita sebagai barang bukti.
  • Delpedro jadi tersangka penghasutan aksi anarkis dan eksploitasi anak.

Suara.com - Tim Polda Metro Jaya turut menyita sebuah buku bertema musik reggae saat menggeledah apartemen orang tua Direktur Eksekutif Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen. 

Buku berjudul 'Negeri Pelangi' yang membahas persatuan dan keberagaman itu kini menjadi salah satu barang bukti yang diangkut dalam kasus dugaan penghasutan anarkis yang menjerat Delpedro.

Upaya paksa penggeledahan oleh penyidik Polda Metro Jaya pada Kamis (4/9/2025) menyasar sejumlah ruangan di apartemen milik orang tua Delpedro yang berlokasi di Jakarta Utara.

Delpiero Hegelian, kakak kandung Delpedro, membenarkan dan merinci temuan penyidik.

Menurut Delpiero, kamar Delpedro menjadi salah satu target utama penggeledahan. 

"Selain itu kamar orang tua kami, ruang tamu, dan dapur," kata Delpiero saat dihubungi Suara.com, Jumat (5/9/2025).

Dari lokasi tersebut, polisi menyita sejumlah barang pribadi. 

"Barang-barang yang disita di antaranya, sejumlah kaos, buku, kartu ATM hingga handphone," jelasnya.

Salah satu buku yang paling diingat Delpiero disita petugas yakni Negeri Pelangi karya Ras Muhamad, duta reggae Indonesia. 

baca juga

Ironisnya, buku tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan politik atau kekerasan, melainkan membahas bagaimana musik reggae dapat menyatukan perbedaan dan mempromosikan perdamaian.

Penggeledahan ini merupakan bagian dari proses penyidikan setelah Delpedro ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya. 

Delpedro dituduh menjadi provokator dan penghasut dalam rentetan aksi demonstrasi yang terjadi di Jakarta, termasuk dugaan pelibatan pelajar di bawah umur.

Penggeledahan 2 Lokasi

Pada Kamis, 4 September 2025, tim penyidik Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan di dua lokasi, yakni Kantor Lokataru di Jakarta Timur dan apartemen milik keluarga Delpedro di Jakarta Utara.

Direktur LBH Jakarta, Muhammad Fadhil Alfathan, mengonfirmasi rangkaian peristiwa tersebut. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Babak Baru Kasus Delpedro: Polisi Geledah Kantor Lokataru dan Apartemen Keluarga

Babak Baru Kasus Delpedro: Polisi Geledah Kantor Lokataru dan Apartemen Keluarga

News | Kamis, 04 September 2025 | 23:46 WIB

Pesan Menteri Yusril untuk Pembela Delpedro: Lawan Secara Gentleman, Jangan Cuma Minta Bebas!

Pesan Menteri Yusril untuk Pembela Delpedro: Lawan Secara Gentleman, Jangan Cuma Minta Bebas!

News | Kamis, 04 September 2025 | 21:36 WIB

Pasang Badan jadi Penjamin, TAUD Siap Ajukan Penangguhan Penahanan Delpedro Marhaen Dkk

Pasang Badan jadi Penjamin, TAUD Siap Ajukan Penangguhan Penahanan Delpedro Marhaen Dkk

News | Kamis, 04 September 2025 | 18:27 WIB

Terkini

Potret Sungai Cileungsi Menghitam Akibat Dugaan Limbah Industri

Potret Sungai Cileungsi Menghitam Akibat Dugaan Limbah Industri

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 18:31 WIB

Kasus Dolar Singapura Palsu Rp4,7 M Disorot DPR! Polisi Diminta Ungkap Jaringannya

Kasus Dolar Singapura Palsu Rp4,7 M Disorot DPR! Polisi Diminta Ungkap Jaringannya

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:27 WIB

Jangan Asal Ikut-ikutan Resign! Beda Kasta Antara Privilege Finansial dan Perjudian Ekonomi

Jangan Asal Ikut-ikutan Resign! Beda Kasta Antara Privilege Finansial dan Perjudian Ekonomi

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 18:25 WIB

Kebakaran Hanguskan 2 Hektare Lahan di Kerinci

Kebakaran Hanguskan 2 Hektare Lahan di Kerinci

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 18:23 WIB

Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI

Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 18:17 WIB

Bukan yang Pertama! KPK Bongkar Suap Awal Rp300 Juta dari PT Summarecon ke Pejabat ATR/BPN

Bukan yang Pertama! KPK Bongkar Suap Awal Rp300 Juta dari PT Summarecon ke Pejabat ATR/BPN

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:15 WIB

iNews Group Dilepas MNC Group ke Bos Republikorp Norman Joesoef

iNews Group Dilepas MNC Group ke Bos Republikorp Norman Joesoef

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:11 WIB

Daftar Harga Helm Cargloss Half Face: Dari Seri Klasik hingga Khusus Hijab

Daftar Harga Helm Cargloss Half Face: Dari Seri Klasik hingga Khusus Hijab

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 18:10 WIB

MNC Lepas iNews Group ke Republikorp, Ini Rinciannya

MNC Lepas iNews Group ke Republikorp, Ini Rinciannya

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:05 WIB

Suahasil Lanjutkan Rapat dengan DPD RI usai Purbaya Dicopot Mendadak oleh Prabowo

Suahasil Lanjutkan Rapat dengan DPD RI usai Purbaya Dicopot Mendadak oleh Prabowo

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:03 WIB

×