Kader PSI Dian Sandi Bela Ustaz Khalid Basalamah di Kasus Kuota Haji: Dia Korban, Bukan Pelaku

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 17 September 2025 | 10:40 WIB
Kader PSI Dian Sandi Bela Ustaz Khalid Basalamah di Kasus Kuota Haji: Dia Korban, Bukan Pelaku
Ustaz Khalid Basalamah
Baca 10 detik
  • Kader PSI, Dian Sandi Utama, menyatakan bahwa Ustaz Khalid Basalamah adalah korban penipuan
  • Khalid Basalamah dan jemaahnya disebut telah menempuh jalur yang diyakini resmi
  • Mantan penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap, mengapresiasi sikap kooperatif Khalid Basalamah

Suara.com - Polemik kasus dugaan korupsi kuota haji di Kementerian Agama yang menyeret nama Ustaz Khalid Basalamah (KB) memasuki babak baru dengan munculnya pembelaan tak terduga dari ranah politik.

Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dian Sandi Utama, secara terbuka menyatakan bahwa sang pendakwah justru berada di posisi sebagai korban dalam skandal ini.

Pernyataan tegas ini disampaikan Dian Sandi setelah mendengarkan langsung kronologi yang dijelaskan oleh Khalid Basalamah dalam sebuah tayangan podcast.

Menurut Dian, narasi yang beredar di publik tidak sepenuhnya menggambarkan kejadian yang sebenarnya, di mana KB (Khalid Basalamah) dan jemaahnya justru menjadi korban penipuan.

"Saya bukannya membela KB, tapi kalau dengar penjelasannya di Podcast, KB benar-benar korban penipuan dari travel yang terkoneksi dengan Kemenag," ujar Dian melalui akun media sosial X-nya, @DianSandiU, pada Selasa (16/9/2025).

Dian Sandi membeberkan bahwa Ustaz Khalid Basalamah dan rombongannya telah menempuh prosedur yang mereka yakini resmi.

Sebelum memutuskan berangkat dan mengajak para jemaah, pihak KB bahkan telah melakukan konfirmasi langsung kepada oknum di Kementerian Agama untuk memastikan legalitas travel haji yang akan digunakan.

"KB bersama pengikutnya mau berangkat melalui travel tersebut karena jalur resmi. Jalur resmi yang dia konfirm ke orang Kemenag sebelum mengajak jamaahnya," tandas Dian, menyoroti itikad baik yang telah ditunjukkan oleh sang ustaz sejak awal.

Sebelumnya, Ustaz Khalid Basalamah, yang juga menjabat sebagai ketua asosiasi biro perjalanan haji Mutiara Haji, telah memberikan kesaksiannya dalam kanal YouTube Kasisolusi pada 13 September 2025.
Dalam video tersebut, ia merinci pengalamannya sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji Kemenag periode 2023-2024.

Pandangan bahwa Khalid Basalamah adalah saksi kunci yang kooperatif diperkuat oleh Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Yudi Purnomo Harahap.

Yudi secara khusus memberikan apresiasi atas sikap ksatria KB yang mengembalikan sejumlah uang terkait kasus tersebut. Menurutnya, tindakan ini sangat membantu proses penyidikan.

“Ustad Khalid yang mengembalikan uang harus diapresiasi sebagai sikap Saksi fakta yang kooperatif dan kejujurannya,” tulis Yudi Purnomo melalui akun X pribadinya, Selasa (16/9/2025).

Lebih lanjut, Yudi menilai bahwa kesaksian dan tindakan kooperatif dari Khalid Basalamah menjadi pintu masuk penting bagi KPK untuk membongkar jaringan mafia kuota haji. Kejujurannya telah membuat modus operandi para pelaku menjadi semakin terang.

“Membantu KPK membuat semakin terang modus dan pelaku jual beli kuota illegal yang harusnya untuk jamaah reguler,” tuturnya. “Jadi kita tunggu KPK tetapkan tersangka utama dalam kasus ini,” tandas Yudi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ustaz Khalid Basalamah Terseret Korupsi Kuota Haji: Uang yang Dikembalikan Sitaan atau Sukarela?

Ustaz Khalid Basalamah Terseret Korupsi Kuota Haji: Uang yang Dikembalikan Sitaan atau Sukarela?

Your Say | Rabu, 17 September 2025 | 07:43 WIB

Uang Pengembalian Khalid Basalamah Berubah Jadi Sitaan Korupsi Kuota Haji? KPK: Nanti Kami Jelaskan

Uang Pengembalian Khalid Basalamah Berubah Jadi Sitaan Korupsi Kuota Haji? KPK: Nanti Kami Jelaskan

News | Selasa, 16 September 2025 | 19:40 WIB

Ironi Ceramah Ustaz Khalid Basalamah: Keras Larang Haji Ilegal, Kini Pakai Kuota Bermasalah

Ironi Ceramah Ustaz Khalid Basalamah: Keras Larang Haji Ilegal, Kini Pakai Kuota Bermasalah

News | Selasa, 16 September 2025 | 17:45 WIB

Kasus Haji Segera Ada Tersangka, Bagaimana Nasib Ustaz Khalid Basalamah usai Kembalikan Uang ke KPK?

Kasus Haji Segera Ada Tersangka, Bagaimana Nasib Ustaz Khalid Basalamah usai Kembalikan Uang ke KPK?

News | Selasa, 16 September 2025 | 17:29 WIB

KPK Telusuri Dana Korupsi Haji ke PBNU, Mahfud MD: Segera Tetapkan Tersangkanya Siapa Saja

KPK Telusuri Dana Korupsi Haji ke PBNU, Mahfud MD: Segera Tetapkan Tersangkanya Siapa Saja

News | Selasa, 16 September 2025 | 16:49 WIB

Skandal Kuota Haji: Antara Tanggung Jawab Moral Khalid Basalamah dan Integritas Ibadah

Skandal Kuota Haji: Antara Tanggung Jawab Moral Khalid Basalamah dan Integritas Ibadah

Your Say | Selasa, 16 September 2025 | 16:44 WIB

Ustaz Khalid Basalamah Tamatan Apa? Terseret Kasus Korupsi Kuota Haji

Ustaz Khalid Basalamah Tamatan Apa? Terseret Kasus Korupsi Kuota Haji

Lifestyle | Selasa, 16 September 2025 | 16:38 WIB

Terkini

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:14 WIB

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB