Duel Maut Petani Sukabumi vs King Kobra 4 Meter: Sama-sama Tewas, Ular Tertancap Tongkat

Bangun Santoso

Selasa, 07 Oktober 2025 | 16:13 WIB
Duel Maut Petani Sukabumi vs King Kobra 4 Meter: Sama-sama Tewas, Ular Tertancap Tongkat
Ilustrasi ular kobra. (Pixabay/Herbert Aust)
baca 10 detik
  • Seorang petani bernama Ocang (70) tewas setelah berduel dengan ular king kobra sepanjang empat meter
  • Ocang berhasil membunuh ular tersebut dengan menusukkan tongkat kayu ke kepalanya
  • Pihak berwenang mengonfirmasi kejadian ini sebagai kecelakaan murni

Suara.com - Pertarungan hidup dan mati yang berakhir tragis terjadi antara seorang petani lansia dengan seekor ular king kobra raksasa di Kampung Cipetir, Sukabumi. Ocang (70), ditemukan tewas mengenaskan setelah berduel sengit melawan ular sepanjang empat meter yang menyelinap masuk ke dalam rumahnya.

Nahas, meski berhasil membunuh sang raja ular, nyawa Ocang tak tertolong akibat bisa mematikan yang sudah terlanjur menjalar di tubuhnya. Keduanya ditemukan tak bernyawa pada Senin (6/10/2025) pagi, menyisakan pemandangan mengerikan dari pertarungan brutal tersebut.

Camat Cidadap, Azwar Fauzi, mengonfirmasi insiden mengerikan ini. Laporan pertama masuk sekitar pukul 09.35 WIB, yang segera ditindaklanjuti oleh tim gabungan.

"Betul, korban atas nama Ocang ditemukan sudah meninggal dunia sekitar pukul enam pagi oleh warga bernama Erwanto yang sedang menyadap karet di sekitar lokasi," ujar Azwar dikutip Senin (6/10/2025).

Peristiwa nahas ini diperkirakan terjadi pada Minggu sore, sekitar pukul 17.00 WIB. Ocang saat itu seorang diri di rumahnya yang terpencil dan dikelilingi kebun karet, membuatnya tak bisa meminta pertolongan saat serangan mendadak itu terjadi.

Dari olah tempat kejadian perkara, jejak pertarungan sengit terlihat jelas. Ular king kobra diduga masuk dari arah dapur dan langsung menyerang kaki kanan korban. Namun, Ocang tidak menyerah. Dengan sisa tenaganya, ia melawan balik secara membabi buta.

"Dari jejak di lokasi kejadian, diduga kuat korban berupaya melawan ular tersebut menggunakan sebilah parang dan sebuah tongkat kayu," kata Azwar.

Kondisi rumah yang berantakan menjadi saksi bisu betapa hebatnya perlawanan yang diberikan Ocang. Puncaknya, ular mematikan itu ditemukan tewas dengan kondisi kepala tertancap tongkat kayu, sebuah tanda perlawanan terakhir dari sang petani.

"Artinya, korban berhasil membunuh ular itu. Tapi sayangnya, bisa sudah terlanjur menjalar di tubuhnya," tutur Azwar.

baca juga

Dalam kondisi terluka parah, Ocang diduga masih berjuang mencari pertolongan. Ia berjalan keluar rumah menuju jalan setapak, namun racun yang menyebar cepat di aliran darahnya menghentikan langkahnya untuk selamanya.

"Diduga korban tidak kuat lagi menahan bisa ular di tengah perjalanan saat hendak meminta tolong. Ia akhirnya tersungkur dan meninggal dunia seorang diri," ujar Azwar.

Tim gabungan dari Pemerintah Kecamatan, Polsek, dan Puskesmas Cidadap telah menangani lokasi kejadian dan jenazah korban. Azwar menegaskan bahwa insiden ini murni kecelakaan dan mengimbau warga yang tinggal di dekat area hutan untuk selalu waspada.

"Ini murni kecelakaan akibat serangan hewan berbisa. Kami imbau warga yang tinggal di dekat kebun atau hutan agar lebih waspada, terutama saat malam hari. Jika menemukan ular besar, jangan ditangani sendiri, segera laporkan kepada petugas yang berpengalaman," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta-fakta Gempa Sukabumi dan Bogor: 29 Kali Gempa Susulan, Sesar Aktif Jadi Pemicu

Fakta-fakta Gempa Sukabumi dan Bogor: 29 Kali Gempa Susulan, Sesar Aktif Jadi Pemicu

Tekno | Minggu, 21 September 2025 | 12:10 WIB

Sosok Saryono, Guru Honorer 33 Tahun dengan Gaji Rp350 Ribu Tiap 3 Bulan

Sosok Saryono, Guru Honorer 33 Tahun dengan Gaji Rp350 Ribu Tiap 3 Bulan

Lifestyle | Senin, 08 September 2025 | 13:46 WIB

Solidaritas Massa Aksi Sukses, Demonstran yang Diringkus Saat Ricuh di Sukabumi Akhirnya Dibebaskan

Solidaritas Massa Aksi Sukses, Demonstran yang Diringkus Saat Ricuh di Sukabumi Akhirnya Dibebaskan

News | Senin, 01 September 2025 | 21:39 WIB

Demo Sukabumi Memanas! Kepala Demonstran Bocor Terkena Batu, Aksi Damai Berakhir Saling Kejar

Demo Sukabumi Memanas! Kepala Demonstran Bocor Terkena Batu, Aksi Damai Berakhir Saling Kejar

News | Senin, 01 September 2025 | 21:25 WIB

Haul Akbar KH Zezen di Sukabumi, Golkar Tekankan Amal Saleh dan Kekaryaan

Haul Akbar KH Zezen di Sukabumi, Golkar Tekankan Amal Saleh dan Kekaryaan

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 02:31 WIB

Hendak Ikut Demo di DPR, Ratusan Pelajar Asal Cirebon hingga Indramayu Dicegah Polisi

Hendak Ikut Demo di DPR, Ratusan Pelajar Asal Cirebon hingga Indramayu Dicegah Polisi

News | Kamis, 28 Agustus 2025 | 11:05 WIB

Di Balik Kematian Balita Sukabumi: Dokter Bantah Cacing 1 Kg  dan Ungkap Riwayat Pengobatan Janggal

Di Balik Kematian Balita Sukabumi: Dokter Bantah Cacing 1 Kg dan Ungkap Riwayat Pengobatan Janggal

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 12:42 WIB

Terkini

Fakta-fakta Dugaan Keracunan Massal MBG di Karo dan Pati, Ratusan Anak Jadi Korban

Fakta-fakta Dugaan Keracunan Massal MBG di Karo dan Pati, Ratusan Anak Jadi Korban

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:53 WIB

Tingkatkan Kualitas, Bleach TYBW Tunda Dua Episode Terakhir pada Oktober

Tingkatkan Kualitas, Bleach TYBW Tunda Dua Episode Terakhir pada Oktober

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 12:50 WIB

Begini Kondisi Antrean BBM di SPBU Makassar

Begini Kondisi Antrean BBM di SPBU Makassar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:46 WIB

Jadi Ketum PB PJSI, Maruli Simanjuntak Ditantang Bawa Judo Indonesia ke Podium Dunia

Jadi Ketum PB PJSI, Maruli Simanjuntak Ditantang Bawa Judo Indonesia ke Podium Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:46 WIB

Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:39 WIB

Viral Pengerusakan Belasan Rumah di Humbahas Diduga Sengketa Lahan

Viral Pengerusakan Belasan Rumah di Humbahas Diduga Sengketa Lahan

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:35 WIB

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:30 WIB

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:26 WIB

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 12:25 WIB

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:23 WIB

×