Dikira Penggerebekan Kumpul Kebo, Warga Tak Sangka Ada Pembunuhan Anak di Dekat Rumahnya

Vania Rossa, Faqih Fathurrahman

Rabu, 15 Oktober 2025 | 09:58 WIB
Dikira Penggerebekan Kumpul Kebo, Warga Tak Sangka Ada Pembunuhan Anak di Dekat Rumahnya
Ilustrasi pembunuhan (unsplash)
baca 10 detik
  • Warga Kampung Sepatan, Cilincing, dikejutkan dengan tewasnya bocah 11 tahun di rumah kontrakan yang sempat dikira lokasi penggerebekan ‘kumpul kebo’.
  • Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan leher terikat kabel charger.
  • Polisi mengungkap pelaku, remaja 16 tahun, membunuh korban setelah mengiming-imingi baju baru.

Suara.com - Warga di kawasan Jalan Kampung Sepatan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, dikejutkan dengan temuan jasad bocah perempuan berusia 11 tahun di sebuah rumah kontrakan pada Selasa (14/10/2025).

Rumah kontrakan yang dijadikan lokasi pembunuhan yang dilakukan oleh remaja pria berusia 16 tahun itu kini dipagari garis polisi.

Fatimah, pemilik warung yang berdekatan dengan lokasi mengatakan, pelaku tinggal bersama ayahnya di rumah tersebut. Namun mereka tinggal belum cukup lama di kontrakan tersebut.

Sebelum tinggal di rumah tersebut, lanjut Fatimah, pelaku ikut dengan neneknya tinggal di dekat rumah korban, Kampung Sawah, Cilincing, Jakarta Utara.

Saat peristiwa itu terjadi, Fatimah sama sekali tidak mengetahui jika pelaku membawa korban ke dalam rumah kontrakan tersebut.

"Korban belum pernah ke sini, enggak ada teriakan juga dari korban. Dibawanya diem-diem," kata Fatimah, kepada wartawan, Selasa (14/10/2025).

Berdasarkan dari keterangan dari warga yang melihat, korban saat ditemukan dalam kondisi leher terikat oleh kabel charger.

Mulut korban juga sempat mengeluarkan busa, namun ia tidak mengetahui apakah sempat ada pemerkosaan atau tidak.

Saat itu, warga yang geram sempat mengeroyok pelaku lantaran kesal dengan ulahnya yang tega hilangkan nyawa bocah SD.

baca juga

"Terus polisi datang sejam kemudian dan pukul 04.00 WIB, ambulans datang buat bawa korban ke rumah sakit," tegasnya.

Awalnya, Fatimah mengira sedang ada penggerebekan muda-mudi yang melakukan kumpul kebo. Namun saat ditelusuri, rupanya ada pembunuhan di dekat rumahnya.

Ayah pelaku sempat dihubungi warga. Namun sang ayah tidak menjawab karena ternyata ponsel milik ayahnya dipegang oleh pelaku.

"Pas pulang, bapaknya ditanya kenapa ditelepon enggak angkat, katanya hp-nya sama pelaku. Terus sekarang bapaknya lagi di Polres," ungkapnya.

Sebelumnya, seorang anak perempuan berusia 11 tahun menjadi korban pencabulan dan pembunuhan, di wilayah Cilincing, Jakarta Utara.

Sebelum dirudapaksa, oleh pelaku berusia 16 tahun, korban lebih dahulu dibunuh di rumah pelaku.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara, Kompol Onkoseno mengatakan, peristiwa ini sedang ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara melalui Unit PPA

“Begitu menerima laporan dan penyerahan, Unit PPA langsung melakukan proses penyelidikan dan penyidikan, termasuk pemeriksaan saksi-saksi, permintaan visum, serta pengumpulan barang bukti,” kata Onkoseno, kepada wartawan, Selasa (14/10/2025).

Sebelum dibunuh dan dicabuli, korban diiming-imingi pelaku akan dibelikan baju. Akibat iming-iming tersebut korban mau ikut ke rumah pelaku.

“Jadi korban tuh kan diajak ke rumah pelaku tuh mau dibelikan baju. Jadi korban diimingi pelaku mau dibeliin baju,” jelasnya.

“Terus pelaku ngajak korban ke rumah pelaku dulu untuk mengambil SIM. Setelah korban ikut, korban langsung dibekap dan dililit kabel sehingga sesak tidak bernapas,” imbuhnya.

Korban tewas dengan cara yang cukup tragis. Pelaku melilitkan kabel ke leher korban hingga tidak bernyawa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi Lengkap Pembunuhan ABG Perempuan di Cilincing: Dijebak, Dicekik, Lalu Dilecehkan

Kronologi Lengkap Pembunuhan ABG Perempuan di Cilincing: Dijebak, Dicekik, Lalu Dilecehkan

News | Rabu, 15 Oktober 2025 | 07:38 WIB

Fakta Baru Kematian Terapis 14 Tahun: Dapat Kerja dari TikTok, Tertekan Denda Rp 50 Juta

Fakta Baru Kematian Terapis 14 Tahun: Dapat Kerja dari TikTok, Tertekan Denda Rp 50 Juta

News | Selasa, 14 Oktober 2025 | 17:34 WIB

Modus Kasih Duit, ABG di Cilincing Bunuh Siswi SD usai Dilecehkan: Bantal-Kabel jadi Alat Membunuh?

Modus Kasih Duit, ABG di Cilincing Bunuh Siswi SD usai Dilecehkan: Bantal-Kabel jadi Alat Membunuh?

News | Selasa, 14 Oktober 2025 | 17:32 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×