Prabowo Perintahkan TNI Kawal Kejagung Sita 100 Ribu Ha Sawit Ilegal yang 18 Tahun Mangkrak!

Bangun Santoso

Kamis, 16 Oktober 2025 | 12:39 WIB
Prabowo Perintahkan TNI Kawal Kejagung Sita 100 Ribu Ha Sawit Ilegal yang 18 Tahun Mangkrak!
Presiden Prabowo Subianto (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto mengerahkan TNI untuk mengawal Kejaksaan Agung menyita 100.000 hektare lahan sawit ilegal yang eksekusinya mandek selama 18 tahun
  • Selain sawit, Prabowo juga memerintahkan blokade laut di sekitar Pulau Bangka dan Belitung untuk menghentikan penyelundupan timah ilegal yang merugikan negara hingga 80% dari total produksi
  • Prabowo menegaskan komitmennya untuk menegakkan hukum tanpa pandang bulu demi menyelamatkan aset dan pendapatan negara yang hilang akibat praktik ilegal

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto membuat gebrakan tegas dengan mengerahkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk mengawal penyitaan dua lahan perkebunan sawit ilegal seluas 100.000 hektare. Perintah ini dieksekusi setelah putusan Mahkamah Agung terkait lahan tersebut mangkrak selama 18 tahun tanpa eksekusi.

Langkah tak biasa ini diungkapkan Prabowo di hadapan lebih dari 400 CEO global dalam sesi dialog bersama Pimpinan Utama Forbes, Steve Forbes, di ajang Forbes Global CEO Conference 2025, Jakarta, Rabu (15/10) malam. Ia membeberkan bagaimana negara akhirnya mengambil alih aset yang selama ini tidak tersentuh hukum.

"Perkebunan yang pertama luasnya 50.000 hektare, yang kedua 50.000 hektare, (dan keduanya, red.) melanggar hukum 18 tahun yang lalu. Ada putusan Mahkamah Agung yang memerintahkan (negara) menyita dua perkebunan tersebut. 18 tahun yang lalu, putusan Mahkamah Agung itu tidak dieksekusi selama 18 tahun," kata Presiden Prabowo.

Prabowo menjelaskan bahwa ia mendapat laporan langsung dari Jaksa Agung ST Burhanuddin mengenai alasan mandeknya eksekusi tersebut. Tanpa ragu, ia langsung memberikan perintah tegas untuk melibatkan kekuatan militer demi menegakkan supremasi hukum.

"Saya perintahkan TNI, kalian kawal Kejaksaan, kawal Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Lindungi mereka! Kalian datang ke sana dan sita. Kami pun mengambil alih 100.000 hektare lahan perkebunan itu, dan tak ada masalah. Jadi, menurut saya ini catatan penting, pemerintah harus menegakkan hukum, dan saya bertekad menegakkan hukum," ujar Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden mengungkapkan bahwa secara total pemerintahannya telah berhasil mengambil alih sekitar 3,7 juta hektare perkebunan sawit ilegal di seluruh Indonesia.

Tidak berhenti di situ, Prabowo juga memaparkan strateginya dalam memberantas penyelundupan timah ilegal dari Pulau Bangka dan Pulau Belitung. Ia mengaku menerima laporan adanya seribu tambang ilegal yang menyebabkan negara kehilangan potensi pendapatan hingga 80 persen dari total produksi timah di wilayah tersebut.

Untuk menghentikannya, Prabowo memerintahkan "blokade" di sekitar perairan dua pulau penghasil timah itu.

"Saya tegaskan ini harus setop! Saya pun memerintahkan ada program pelatihan di perairan Pulau Bangka dan Pulau Belitung, yang melibatkan kapal-kapal tempur, pesawat, helikopter, drone. Kami pun memblokade dua pulau ini. Tidak boleh ada kapal yang masuk dan keluar tanpa dicek dan kita ketahui apa isinya, dan dengan itu kami berhasil menghentikan penyelundupan," tegas Presiden.

baca juga

Ia bahkan menceritakan keberhasilan operasinya menangkap pelaku yang mencoba menyelundupkan timah hanya dengan menggunakan sampan.

"Tetapi kami menemukan ada timah di dalam sampan itu. Bisa dibayangkan? Kami pun langsung menyitanya (timah ilegal, red.)," ujar Presiden Prabowo.

Dengan langkah-langkah tegas ini, Prabowo optimistis potensi kerugian negara senilai miliaran dolar AS dapat diselamatkan dan produksi timah nasional akan meningkat signifikan tahun depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Sebut Ada 1.000 Tambang Ilegal di Dua Pulau Ini, Negara Rugi Besar!

Prabowo Sebut Ada 1.000 Tambang Ilegal di Dua Pulau Ini, Negara Rugi Besar!

News | Kamis, 16 Oktober 2025 | 09:19 WIB

Prabowo Ubah Aturan, Sekarang Ekspatriat dan WNA Bisa Pimpin BUMN

Prabowo Ubah Aturan, Sekarang Ekspatriat dan WNA Bisa Pimpin BUMN

News | Kamis, 16 Oktober 2025 | 09:08 WIB

Momen Presiden Prabowo Cium Tangan KH Anwar Manshur Pengasuh Ponpes Lirboyo Viral Lagi

Momen Presiden Prabowo Cium Tangan KH Anwar Manshur Pengasuh Ponpes Lirboyo Viral Lagi

Entertainment | Kamis, 16 Oktober 2025 | 08:13 WIB

Prabowo Izinkan Talenta Asing Pimpin BUMN Demi Standar Bisnis Internasional

Prabowo Izinkan Talenta Asing Pimpin BUMN Demi Standar Bisnis Internasional

Bisnis | Kamis, 16 Oktober 2025 | 07:21 WIB

Blak-Blakan, Prabowo Tolak Keponakan Ikut Proyek Kemhan: Cari Usaha Lain!

Blak-Blakan, Prabowo Tolak Keponakan Ikut Proyek Kemhan: Cari Usaha Lain!

News | Kamis, 16 Oktober 2025 | 06:58 WIB

Prabowo Mau Pangkas 1.000 BUMN Jadi 200-an, Bakal Ada yang Dibubarkan?

Prabowo Mau Pangkas 1.000 BUMN Jadi 200-an, Bakal Ada yang Dibubarkan?

Bisnis | Kamis, 16 Oktober 2025 | 06:49 WIB

Prabowo Ingatkan Anak Muda: Kuasai Ekonomi Sebelum Jadi Pemimpin Politik

Prabowo Ingatkan Anak Muda: Kuasai Ekonomi Sebelum Jadi Pemimpin Politik

News | Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:34 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×