Pengamat Sarankan Pramono Bangun Rusun di Blok M: Bakal Diminati Gen Z

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 19 Oktober 2025 | 15:23 WIB
Pengamat Sarankan Pramono Bangun Rusun di Blok M: Bakal Diminati Gen Z
Ilustrasi rumah susun. [Ist]
  • Menurut Yayat, tantangan terbesar dalam pengembangan kawasan ini ada pada pengelolaan dan kolaborasi antar pihak.
  • Blok M sejak lama dikenal sebagai kawasan yang didominasi kelas menengah Jakarta, dengan daya beli tinggi dan posisi strategis.
  • Tantangan terbesar dalam pengembangan kawasan ini ada pada pengelolaan dan kolaborasi antar pihak.

Suara.com - Pengamat tata ruang dari Universitas Trisakti, Yayat Supriatna, menilai Blok M memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kawasan modern dan hidup 24 jam.

Menurutnya, kawasan yang kini tengah ditata oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu bisa menjadi pusat ekonomi baru jika dilengkapi hunian terjangkau bagi kalangan muda.

“Sebetulnya, Blok M itu punya sejarah besar sejak masa lalu. Blok M merupakan salah satu sentra ekonomi Jakarta dan juga simpul layanan transportasi, karena dulu ada terminal Blok M sebelum berubah seperti sekarang ini,” kata Yayat saat kepada Suara.com, Minggu (19/10/2025).

Ia menjelaskan, Blok M sejak lama dikenal sebagai kawasan yang didominasi kelas menengah Jakarta, dengan daya beli tinggi dan posisi strategis.

Kini, dengan adanya rencana pengembangan kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD), Blok M dinilai memiliki peluang besar untuk tumbuh menjadi simpul transportasi dan ekonomi yang terintegrasi.

“Sekarang ada upaya untuk merevitalisasi Blok M agar dikembangkan menjadi TOD (Transit Oriented Development). Itu menarik, karena Blok M adalah simpul integrasi beberapa moda transportasi — ada Transjakarta, MRT, dan juga TJ yang melintas di sana. Jadi sangat potensial untuk dikembangkan,” ujarnya.

Namun, menurut Yayat, tantangan terbesar dalam pengembangan kawasan ini ada pada pengelolaan dan kolaborasi antar pihak.

“Tantangannya adalah soal hak-hak properti. Ketika mau dikembangkan, kendala terbesarnya adalah siapa yang mengelola kawasan itu jika sudah menjadi TOD. Lalu bagaimana kolaborasi bisa dikembangkan, karena pengelolaan TOD Blok M ini sudah diberikan kepada PT MRT Jakarta,” jelasnya.

Yayat menilai, agar Blok M benar-benar hidup dan tidak hanya ramai di siang hari, kawasan tersebut perlu dilengkapi dengan hunian terjangkau seperti rumah susun atau apartemen bagi anak muda.

“Harus ada apartemen atau rumah susun yang harganya terjangkau, terutama bagi anak-anak muda. Kalau dibangun hunian seperti itu, Blok M bisa hidup 24 jam,” ucapnya.

Ia menambahkan, keberadaan hunian di sekitar Blok M akan memunculkan perputaran ekonomi baru yang berdampak langsung pada pendapatan daerah.

“Kalau kawasan itu bisa beroperasi sepanjang waktu, perputaran uangnya cepat, dan ini akan jadi daya tarik ekonomi baru. Pemerintah daerah pun bisa mendapatkan sumber PAD baru di tengah berkurangnya dana transfer dari pusat,” kata Yayat.

Lebih lanjut, ia menilai, dengan penataan yang tepat, Blok M dapat kembali menjadi ikon Jakarta yang modern dan sesuai dengan karakter anak muda masa kini.

“Bisa menjadi ikon baru yang lebih kekinian dan modern. Blok M bisa menjadi hub bagi rumah tinggal atau rumah singgah bagi anak-anak muda yang bekerja di sekitar Thamrin, Sudirman, atau Fatmawati,” tuturnya.

Menurutnya, target pasar kawasan itu kini bukan lagi generasi lama, melainkan kalangan muda seperti Gen Z dan milenial.

“Blok M seharusnya menjadi sentra dengan selera anak masa kini dan masa depan — bukan lagi kawasan untuk generasi lama. Pasarnya sekarang adalah Gen Z dan milenial, terutama Gen Z yang paling bisa meramaikan kawasan itu,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Libatkan Pemerintah Pusat, Pramono Bakal Bentuk Satgas Pembenahan Kota Tua

Libatkan Pemerintah Pusat, Pramono Bakal Bentuk Satgas Pembenahan Kota Tua

News | Minggu, 19 Oktober 2025 | 13:05 WIB

Demi Kota Tua Hidup, Kampus IKJ Bakal Dipindahkan Gubernur Pramono dari TIM Cikini

Demi Kota Tua Hidup, Kampus IKJ Bakal Dipindahkan Gubernur Pramono dari TIM Cikini

News | Minggu, 19 Oktober 2025 | 11:49 WIB

Pramono Anung Akui Relokasi Pedagang Pasar Barito Tak Berjalan Mulus: Tak Mungkin Semua Senang

Pramono Anung Akui Relokasi Pedagang Pasar Barito Tak Berjalan Mulus: Tak Mungkin Semua Senang

News | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 22:20 WIB

Pramono Kembangkan Blok M Hub, Pengamat Sebut Bisa Jadi Orchard Road Versi Jakarta

Pramono Kembangkan Blok M Hub, Pengamat Sebut Bisa Jadi Orchard Road Versi Jakarta

News | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 18:22 WIB

Polemik Usai, Pramono Anung Siap Bangun RS Tipe A di Lahan Eks Sumber Waras

Polemik Usai, Pramono Anung Siap Bangun RS Tipe A di Lahan Eks Sumber Waras

News | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 15:21 WIB

Terkini

Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik

Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:41 WIB

AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam

AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:33 WIB

Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan

Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:27 WIB

Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN

Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:23 WIB

Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:10 WIB

Konflik Lahan Rumpin vs TNI AU Belum Tuntas, Warga Kembali Mengadu di Aksi Kamisan

Konflik Lahan Rumpin vs TNI AU Belum Tuntas, Warga Kembali Mengadu di Aksi Kamisan

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 21:06 WIB

Said Iqbal Dikabarkan Masuk Kabinet Prabowo, Tinggal Tunggu Pelantikan?

Said Iqbal Dikabarkan Masuk Kabinet Prabowo, Tinggal Tunggu Pelantikan?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:58 WIB

KPK Bongkar Transaksi Aneh Anak Buah Silmy Karim: Bayar Rumah Mewah Pakai Kepingan Emas

KPK Bongkar Transaksi Aneh Anak Buah Silmy Karim: Bayar Rumah Mewah Pakai Kepingan Emas

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:47 WIB

Modus Licin Staf Imigrasi, Pakai Rekening OB dan Cleaning Service Buat Tampung Duit Suap Izin WNA

Modus Licin Staf Imigrasi, Pakai Rekening OB dan Cleaning Service Buat Tampung Duit Suap Izin WNA

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:41 WIB

Kejagung Diminta Usut Tuntas Korupsi MBG Dadan Cs dan Dugaan Monopoli Dapur

Kejagung Diminta Usut Tuntas Korupsi MBG Dadan Cs dan Dugaan Monopoli Dapur

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:40 WIB