Bongkar Kelamnya Budaya Riset Dosen, Mendiktisaintek: Yang Meneliti Cuma 30 Persen, Itu-itu Saja

Chandra Iswinarno | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 21 Oktober 2025 | 19:43 WIB
Bongkar Kelamnya Budaya Riset Dosen, Mendiktisaintek: Yang Meneliti Cuma 30 Persen, Itu-itu Saja
Mendiktisaintek Brian Yuliarto mengungkapkan hanya 30 persen dosen di Indonesia yang aktif melakukan riset. [Suara.com/Lilis]
  • Hanya 30 persen dosen di setiap kampus yang aktif melakukan penelitian.

  • Peneliti di kampus itu-itu saja, tidak ada regenerasi yang signifikan.

  • Riset dan publikasi harus jadi rutinitas, bukan lagi hal yang hebat.

Suara.com - Menteri Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Diktisaintek) Brian Yuliarto melontarkan kritik tajam terhadap budaya riset di kalangan dosen Indonesia.

Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi Institut Teknologi Bandung (ITB) itu menyoroti fakta bahwa hanya segelintir akademisi yang secara konsisten aktif meneliti, sementara mayoritas lainnya lebih terbiasa dengan rutinitas mengajar.

Dalam acara Peluncuran Program Riset Prioritas di Jakarta, Brian blak-blakan menyebut bahwa dosen belum terbiasa menjadikan penyusunan proposal penelitian sebagai bagian dari tugas utama mereka.

"Kita ingin membuat budaya, menyusun proposal penelitian itu menjadi kebiasaan dosen. Dosen kita ini sudah terbiasa membuat PPT untuk ngajar, sudah terbiasa membuat UTS, sudah terbiasa membuat, memeriksa DNA (daftar nilai akhir), tetapi belum terbiasa membuat proposal penelitian," kata Brian, Selasa (21/10/2025).

30 Persen yang Aktif

Menurut Brian, data informal menunjukkan sebuah pola yang mengkhawatirkan, yakni penelitian di kampus hanya didominasi oleh sekelompok kecil dosen yang sama dari tahun ke tahun, tanpa adanya regenerasi yang signifikan.

"Saya nggak tahu datanya ada apa nggak, tapi yang membuat proposal penelitian itu biasanya dari setiap kampus 30 persen, itu lagi, itu lagi. Jadi ini kita ingin orang terbiasa membuat proposal penelitian dan melakukan penelitian," ucapnya.

Lebih jauh, Brian menegaskan bahwa riset dan publikasi ilmiah seharusnya tidak lagi dipandang sebagai pencapaian luar biasa, melainkan menjadi bagian integral dan rutin dari tugas seorang dosen.

"Menulis paper juga seharusnya bagian dari rutinitas tugas sebagai seorang dosen. Jadi dia memasukkan proposal, dia mendapat grand research, dia menulis paper itu bagian dari rutinitas sebagai seorang dosen. Ini harus terbiasa. Sehingga dosen publikasi itu sebenarnya bukan sesuatu yang hebat," ucapnya.

Melalui dorongan ini, Brian berharap budaya riset di perguruan tinggi dapat tumbuh secara merata dan tidak lagi menjadi domain eksklusif segelintir akademisi.

Sebelumnya diberitakan, pemerintah secara resmi menaikkan anggaran riset bagi para dosen menjadi lebih dari Rp 3 triliun pada tahun 2026, disertai komitmen untuk mempercepat pencairan dana.

Namun, di balik kenaikan signifikan ini, ada "titipan" khusus dari Presiden Prabowo Subianto: menjadikan riset tata kelola air bersih sebagai prioritas nasional.

Menteri Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Diktisaintek), Brian Yuliarto, mengumumkan hal ini dalam acara Peluncuran Program Riset Prioritas di Jakarta.

"Total dana tahun depan lebih dari Rp3 triliun. Jadi ini bentuk keberpihakan pemerintah konsisten, tahun ini juga (anggaran riset) lebih dari Rp2,5 triliun. Itu di luar (riset) yang strategis ya. Jadi silahkan ini dimanfaatkan," kata Brian, Selasa (21/10/2025).

Brian secara terbuka mengungkapkan bahwa salah satu agenda riset utama untuk tahun depan datang langsung dari arahan Presiden Prabowo saat rapat kabinet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggaran Riset Dosen Naik Rp3 Triliun! Tapi Ada 'Titipan' Prabowo, Apa Itu?

Anggaran Riset Dosen Naik Rp3 Triliun! Tapi Ada 'Titipan' Prabowo, Apa Itu?

News | Selasa, 21 Oktober 2025 | 18:36 WIB

Menteri Brian Sindir Dosen Lakukan Riset Hanya Demi Naik Pangkat: Begitu Jadi Guru Besar, Mentok

Menteri Brian Sindir Dosen Lakukan Riset Hanya Demi Naik Pangkat: Begitu Jadi Guru Besar, Mentok

News | Selasa, 21 Oktober 2025 | 18:21 WIB

Bakal Gelar Ratas di Kertanagara, Prabowo Panggil Mendikti Lagi Bahas Hal Ini

Bakal Gelar Ratas di Kertanagara, Prabowo Panggil Mendikti Lagi Bahas Hal Ini

News | Minggu, 19 Oktober 2025 | 13:15 WIB

Terkini

Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?

Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:26 WIB

Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka

Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:05 WIB

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:05 WIB

Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan

Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:58 WIB

Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!

Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:45 WIB

Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyimpangan dan Pengelolaan Tambang

Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyimpangan dan Pengelolaan Tambang

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:29 WIB

Bantargebang di Ambang Kolaps, DPRD DKI Desak Strategi Pengelolaan Sampah Segera Dieksekusi

Bantargebang di Ambang Kolaps, DPRD DKI Desak Strategi Pengelolaan Sampah Segera Dieksekusi

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:24 WIB

Dikaitkan dengan Kasus Kuota Haji, Khalid Basalamah Tegaskan Tak Pernah Interaksi dengan Gus Yaqut

Dikaitkan dengan Kasus Kuota Haji, Khalid Basalamah Tegaskan Tak Pernah Interaksi dengan Gus Yaqut

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:17 WIB

Gus Lilur Gaungkan 'Abuktor' di Muktamar NU 2026: Syarat Mutlak Pemimpin PBNU Bebas Korupsi

Gus Lilur Gaungkan 'Abuktor' di Muktamar NU 2026: Syarat Mutlak Pemimpin PBNU Bebas Korupsi

News | Kamis, 23 April 2026 | 20:33 WIB

Hari Bumi: BNI Rehabilitasi 50 Hektare Mangrove di Banyuwangi, Berikan Dampak Ekonomi ke 5.000 Warga

Hari Bumi: BNI Rehabilitasi 50 Hektare Mangrove di Banyuwangi, Berikan Dampak Ekonomi ke 5.000 Warga

News | Kamis, 23 April 2026 | 20:32 WIB