FKBI Desak Gubernur Dedi Mulyadi Lakukan Tindakan Tegas Usai Kaget Sumber Air Aqua dari Sumur

Dwi Bowo Raharjo | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 23 Oktober 2025 | 15:39 WIB
FKBI Desak Gubernur Dedi Mulyadi Lakukan Tindakan Tegas Usai Kaget Sumber Air Aqua dari Sumur
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi sidak di Pabrik Aqua. (bidik layar kanal YouTube KDM)
  • Menurut Tulus, persoalan ini bukan hal baru, namun justru menunjukkan lemahnya pengawasan dan perlindungan terhadap konsumen.
  • Tulus juga menilai praktik pengambilan air tanah secara besar-besaran berisiko menimbulkan dampak lingkungan.
  • Kasus tersebut juga berpotensi melanggar UU Lingkungan Hidup.

Suara.com - Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI) Tulus Abadi menyoroti pernyataan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) yang mengaku kaget mengetahui sumber air pabrik Aqua di Subang berasal dari sumur bor, bukan mata air pegunungan seperti yang selama ini diyakini publik.

Menurut Tulus, persoalan ini bukan hal baru, namun justru menunjukkan lemahnya pengawasan dan perlindungan terhadap konsumen.

"Pernyataan itu sebenarnya isu rada lama, karena beberapa bulan lalu bahkan sudah disuarakan oleh Menteri Lingkungan Hidup. Tapi kemudian tidak ada tindak lanjut," kata Tulus kepada Suara.com, Kamis (23/01/2025).

Menurutnya, jika temuan Dedi benar adanya, maka produsen air minum dalam kemasan (AMDK) seperti Aqua patut diduga melanggar Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, khususnya terkait labeling dan kebenaran informasi produk. Sebab yang dinyatakan pada label tidak sesuai dengan kualitas dalam produknya.

Selain potensi pelanggaran terhadap hak konsumen, Tulus juga menilai praktik pengambilan air tanah secara besar-besaran berisiko menimbulkan dampak lingkungan.

Ia mengingatkan bahwa tindakan eksploitasi air tanah tanpa kendali bisa memengaruhi cadangan air bagi kebutuhan pertanian maupun rumah tangga di wilayah sekitar.

"Kasus tersebut juga berpotensi melanggar UU Lingkungan Hidup, karena mengeksploitasi air tanah. Jika tanpa kendali, akan berdampak terhadap air tanah untuk pertanian dan sumber air rumah tangga," tuturnya.

Lebih jauh, Tulus menilai pemerintah seharusnya tidak berhenti pada pernyataan publik semata.

Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI) Tulus Abadi. (Foto dok. pribadi)
Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI) Tulus Abadi. (Foto dok. pribadi)

Tulus mendesak Menteri Lingkungan Hidup dan Gubernur Jawa Barat untuk melakukan langkah konkret berupa penegakan sanksi administratif maupun hukum, jika ditemukan pelanggaran.

"Seharusnya Menteri LH dan KDM jangan hanya memberikan pernyataan saja, tanpa ada tindakan nyata untuk melindungi masyarakat dan melindungi lingkungan. Kalau memang hal tersebut dianggap melanggar ya diberikan sanksi, sanksi administtasi," pungkasnya.

Seperti diberitakan, kegiatan inspeksi ke pabrik Aqua itu diunggah oleh KDM ke kanal Youtube pribadinya pada Selasa (21/10) lalu. KDM meminta untuk ditunjukkan lokasi pengambilan sumber air pabrik Aqua tersebut.

Sambil berjalan menuju area belakang pabrik, ia menyoroti kondisi lingkungan sekitar yang dinilainya rawan longsor dan mengaitkannya dengan aktivitas industri.

Keterkejutan Dedi Mulyadi memuncak saat mengetahui sumber air pabrik Aqua tersebut untuk membuat produk air mineralnya. Rupanya, air diambil menggunakan teknologi sumur bor dengan kedalaman mencapai 100 hingga 130 meter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Penghasilan Youtube Dedi Mulyadi? Bak Bumi Langit Dibanding Gajinya Sebagai Gubernur Jabar

Berapa Penghasilan Youtube Dedi Mulyadi? Bak Bumi Langit Dibanding Gajinya Sebagai Gubernur Jabar

Lifestyle | Kamis, 23 Oktober 2025 | 15:27 WIB

Geger Aqua Disebut Pakai Air Sumur Bor, DPR Turun Tangan: Ini Persoalan Serius!

Geger Aqua Disebut Pakai Air Sumur Bor, DPR Turun Tangan: Ini Persoalan Serius!

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 15:26 WIB

Heboh usai Disidak Dedi Mulyadi, Eks Pimpinan KPK Sindir Iklan Aqua: Fakta atau Fiksi?

Heboh usai Disidak Dedi Mulyadi, Eks Pimpinan KPK Sindir Iklan Aqua: Fakta atau Fiksi?

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 15:03 WIB

Ikut Soroti Polemik Aqua Ambil Air Sumur Bor, DPR Minta BPKN Turun Tangan: Ini Persoalan Serius!

Ikut Soroti Polemik Aqua Ambil Air Sumur Bor, DPR Minta BPKN Turun Tangan: Ini Persoalan Serius!

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 14:52 WIB

Ada Berapa Sumber Air Aqua di Indonesia? Pabrik di Subang Mendadak Disidak Dedi Mulyadi

Ada Berapa Sumber Air Aqua di Indonesia? Pabrik di Subang Mendadak Disidak Dedi Mulyadi

Lifestyle | Kamis, 23 Oktober 2025 | 14:52 WIB

Terkini

Tragis! Bayi Kembar Jadi Korban Kekejaman Pemukim Israel di Tepi Barat Palestina

Tragis! Bayi Kembar Jadi Korban Kekejaman Pemukim Israel di Tepi Barat Palestina

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

PKB: Usul KPK Soal Capres-Cawapres Wajib Kader Partai 'Pikiran Menarik'

PKB: Usul KPK Soal Capres-Cawapres Wajib Kader Partai 'Pikiran Menarik'

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:42 WIB

Mengenal Amal Khalil, Jurnalis Pemberani yang Dibunuh Israel di Lebanon

Mengenal Amal Khalil, Jurnalis Pemberani yang Dibunuh Israel di Lebanon

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:18 WIB

Pungli Berjamaah di Dinas ESDM Jatim: 19 Pegawai Kembalikan Duit 'Panas' Rp707 Juta ke Jaksa

Pungli Berjamaah di Dinas ESDM Jatim: 19 Pegawai Kembalikan Duit 'Panas' Rp707 Juta ke Jaksa

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:12 WIB

Pria Yahudi Ditangkap karena Pakai Kippah Bergambar Bendera Israel dan Palestina

Pria Yahudi Ditangkap karena Pakai Kippah Bergambar Bendera Israel dan Palestina

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:57 WIB

Berlabel Pupuk! Polisi Sita 1,9 Ton Sianida Asal Filipina dari Kapal yang Kandas di Gorontalo

Berlabel Pupuk! Polisi Sita 1,9 Ton Sianida Asal Filipina dari Kapal yang Kandas di Gorontalo

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:47 WIB

Tentara Khusus AS Ditangkap Usai Skandal Tahuran Rp 6,9 Miliar dalam Penangkapan Presiden Maduro

Tentara Khusus AS Ditangkap Usai Skandal Tahuran Rp 6,9 Miliar dalam Penangkapan Presiden Maduro

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:33 WIB

Italia Respon Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

Italia Respon Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:21 WIB

Kenapa Indonesia Tidak Bisa Pungut Tarif di Selat Malaka, Akal-akalan Malaysia atau Tabrak Hukum?

Kenapa Indonesia Tidak Bisa Pungut Tarif di Selat Malaka, Akal-akalan Malaysia atau Tabrak Hukum?

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:15 WIB

263 Napi Risiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan, Terbanyak Asal Riau!

263 Napi Risiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan, Terbanyak Asal Riau!

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:11 WIB