Eks Sekretaris MA Nurhadi Didakwa Lakukan TPPU Rp307,5 Miliar dan USD 50 Ribu

Dwi Bowo Raharjo, Dea Hardiningsih Irianto

Selasa, 18 November 2025 | 16:47 WIB
Eks Sekretaris MA Nurhadi Didakwa Lakukan TPPU Rp307,5 Miliar dan USD 50 Ribu
Eks Sekretaris MA Nurhadi didakwa lakukan TPPU Rp307,5 Miliar dan USD 50 Ribu. [Antara/Indrianto Eko Suwarso/foc]
baca 10 detik
  • Nurhadi disebut membelanjakan uang sebanyak Rp 138,5 miliar (Rp 138.539.925.977) untuk pembelian tanah dan bangunan.
  • Nurhadi juga diduga membeli kebun sawit dengan luas kurang lebih 96 hektar di Desa Batang Bulu Lama.
  • Jaksa juga mendakwa Nurhadi membelanjakan uang senilai Rp 6,2 miliar untuk membeli sejumlah kendaraan.

Suara.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membacakan surat dakwaan terhadap eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) pada hari ini.

Dalam dakwaannya, jaksa menyebut Nurhadi menempatkan uang sebanyak Rp 307,2 miliar (Rp 307.260.571.463) dan USD 50 ribu hasil rasuah ke sejumlah rekening atas nama orang lain.

Kemudian, Nurhadi disebut membelanjakan uang sebanyak Rp 138,5 miliar (Rp 138.539.925.977) untuk pembelian tanah dan bangunan.

“Di antaranya berupa kebun sawit dengan luas kurang lebih 1.435.175 m2 dengan harga Rp15 miliar yang terletak di Desa Pancaukan Kecamatan Barumun Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara, beserta aset operasional usaha perkebunan sawit berupa: satu unit Mobil Merk Mitsubishi Nomor Polisi BK 8340 CE warna kuning; satu unit mobil model Truck Merk Mitsubishi, type Colt DSI FE SPR HDX HI GEAR (4x2) M/T Nomor Polisi BK 8127 EN,” kata jaksa di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (18/11/2025).

Selain itu ada satu unit motor Merk Honda type T5C02R37L0 M/T, Nomor Polisi BB 3983 KQ, warna hijau silver; satu unit motor Merk Honda Nomor Polisi BB 5918 KL warna hitam; satu unit mobil Nomor Polisi BB 1795 LK, Merk Daihatsu warna merah; Kebun Sawit dengan luas kurang lebih 124 hektar dengan harga sebesar Rp9 miliar yang terletak di Desa Mondang, Kecamatan Sosa, Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara; Kebun Sawit dengan luas kurang lebih 164 hektar yang terletak di Desa Padang Garugur Jae, Desa Hadungdung Pintu Padang, dan Desa Paran Julu pada Kecamatan Aek Nabara Barumun, Kabupaten Padang Lawas, Provinsi Sumatera Utara dengan harga sebesar Rp11,5 miliar.

Kemudian, Nurhadi juga diduga membeli kebun sawit dengan luas kurang lebih 96 hektar di Desa Batang Bulu Lama, Kecamatan Barumun Selatan, Kabupaten Padang Lawas, Provinsi Sumatera Utara seharga Rp9,1 miliar; tiga unit apartemen senilai Rp 11,4 miliar (Rp 11.450.016.000).

Jaksa juga menduga Nurhadi menggunakan uang tersebut untuk biaya renovasi apartemen dengan total yang dibayarkan sejumlah Rp3,9 miliar (Rp 3.906.729.880); satu bidang tanah beserta bangunan di Senayan senilai Rp52,5 miliar.

Tersangka sekretaris Mahkamah Agung (MA) Hasbi Hasan mengenakan pakaian tahanan saat dihadirkan dalam konferensi pers pengumuman penahanan tersangka di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (12/7/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Eks sekretaris Mahkamah Agung (MA) Hasbi Hasan. [Suara.com/Alfian Winanto]

“Selanjutnya dilakukan renovasi dengan total biaya sejumlah Rp 14.005.792.707. Satu bidang tanah beserta bangunan di atasnya yang beralamat di Perumahan Puri Surya Jaya Jl Taman Athena i3 No. 26 Gedangan Sidoarjo dengan luas tanah 203 m2 dan luas bangunan 120 m2 dengan harga sebesar Rp1,1 miliar (Rp 1.150.000.000); Pembangunan Vila Kampung Pasir Muncang, Desa Sukamanah, Kecamatan Mega Mendung, Kabupaten Bogor dengan biaya gambar desain dan supervisi sebesar Rp200 juta; dan biaya kontruksi senilai Rp10,6 miliar (Rp 10.677.387.390),” ungkap jaksa.

Lebih lanjut, jaksa mendakwa Nurhadi membelanjakan uang senilai Rp 6,2 miliar (Rp 6.218.000.000) untuk membeli sejumlah kendaraan. Dia diduga membelanjakan uang hasil tindak pidana korupsi berupa suap dan gratifikasi dengan tujuan menyamarkan asal usul hartanya.

baca juga

“Terdakwa mengetahui atau patut menduga uang yang dipergunakan untuk penempatan ke dalam Penyedia Jasa Keuangan, kendaraan bermotor, tanah dan bangunan adalah yang diketahuinya atau patut diduganya merupakan hasil dari tindak pidana korupsi terkait dengan jabatan Terdakwa selaku Sekretaris Mahkamah Agung Rl dengan tujuan menyembunyikan atau menyamarkan asal-usul harta kekayaannya yaitu harta kekayaan Terdakwa diatasnamakan kepada orang lain, seolah-olah diperoleh dari penghasilan sah, sedangkan berdasarkan penghasilan Terdakwa selaku Sekretaris Mahkamah Agung Rl tidak memungkinkan mendapatkan penghasilan sebesar tersebut sehingga menyimpang dari profil Terdakwa,” tutur jaksa.

Dengan begitu, Nurhadi diduga melanggar pasal 3 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jejak Hitam Eks Sekretaris MA Nurhadi: Cuci Uang Rp308 M, Beli Vila-Kebun Sawit Atas Nama Orang Lain

Jejak Hitam Eks Sekretaris MA Nurhadi: Cuci Uang Rp308 M, Beli Vila-Kebun Sawit Atas Nama Orang Lain

News | Selasa, 18 November 2025 | 15:29 WIB

Sidang Perdana Kasus TPPU Eks Sekretaris MA Nurhadi Digelar Hari Ini

Sidang Perdana Kasus TPPU Eks Sekretaris MA Nurhadi Digelar Hari Ini

News | Selasa, 18 November 2025 | 11:27 WIB

Divonis 18 Tahun, Kejagung Bakal Eksekusi Zarof Ricar Terdakwa Pemufakatan Jahat Vonis Bebas Tannur

Divonis 18 Tahun, Kejagung Bakal Eksekusi Zarof Ricar Terdakwa Pemufakatan Jahat Vonis Bebas Tannur

News | Jum'at, 14 November 2025 | 16:06 WIB

Old Money Ilegal Disebut Ketar-ketir Jika Menkeu Purbaya Terapkan Kebijakan Redenominasi

Old Money Ilegal Disebut Ketar-ketir Jika Menkeu Purbaya Terapkan Kebijakan Redenominasi

Bisnis | Rabu, 12 November 2025 | 19:32 WIB

Terkini

Stop Sikap Overproud: Pejabat Bukan Raja, Kenapa Masih Disambut Berlebihan?

Stop Sikap Overproud: Pejabat Bukan Raja, Kenapa Masih Disambut Berlebihan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 15:50 WIB

Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Dukung Kafilah Jatim untuk Berikan Hasil Gemilang

Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Dukung Kafilah Jatim untuk Berikan Hasil Gemilang

Jatim | Minggu, 13 September 2026 | 15:47 WIB

Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana

Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 15:31 WIB

6 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Meninggal usai Hilang Kontak di Laut Jawa

6 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Meninggal usai Hilang Kontak di Laut Jawa

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:26 WIB

Purbaya Klaim APBN Masih Aman Meski Harga Minyak Dunia Lebihi 100 Dolar AS per Barel

Purbaya Klaim APBN Masih Aman Meski Harga Minyak Dunia Lebihi 100 Dolar AS per Barel

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 15:23 WIB

Spirit Fingers: Menemukan Warna Diri di Tengah Ramainya Perbandingan

Spirit Fingers: Menemukan Warna Diri di Tengah Ramainya Perbandingan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 15:20 WIB

SPBU Buka 24 Jam hingga Sistem Ganjil-Genap, Pertamina: Antrean BBM di Makassar Mulai Melandai

SPBU Buka 24 Jam hingga Sistem Ganjil-Genap, Pertamina: Antrean BBM di Makassar Mulai Melandai

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 15:19 WIB

9 Moisturizer Terbaik untuk Mengatasi Warna Kulit Tidak Merata Usia 30-an

9 Moisturizer Terbaik untuk Mengatasi Warna Kulit Tidak Merata Usia 30-an

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 15:15 WIB

Rekening Gratis untuk 200 Juta Warga Disorot, Saldo Rp 50 Ribu Bisa Habis Tergerus Biaya Bank

Rekening Gratis untuk 200 Juta Warga Disorot, Saldo Rp 50 Ribu Bisa Habis Tergerus Biaya Bank

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:11 WIB

Pemerintah Dorong Perluasan MBG ke Wilayah Sulit Akses

Pemerintah Dorong Perluasan MBG ke Wilayah Sulit Akses

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:04 WIB

×