Akses Darat Mulai Normal, Bantuan Pangan Korban Banjir di Aceh Tamiang Dipercepat

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 03 Desember 2025 | 19:37 WIB
Akses Darat Mulai Normal, Bantuan Pangan Korban Banjir di Aceh Tamiang Dipercepat
Bantuan untuk korban bencana Aceh Tamiang. (Dok. Ist)
  • Kementerian Sosial mendistribusikan bantuan pangan korban bencana di Aceh Tamiang menggunakan jalur udara dan darat.
  • Penyaluran simultan jalur darat dan udara dilakukan untuk percepatan jangkauan sesuai pernyataan Mensos Rabu (3/12/2025).
  • Bantuan meliputi kebutuhan dasar seperti beras, selimut, tenda, dan genset, kini telah tiba dan didistribusikan.

Suara.com - Bantuan pangan untuk korban bencana di Kabupaten Aceh Tamiang masih terus didistribusikan oleh Kementerian Sosial di bawah koordinasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Penyaluran dilakukan melalui jalur udara dan darat untuk memastikan bantuan kemanusiaan tiba secepat mungkin.

Sebelumnya, sebagian bantuan direncanakan dikirim melalui jalur laut. Namun, setelah jalur darat dinyatakan dapat dilewati, Kementerian Sosial memaksimalkan distribusi melalui jalur darat demi efektivitas waktu.

“Jalur darat dan udara ditempuh secara simultan agar bantuan dapat lebih cepat menjangkau masyarakat Aceh Tamiang,” kata Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam keterangannya, Rabu (3/12/2025).

Bantuan melalui jalur udara dikawal oleh personel Kementerian Sosial menggunakan helikopter. Sementara itu, pengiriman melalui jalur darat dipimpin oleh Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono.

Bantuan yang dikirim meliputi kebutuhan dasar seperti beras, pakaian, makanan cepat saji, family kit, kidsware, selimut, kasur, genset, tenda, kompor, serta berbagai perlengkapan penting lainnya.

Saat ini, baik bantuan yang dikirim melalui jalur udara maupun jalur darat telah tiba di Aceh Tamiang dan segera didistribusikan kepada warga melalui koordinasi intensif dengan BNPB.

Bantuan yang didistribusikan melalui jalur darat meliputi 106 jenis bantuan di antaranya beras, kebutuhan pokok lain, family kid, sandang anak, kasur, selimut, tenda, genset, kompor, makanan cepat saji, juga aneka kebutuhan pokok lainnya.

Sedangkan bantuan yang didistribusikan melalui jalur udara terdiri dari 10 jenis di antaranya, makanan siap saji, makanan anak, lauk pauk siap saji: kidsware, family kit, sandang anak, sandang dewasa, selimut, mi instan, dan beras.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banjir Dahsyat Sumut, Benarkah Ulah Korporasi Raksasa Asing dan Astra di Baliknya?

Banjir Dahsyat Sumut, Benarkah Ulah Korporasi Raksasa Asing dan Astra di Baliknya?

News | Rabu, 03 Desember 2025 | 19:33 WIB

Kenapa Tak Tetapkan Bencana Nasional untuk Banjir Sumatra? Pemerintah Ungkap Alasannya

Kenapa Tak Tetapkan Bencana Nasional untuk Banjir Sumatra? Pemerintah Ungkap Alasannya

News | Rabu, 03 Desember 2025 | 18:22 WIB

Menteri PMK Bantah Penjarahan Beras di Sibolga: Bantuan untuk Warga Banjir, Bukan Kerusuhan

Menteri PMK Bantah Penjarahan Beras di Sibolga: Bantuan untuk Warga Banjir, Bukan Kerusuhan

News | Rabu, 03 Desember 2025 | 17:40 WIB

Terkini

Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo

Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo

News | Sabtu, 18 April 2026 | 14:12 WIB

Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati

Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:57 WIB

Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia

Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:50 WIB

Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'

Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:30 WIB

Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung

Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:16 WIB

Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?

Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:06 WIB

11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius

11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:01 WIB

Gudang Pangan Ilegal di Pontianak Diobrak-abrik Bareskrim, 23 Ton Bawang Disita

Gudang Pangan Ilegal di Pontianak Diobrak-abrik Bareskrim, 23 Ton Bawang Disita

News | Sabtu, 18 April 2026 | 12:43 WIB

Gencar Lontarkan Isu Ketahanan Pangan, Firman Soebagyo Raih KWP Award 2026

Gencar Lontarkan Isu Ketahanan Pangan, Firman Soebagyo Raih KWP Award 2026

News | Sabtu, 18 April 2026 | 12:34 WIB

Singgung Kritik Dibalas Laporan Polisi, Hasto PDIP: RI Dibangun Atas Dialektika, Bukan Bungkam Suara

Singgung Kritik Dibalas Laporan Polisi, Hasto PDIP: RI Dibangun Atas Dialektika, Bukan Bungkam Suara

News | Sabtu, 18 April 2026 | 12:22 WIB