Agar Negara Tak Dicap Merestui Pembungkaman Kritik, Teror ke DJ Donny dan Aktivis Lain Harus Diusut

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Kamis, 01 Januari 2026 | 11:50 WIB
Agar Negara Tak Dicap Merestui Pembungkaman Kritik, Teror ke DJ Donny dan Aktivis Lain Harus Diusut
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid. (Suara.com/Dea)
baca 10 detik
  • Direktur Eksekutif Amnesty Indonesia mengecam rentetan teror fisik dan digital terhadap aktivis pada akhir 2025.
  • Teror ini dinilai merupakan serangan sistematis untuk membungkam kritik atas penanganan bencana ekologis di Sumatra.
  • DJ Donny melaporkan teror spesifik berupa bangkai ayam dan bom molotov ke Polda Metro Jaya pada 31 Desember 2025.

Suara.com - Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, mengecam upaya pembungkaman kritik yang dilakukan melaluu rentetan teror kepada sejumlah pihak, mulai dari aktivis Greenpeace Indonesia Iqbal Damanik, DJ Donny, Virdian Aurellio, dan Sherly Annavita.

Usman Hamid mengatakan teror kepada mereka pada penghujung tahun 2025 bukan sekadar kasus kriminal biasa, melainkan serangan teror terhadap kemerdekaan berpendapat warga negara yang dijamin konstitusi.

Menurutnya, teror bangkai ayam, pelemparan telur busuk, vandalisme, hingga serangan bom molotov, dan serangan digital adalah upaya sistematis untuk menciptakan iklim ketakutan.

"Pola serangan ini memiliki benang merah, yaitu pembungkaman kritik publik atas buruknya penanganan bencana ekologis di Sumatra akibat kebijakan pro-deforestasi," tutur Usman Hamid dalam keterangannya, dikutip Kamis (1/1/2026).

"Kritik yang lahir dari solidaritas kemanusiaan dan semangat perbaikan justru dibalas intimidasi fisik dan digital," katanya menambahkan.

Ia menyoroti pesan ancaman "Mulutmu Harimaumu" yang ditujukan kepada Iqbal, hingga Donny, Sherly dan Virdian.

Menurutnya pesan tersebut menegaskan negara belum memiliki kewibawaan hukum sehingga orang tertentu berani melakukan teror baik secara digital maupun secara fisik tanpa rasa takut terhadap hukum.

"Jika teror berlalu tanpa pengusutan, negara secara tidak langsung merestui praktik anti-kritik dan memvalidasi kekhawatiran Amnesty bahwa 2025 adalah tahun malapetaka nasional HAM," kata Usman.

Sebelumnya, Ramond Dony Adam alias DJ Donny melaporkan rangkaian teror yang dialaminya ke Polda Metro Jaya.

baca juga

Teror tersebut mulai dari pengiriman bangkai ayam berisi ancaman hingga pelemparan bom molotov ke rumahnya yang baru saja terjadi pada Rabu (31/12/2025) dini hari.

DJ Donny mengungkapkan, teror pertama berupa paket misterius berisi bangkai ayam pertama kali diterima istrinya pada Senin (29/12/2025).

“Pas dibuka ternyata isinya bangkai ayam, kepalanya dipotong. Ada tulisan ancaman supaya saya jaga ucapan di media sosial. Ada foto saya juga, lehernya digambar seperti disayat,” kata Donny kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (31/12/2025).

Menurutnya, peristiwa itu belum ia laporkan ke polisi.

Namun situasi berubah drastis setelah kejadian kedua terjadi pada Rabu (31/12/2025) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Ramond Dony Adam alias DJ Donny melaporkan rangkaian teror yang dialaminya ke Polda Metro Jaya.
Ramond Dony Adam alias DJ Donny melaporkan rangkaian teror yang dialaminya ke Polda Metro Jaya. (Suara.com/M yasir)

Dari rekaman CCTV, terlihat dua orang melempar bom molotov ke arah rumahnya.

“Semalam subuh rumah saya dilempar bom molotov. Untung hujan dan apinya padam duluan. Kalau enggak, bisa kebakar. Kena mobil juga,” ujarnya.

Donny memastikan pecahan kaca dan sisa bom molotov masih berada di lokasi kejadian dan belum dibersihkan. Ia sengaja mempertahankan kondisi tempat kejadian perkara (TKP) untuk keperluan penyelidikan polisi.

“Makanya saya lapor hari ini. Ini sudah bukan cuma ancaman ke saya, tapi mengancam keluarga dan orang sekitar,” tegasnya.

Meski tidak menimbulkan kerusakan serius, Donny menilai aksi tersebut sangat berbahaya.

Ia khawatir dampaknya bisa meluas ke rumah tetangga jika api tidak segera padam.

Dari rekaman CCTV, Donny menyebut pelaku berjumlah dua orang dan menggunakan masker

Selain itu, terdapat rekaman lain yang menunjukkan seseorang berjaket ojek online mondar-mandir di sekitar rumah sebelum kejadian.

“Kelihatan jelas di CCTV. Video ada semua, nanti saya serahkan ke polisi,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manajer Kampanye Iklim Greenpeace Indonesia Diteror Bangkai Ayam: Upaya Pembungkaman Kritik

Manajer Kampanye Iklim Greenpeace Indonesia Diteror Bangkai Ayam: Upaya Pembungkaman Kritik

News | Selasa, 30 Desember 2025 | 19:42 WIB

Amnesty International Kutuk Keras Represi Aparat ke Relawan Bantuan Aceh: Arogansi Kekuasaan

Amnesty International Kutuk Keras Represi Aparat ke Relawan Bantuan Aceh: Arogansi Kekuasaan

News | Jum'at, 26 Desember 2025 | 19:44 WIB

Greenpeace Sebut 2025 Tahun Kelam, Krisis Ekologis Berjalan Iringan dengan Represi Aparat

Greenpeace Sebut 2025 Tahun Kelam, Krisis Ekologis Berjalan Iringan dengan Represi Aparat

News | Kamis, 11 Desember 2025 | 19:14 WIB

Usman Hamid Sebut Soeharto Meninggal Berstatus Terdakwa: Sulit Dianggap Pahlawan

Usman Hamid Sebut Soeharto Meninggal Berstatus Terdakwa: Sulit Dianggap Pahlawan

News | Rabu, 05 November 2025 | 15:14 WIB

Amnesty Sebut RUU KKS Batasi Kebebasan Berekspresi: Indonesia Bisa Jatuh ke Level Berbahaya!

Amnesty Sebut RUU KKS Batasi Kebebasan Berekspresi: Indonesia Bisa Jatuh ke Level Berbahaya!

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 19:05 WIB

Terkini

Korupsi Haji, Saksi Ungkap Dengar Kabar Yaqut Ingin Gunakan Uang dari Gus Alex untuk Ambil Alih PKB

Korupsi Haji, Saksi Ungkap Dengar Kabar Yaqut Ingin Gunakan Uang dari Gus Alex untuk Ambil Alih PKB

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:34 WIB

Ganjil Genap Bikin Omzet Mal di Jakarta Turun, Dishub Siapkan Evaluasi

Ganjil Genap Bikin Omzet Mal di Jakarta Turun, Dishub Siapkan Evaluasi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:33 WIB

Gapasdap Usulkan Infrastruktur Ketapang-Gilimanuk Masuk Proyek Strategis Nasional

Gapasdap Usulkan Infrastruktur Ketapang-Gilimanuk Masuk Proyek Strategis Nasional

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:32 WIB

Prabowo Tambah 2 Wamenkeu, Suahasil Kini Didampingi 3 Wakil

Prabowo Tambah 2 Wamenkeu, Suahasil Kini Didampingi 3 Wakil

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:31 WIB

Di Aik Berik, Marwita Menemukan Cara Lain Menghidupkan Hutan dari Lobe-Lobe Hingga Kopi

Di Aik Berik, Marwita Menemukan Cara Lain Menghidupkan Hutan dari Lobe-Lobe Hingga Kopi

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Ulasan Minggat: Lima Sekawan Hadapi Penyeludup Misterius di Pulau Kirrin!

Ulasan Minggat: Lima Sekawan Hadapi Penyeludup Misterius di Pulau Kirrin!

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:30 WIB

IHSG Tetap Betah di Zona Merah Setelah Reshuffle Kabinet

IHSG Tetap Betah di Zona Merah Setelah Reshuffle Kabinet

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:24 WIB

Pernah Jadi Kapolda hingga Wakapolri! Rekam Jejak Dedi Prasetyo yang Dipercaya Prabowo Pimpin BRAN

Pernah Jadi Kapolda hingga Wakapolri! Rekam Jejak Dedi Prasetyo yang Dipercaya Prabowo Pimpin BRAN

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:23 WIB

Jemaah Bayar USD4 Ribu untuk Kuota Tambahan Haji, Uang Disimpan di Apartemen

Jemaah Bayar USD4 Ribu untuk Kuota Tambahan Haji, Uang Disimpan di Apartemen

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:22 WIB

Prabowo Lantik 2 Wamenkeu Baru: Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman

Prabowo Lantik 2 Wamenkeu Baru: Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:21 WIB

×