Kepala BGN: Anak Hasil Pernikahan Siri dan Putus Sekolah Wajib Dapat MBG

Vania Rossa | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Selasa, 20 Januari 2026 | 13:39 WIB
Kepala BGN: Anak Hasil Pernikahan Siri dan Putus Sekolah Wajib Dapat MBG
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana. (Tangkap layar)
  • Kepala BGN Dadan Hindayana tegaskan program MBG menjangkau anak tak terdata, termasuk pernikahan siri, di Senayan, Jakarta, Selasa (20/1/2026).
  • BGN menginstruksikan pendataan ulang langsung ke lingkungan terkecil untuk memasukkan anak putus sekolah usia 0–18 tahun.
  • Saat ini tercatat 35.247 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi operasional, melebihi target, sehingga pendaftaran ditutup permanen.

Suara.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menegaskan komitmen pemerintah untuk menjangkau seluruh anak Indonesia dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk mereka yang selama ini tidak terdaftar dalam sistem administrasi kenegaraan. 

Hal ini mencakup anak-anak dari hasil pernikahan dini, pernikahan siri, hingga anak yang putus sekolah.

Hal itu disampaikan Dadan dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Ia mengungkapkan bahwa banyak kelompok penerima manfaat yang belum masuk dalam pendataan resmi, sehingga pihaknya harus melakukan jemput bola hingga ke tingkat paling bawah.

“Ini penting sekali karena perlu Bapak Ibu ketahui bahwa banyak pesantren yang tidak terdata di kementerian agama, dan itu adalah penerima manfaat. Kemudian juga banyak anak-anak balita termasuk ibu hamil dan menyusui yang belum terdaftar dalam sistem kenegaraan seperti misalnya anak-anak dari pernikahan dini, pernikahan siri itu tidak punya NIK,” kata Dadan.

Guna mengatasi kendala administratif tersebut, BGN menginstruksikan pendataan ulang secara langsung ke lapangan melalui koordinasi dengan pengurus lingkungan terkecil.

“Kita harus data ulang ke setiap RT-RT untuk memastikan bahwa mereka akan mendapatkan makan bergizi, termasuk juga anak putus sekolah di usia antara 0 sampai 18 tahun,” tegasnya.

Bagi anak-anak yang putus sekolah, Dadan menjelaskan bahwa mereka tetap akan mendapatkan hak yang sama melalui mekanisme khusus. 

Sebagian akan diarahkan ke Sekolah Rakyat, sementara yang lainnya akan dikumpulkan di satu titik distribusi agar tetap tersentuh program gizi ini.

“Jadi kalaupun mereka nanti putus sekolah sebagian mungkin akan masuk ke dalam sekolah rakyat, sebagian yang belum masuk ke sekolah rakyat kita akan kumpulkan di satu tempat untuk mendapatkan program makan bergizi,” tambahnya.

Selain soal kepesertaan, Dadan juga memaparkan perkembangan terkait Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Saat ini, sistem mencatat adanya 21.102 SPPG yang sudah operasional, ditambah 14.145 data terverifikasi, sehingga total mitra yang terdaftar mencapai 35.247. 

Jumlah ini melampaui target awal yang dipatok sebesar 28.000 SPPG untuk wilayah aglomerasi.

Menyikapi lonjakan pendaftar tersebut, BGN mengambil langkah tegas dengan menutup portal pendaftaran secara permanen dan melakukan audit ketat terhadap para mitra. Langkah ini mencakup pengecekan detail di lapangan terkait aktivitas calon mitra serta penghapusan data (roll back) bagi usulan yang tidak valid atau tidak aktif lebih dari 60 hari.

"Kami melakukan pengecekan detail ulang di lapangan apakah SPPG yang atau calon mitra yang terdaftar itu betul melakukan kegiatan atau tidak,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Menu Kering MBG Disebut Jatah 2 Hari, Kepala SPPG Bekasi: Itu Salah Paham

Viral Menu Kering MBG Disebut Jatah 2 Hari, Kepala SPPG Bekasi: Itu Salah Paham

News | Selasa, 20 Januari 2026 | 13:11 WIB

BGN Siap Pangkas Tengkulak, Janji Hubungkan Petani Langsung ke Dapur MBG

BGN Siap Pangkas Tengkulak, Janji Hubungkan Petani Langsung ke Dapur MBG

News | Selasa, 20 Januari 2026 | 11:58 WIB

BGN Akui Sejumlah Dapur MBG Belum Sesuai Standar, Penyebabnya Program Percepatan

BGN Akui Sejumlah Dapur MBG Belum Sesuai Standar, Penyebabnya Program Percepatan

News | Selasa, 20 Januari 2026 | 09:09 WIB

Terkini

Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita

Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita

News | Selasa, 21 April 2026 | 22:11 WIB

Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja

Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:42 WIB

Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun

Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:25 WIB

Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom

Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:05 WIB

Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia

Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:02 WIB

Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got

Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:58 WIB

LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon

LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:55 WIB

Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang

Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:51 WIB

Pakar: Penegakan Hukum Jadi Kunci Tekan Rokok Ilegal

Pakar: Penegakan Hukum Jadi Kunci Tekan Rokok Ilegal

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:41 WIB

Rosan Roeslani Lapor ke Prabowo: Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun

Rosan Roeslani Lapor ke Prabowo: Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:37 WIB