Terobos dan Rusak Portal JLNT Casablanca, 11 Motor Diamankan Polisi

Vania Rossa, Muhammad Yasir

Selasa, 24 Februari 2026 | 07:36 WIB
Terobos dan Rusak Portal JLNT Casablanca, 11 Motor Diamankan Polisi
Sejumlah pengendara motor melintasi Jalan Layang Non Tol Casablanca, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Polisi mengamankan 11 unit sepeda motor terkait perusakan dan penerobosan portal JLNT Casablanca, Jakarta Selatan.
  • Aksi viral ini terjadi karena segerombolan motor membakar tali pengikat portal agar bisa melintas di jalan layang.
  • Polda Metro Jaya mendalami kasus ini untuk mengidentifikasi pengendara serta menyelidiki dugaan pelanggaran lalu lintas dan pidana perusakan.

Suara.com - Polisi telah mengamankan 11 unit sepeda motor terkait aksi penerobosan dan perusakan portal Jalan Layang Non-Tol atau JLNT Casablanca, Jakarta Selatan, yang viral di media sosial. Kendaraan-kendaraan itu kini dalam pemeriksaan.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani mengatakan penindakan dilakukan setelah video konvoi puluhan pemotor di atas JLNT tersebut viral dan meresahkan warga.

“Sebelas motor dari puluhan motor yang ada dalam video sudah berhasil kita amankan. Malam ini sedang dalam pemeriksaan,” ujar Ojo kepada wartawan, Senin (23/2/2026).

Pemeriksaan dilakukan untuk mengidentifikasi pengendara dan mendalami keterlibatan masing-masing dalam aksi tersebut. Polisi juga menelusuri dugaan pelanggaran lalu lintas hingga unsur pidana perusakan fasilitas umum.

Bakar Pengikat Portal

Video terkait aksi ini sebelumnya viral di media sosial. Dalam video terlihat segerombolan pemotor berhenti di depan portal JLNT Casablanca yang ditutup untuk kendaraan roda dua. 

Dalam rekaman itu juga nampak seorang pemotor membakar tali pengikat portal hingga palang terbuka. Setelah itu, rombongan motor masuk dan melaju di ruas jalan layang.

Narasi dalam unggahan menyebut aksi dilakukan demi membuat konten. Sejumlah pengendara terlihat tidak mengenakan helm dan ada yang tidak memasang pelat nomor kendaraan.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin saat itu memastikan pihaknya akan mendalami kasus tersebut bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum.

baca juga

"Kami juga libatkan Krimum," ujar Komarudin.

Menurut Komarudin, selain membahayakan keselamatan, aksi itu berpotensi pidana.

"Bukan hanya membahayakan, kami juga sedang dalami pidana pengrusakannya," ujarnya.

Kekinian polisi masih memburu pengendara lain yang terlibat dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nekat Bakar Pengikat Portal JLNT Casablanca Demi Konten, Segerombolan Pemotor Kini Diburu Polisi

Nekat Bakar Pengikat Portal JLNT Casablanca Demi Konten, Segerombolan Pemotor Kini Diburu Polisi

News | Senin, 23 Februari 2026 | 12:25 WIB

Viral Pemotor Merokok Pukul Penegur di Palmerah, Pelaku Catut Nama Polisi

Viral Pemotor Merokok Pukul Penegur di Palmerah, Pelaku Catut Nama Polisi

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 14:32 WIB

Jakarta Tambah 40 e-TLE Handheld Presisi, Polisi Perluas Penindakan Digital di Jalan Raya

Jakarta Tambah 40 e-TLE Handheld Presisi, Polisi Perluas Penindakan Digital di Jalan Raya

News | Jum'at, 16 Januari 2026 | 17:00 WIB

Terkini

Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah

Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:18 WIB

Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar

Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:43 WIB

Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus

Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:35 WIB

ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!

ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:16 WIB

Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi

Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:00 WIB

Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?

Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:53 WIB

Kisah Penyuluh Kepercayaan di DIY: Dulu Ditolak Sekolah, Kini Sambut Hari Kepercayaan 13 Juli

Kisah Penyuluh Kepercayaan di DIY: Dulu Ditolak Sekolah, Kini Sambut Hari Kepercayaan 13 Juli

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:49 WIB

Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta

Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:41 WIB

ICW Temukan Selisih Harga Fantastis Pengadaan Mobil KDKMP, Potensi Rente Tembus Rp5,5 Ttriliun

ICW Temukan Selisih Harga Fantastis Pengadaan Mobil KDKMP, Potensi Rente Tembus Rp5,5 Ttriliun

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:31 WIB

Hendardi Sentil Kejagung: Jangan Defensif dan Lecehkan Nalar Publik Soal Penanganan Korupsi

Hendardi Sentil Kejagung: Jangan Defensif dan Lecehkan Nalar Publik Soal Penanganan Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:18 WIB

×