Kasus Pelecehan Guru SLB di Jogja Naik Penyidikan, Polisi Segera Panggil Terlapor

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:51 WIB
Kasus Pelecehan Guru SLB di Jogja Naik Penyidikan, Polisi Segera Panggil Terlapor
Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian. (Suara.com/Hiskia)
baca 10 detik
  • Polresta Yogyakarta menaikkan kasus dugaan pelecehan siswi SLB menjadi penyidikan setelah memeriksa lima saksi.
  • Sekolah telah melakukan klarifikasi internal terhadap oknum guru terduga pelaku yang berinisial IM.
  • Korban masih mengalami trauma berat, sehingga polisi mengupayakan pendampingan intensif dari psikiater dan UPT PPA.

Suara.com - Satreskrim Polresta Yogyakarta telah meningkatkan status penanganan perkara dugaan pelecehan seksual yang menimpa seorang siswi di salah satu Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kota Yogyakarta dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.

Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian menuturkan peningkatan status kasus ini dilakukan setelah kepolisian memeriksa lima orang saksi dan melaksanakan gelar perkara pada Selasa (24/2/2026) kemarin.

"Jadi untuk kasus yang perbuatan cabul di salah satu SLB di Yogyakarta, kita telah melakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi, yang mana kemarin kita sudah gelar perkara dan sudah kita naikkan prosesnya ke penyidikan," kata Adrian saat ditemui, Rabu (25/2/2026).

Disampaikan Adrian, melalui serangkaian proses tersebut, pihaknya meyakini telah terjadi tindak pidana pelecehan seksual di lingkungan sekolah tersebut.

"Kita meyakini ada suatu perbuatan tindak pidana di situ, makanya kita naikkan kasusnya ke penyidikan," ungkapnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kata Adrian, terungkap bahwa pihak sekolah sebenarnya sudah sempat mengambil tindakan internal sebelum kasus ini mencuat ke publik.

Sekolah telah memanggil oknum guru berinisial IM tersebut untuk melakukan klarifikasi. Dalam pertemuan tersebut dikabarkan terdapat pengakuan dari pihak terlapor.

"Sudah diklarifikasi antara sekolah sama si terduga ini dan dari keterangan saksi yang kita dapati di situ ada pengakuan lah," ucapnya.

Selanjutnya polisi telah menjadwalkan agenda pemeriksaan terhadap terduga pelaku dalam tahap penyidikan ini. Rencananya pemanggilan akan dilaksanakan pada akhir pekan ini.

baca juga

"Nanti mungkin kita akan melakukan panggilan pertama dalam proses penyidikan di hari Jumat besok," imbuhnya.

Korban Masih Trauma

Hingga saat ini, polisi mencatat baru ada satu siswi yang menjadi korban dalam kasus tersebut. Namun, kondisi psikologis korban dilaporkan masih sangat memprihatinkan karena mengalami trauma cukup berat.

"Memang dari hasil ini, si korban ini memang agak traumanya agak berat. Jadi kita memang agak butuh, nanti mungkin psikiater butuh effort yang lebih besarlah untuk menggali," tutur Riski.

Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa korban masih memerlukan pendampingan intensif dari para ahli untuk memulihkan kondisi mentalnya.

"Sampai kemarin kita tanya, belum mau (sekolah), belum mau, masih trauma," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur

Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 15:03 WIB

Daftar Menu Buka Puasa Masjid Al-Muqtashidin FBE UII Yogyakarta 25 Februari - 10 Maret 2026

Daftar Menu Buka Puasa Masjid Al-Muqtashidin FBE UII Yogyakarta 25 Februari - 10 Maret 2026

Lifestyle | Rabu, 25 Februari 2026 | 14:50 WIB

Jean-Paul van Gastel Akui PSIM Yogyakarta Sulit Menang Akibat Masalah Struktural Tim

Jean-Paul van Gastel Akui PSIM Yogyakarta Sulit Menang Akibat Masalah Struktural Tim

Bola | Rabu, 25 Februari 2026 | 12:11 WIB

Sering Terobos Hujan Bikin Motor Rentan? Sudah Cek 5 Bagian Ini Biar Tetap Aman?

Sering Terobos Hujan Bikin Motor Rentan? Sudah Cek 5 Bagian Ini Biar Tetap Aman?

Otomotif | Rabu, 25 Februari 2026 | 09:15 WIB

Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat

Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat

News | Selasa, 24 Februari 2026 | 21:33 WIB

Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil

Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil

News | Selasa, 24 Februari 2026 | 21:24 WIB

Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis

Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis

News | Selasa, 24 Februari 2026 | 20:05 WIB

Terkini

Betrand Peto Bantah Lakukan Pelecehan Seksual: ANW Tiba-Tiba Masuk ke Ruang Karaoke

Betrand Peto Bantah Lakukan Pelecehan Seksual: ANW Tiba-Tiba Masuk ke Ruang Karaoke

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 13:57 WIB

Kisah Ketangguhan Komunitas Indonesia Bersinar di Inspiring Asia Micro Film Festival 2026

Kisah Ketangguhan Komunitas Indonesia Bersinar di Inspiring Asia Micro Film Festival 2026

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 13:55 WIB

Aksi Licik Copet di Konser Band Kotak: Tebar Gas 'Kentut' Demi Bikin Panik Penonton

Aksi Licik Copet di Konser Band Kotak: Tebar Gas 'Kentut' Demi Bikin Panik Penonton

News | Senin, 14 September 2026 | 13:50 WIB

BGN Siapkan Sistem Marketplace MBG: Kejar Pengadaan, Keracunan Terabaikan?

BGN Siapkan Sistem Marketplace MBG: Kejar Pengadaan, Keracunan Terabaikan?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 13:50 WIB

Perdagangan Jalur Tikus Iran - Dubai Selamatkan Toko Kelontong yang Makin Terhimpit Perang

Perdagangan Jalur Tikus Iran - Dubai Selamatkan Toko Kelontong yang Makin Terhimpit Perang

News | Senin, 14 September 2026 | 13:49 WIB

Gojek Gandeng Universitas Indonesia, Bedah Strategi Jadi Juara dengan Teknologi

Gojek Gandeng Universitas Indonesia, Bedah Strategi Jadi Juara dengan Teknologi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 13:49 WIB

IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan

IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan

Kalbar | Senin, 14 September 2026 | 13:49 WIB

Kades Ramai-ramai Minta Pilkades Ditunda dan Jabatan Diperpanjang, Mendagri Beri Jawaban Ini

Kades Ramai-ramai Minta Pilkades Ditunda dan Jabatan Diperpanjang, Mendagri Beri Jawaban Ini

News | Senin, 14 September 2026 | 13:45 WIB

3 Poin Konten YouTube Maudy Ayunda Soal Bad News yang Dianggap Tone Deaf

3 Poin Konten YouTube Maudy Ayunda Soal Bad News yang Dianggap Tone Deaf

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 13:44 WIB

Tito Soroti Wacana Pemakzulan Bupati Tapteng: Jangan Korbankan Rakyat karena Konflik Politik

Tito Soroti Wacana Pemakzulan Bupati Tapteng: Jangan Korbankan Rakyat karena Konflik Politik

News | Senin, 14 September 2026 | 13:43 WIB

×