Inovasi Teknologi Canggih Singapore Airlines Menjawab Tantangan Perubahan Iklim Dunia

Jum'at, 06 Maret 2026 | 23:17 WIB
Inovasi Teknologi Canggih Singapore Airlines Menjawab Tantangan Perubahan Iklim Dunia
Singapore airlines (instagram/singaporeairid)
Baca 10 detik
  • Singapore Airlines mengutamakan keselamatan melalui armada modern, efisiensi operasional, dan teknologi canggih untuk menghadapi turbulensi.
  • Maskapai ini meningkatkan layanan pelanggan dan efisiensi operasional dengan mengintegrasikan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) generatif dari OpenAI.
  • Penumpang mengapresiasi konsistensi kualitas layanan premium, termasuk kenyamanan kabin dan detail perhatian kru, bahkan saat cuaca buruk.
Fasilitas di kelas ekonomi Singapore Airlines (Dok Singapore Airlines)
Fasilitas di kelas ekonomi Singapore Airlines (Dok Singapore Airlines)

Pengalaman positif serupa juga dirasakan Kalandra. Perempuan asal Surabaya itu terbang dari Surabaya menuju Arab Saudi bersama Singapore Airlines pada pertengahan 2025. Meski memesan tiket kelas ekonomi, ia mengaku mendapatkan kenyamanan yang berbeda dibandingkan penerbangan ekonomi yang pernah ia coba sebelumnya.

“Ekonominya SIA (Singapore Airlines) memang beda, sangat nyaman. Makanannya juga enak banget,” kata Kalandra saat dihubungi Suara.com.

Perbedaan terasa sejak awal ia duduk di kursi. Ruang kaki yang lega, sandaran yang nyaman hingga penyajian makanan yang rapi membuat perjalanan jarak jauh terasa lebih ringan. Awak kabin pun dinilainya sigap dan ramah dalam melayani seluruh penumpang.

Salah satu detail kecil yang paling ia ingat adalah handuk hangat yang dibagikan sebelum pesawat mengudara.

"Wanginya enak banget kayak di tempat spa, bikin rileks. Overall pelayanan SIA memang terbaik sih," ujarnya.

Kesan serupa datang dari Naomi. Ia bahkan menjadikan Singapore Airlines sebagai maskapai favorit setiap kali bepergian ke luar negeri. Menurutnya, konsistensi pelayanan kru kabin dan kenyamanan kursi menjadi alasan utama ia tetap setia.

"Maskapai favorit banget mau ke negara manapun harus SIA, walaupun harus transit di Singapura dulu, terbayar dengan pelayanannya," katanya.

Infografis teknologi Singapore Airlines (Suara.com)
Infografis teknologi Singapore Airlines (Suara.com)

Kesiapan Singapore Airlines Hadapi Perubahan Iklim Global

Perubahan iklim global bukan lagi sebuah gagasan, melainkan sudah benar-benar terjadi dan dampaknya terasa nyata, terlebih di dunia penerbangan. Dalam penelitian yang dilakukan oleh profesor ilmu atmosfer University of Reading, Paul Williams, pemanasan global telah mengubah pola angin di atmosfer atas khususnya perbedaan kecepatan angin (wind sher) yang menjadi pemicu utama turbulensi dalam dunia penerbangan.

Merujuk penelitian tersebut, jenis turbulensi yang paling berbahaya, yakni Clear Air Turbulence berpotensi meningkat dua sampai tiga kali lipat dalam beberapa dekade mendatang. Turbulensi ini sulit diprediksi karena tidak berkaitan dengan awan atau badai sehingga sering terjadi tanpa peringatan.

Menghadapi tantangan perubahan iklim tersebut, Public Relations Manager Indonesia, Singapore Airlines, Kleopas Danang Bintoroyakti mengatakan, Singapore Airlines berkomitmen tinggi untuk selalu mengutamakan keselamatan penumpang dan karyawan sekaligus memastikan layanan yang andal dan berkualitas tinggi.

"Di SIA , keselamatan selalu menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan yang kami ambil," kata Kleopas kepada Suara.com.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Singapore Airlines telah menerapkan pendekatan yang menyeluruh melalui beberapa langkah terukur. Langkah pertama yang dilakukan adalah penyediaan armada pesawat modern.

Pesawat-pesawat yang digunakan oleh Singapore Airlines merupakan pesawat generasi terbaru seperti A350 dan Boeing 787 yang umumnya 25 persen lebih hemat bahan bakar dibandingkan model generasi lama.

Singapore Airlines
Armada Singapore Airlines (Dok Singapore Airlines)

Sepanjang 2024-2025, Singapore Airlines Group telah menambah 12 pesawat generasi baru dan menghentikan operasional beberapa pesawat lama. Jumlah pesawat generasi baru per 31 Maret 2025 tercatat ada sebanyak 70 persen, naik 42 persen dari 2019-2020.

"Pesawat juga dilengkapi dengan sistem avionik canggih dan teknologi penghindaran cuaca. Hal ini membantu menurunkan intensitas emisi sekaligus mengelola risiko operasional," kata Kleopas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI