- Presiden Putin menyatakan dukungan penuh Rusia kepada Mojtaba Khamenei, pemimpin baru Iran pengganti ayahnya setelah tewas diserang.
- Dukungan Rusia muncul saat Iran menghadapi ketegangan geopolitik, dengan Rusia menegaskan akan selalu menjadi mitra terpercaya Teheran.
- Moskow mengecam serangan AS dan Israel yang menewaskan pemimpin Iran sebelumnya serta menyerukan penyelesaian konflik melalui diplomasi.
Sementara itu, Rusia menyerukan agar konflik yang terjadi segera dihentikan dan semua pihak kembali menempuh jalur diplomasi.
Pada 2025, Rusia dan Iran telah menandatangani perjanjian kemitraan strategis yang mencakup kerja sama dalam menghadapi ancaman bersama, meskipun perjanjian tersebut tidak mencakup kewajiban pertahanan bersama.
Di sisi lain, laporan The Washington Post menyebutkan bahwa Rusia diduga memberikan dukungan intelijen kepada Iran untuk membantu menyerang target militer Amerika Serikat di Timur Tengah.
Namun hingga kini, Kremlin tetap menyatakan bahwa pemerintah Iran tidak secara resmi meminta bantuan militer dari Rusia.