Sidang Korupsi Chromebook: Bos Google Scott Beaumont Bantah Ada Kesepakatan dengan Nadiem Makarim

Muhammad Yasir, Dea Hardiningsih Irianto

Senin, 20 April 2026 | 15:44 WIB
Sidang Korupsi Chromebook: Bos Google Scott Beaumont Bantah Ada Kesepakatan dengan Nadiem Makarim
Presiden Google Asia Pasifik, Scott Beaumont. (YouTube)
baca 10 detik
  • Presiden Google Asia Pasifik Scott Beaumont membantah adanya kesepakatan pengadaan laptop Chromebook dalam pertemuan dengan Nadiem Makarim Februari 2020.
  • Kesaksian daring tersebut disampaikan dalam sidang kasus korupsi pengadaan Chromebook periode 2019–2022 di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (20/4/2026).
  • Jaksa mendakwa Nadiem Makarim merugikan negara Rp2,1 triliun akibat mark-up harga dan pengadaan perangkat yang tidak berfungsi optimal.

Suara.com - Presiden Google Asia Pasifik, Scott Beaumont membantah adanya kesepakatan pembelian laptop Chromebook untuk seluruh sekolah di Indonesia dalam pertemuannya dengan mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim pada Februari 2020.

Pernyataan tersebut disampaikan Scott saat hadir sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook periode 2019-2022 yang menjerat Nadiem Makarim sebagai terdakwa.

Scott memberikan kesaksian secara daring melalui aplikasi Zoom dari Singapura di hadapan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (20/4/2026).

Dalam persidangan, kuasa hukum Nadiem awalnya mengonfirmasi klaim yang menyebut kliennya telah bersepakat dengan Google untuk menggunakan produk Google for Education, termasuk penggantian spesifikasi teknis hanya menggunakan Chrome OS.

“Pertanyaan saya, pada pertemuan di bulan Februari 2020, apakah ada kesepakatan seperti dibacakan tadi?” tanya Jaksa.

“Tidak ada. Kami sebenarnya merasa putus asa pada pertemuan itu,” jawab Scott.

Scott menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut, pihaknya telah berupaya memaparkan keunggulan produk Google.

Namun, ia merasa penetrasi produk mereka terhambat karena pihak kementerian tampak lebih familiar dengan produk kompetitor, seperti Microsoft Machines.

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim bersaksi di Tipikor Jakarta
Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim bersaksi di Tipikor Jakarta

Dugaan Aliran Dana Rp809 Miliar

baca juga

Dalam perkara ini, Nadiem Makarim didakwa menerima keuntungan pribadi sebesar Rp809 miliar dari total kerugian negara yang ditaksir mencapai Rp2,1 triliun.

Jaksa Roy Riady merinci bahwa kerugian tersebut berasal dari mark-up atau kemahalan harga Chromebook sebesar Rp1,5 triliun serta pengadaan Chrome Device Management (CDM) senilai Rp621 miliar yang dinilai tidak bermanfaat.

“Memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yaitu terdakwa Nadiem Anwar Makarim sebesar Rp 809.596.125.000,” tegas Jaksa Roy dalam dakwaannya.

Jaksa menilai pengadaan ini tidak melalui evaluasi harga dan survei yang layak, sehingga perangkat yang dibeli tidak dapat berfungsi optimal, terutama untuk proses belajar mengajar di daerah Terluar, Tertinggal, dan Terdepan (3T).

Selain Nadiem, jaksa juga membeberkan daftar panjang pihak dan korporasi yang diduga turut menikmati uang hasil pengadaan tersebut. Berikut di antaranya:

  • Nadiem Anwar Makarim: Rp809.596.125.000
  • Mulyatsyah: SGD120.000 dan USD150.000
  • Harnowo Susanto: Rp300.000.000
  • Dhany Hamiddan Khoir: Rp200.000.000 dan USD30.000
  • Mariana Susy: Rp5.150.000.000
  • PT Acer Indonesia: Rp425.243.400.481,05
  • PT Bhinneka Mentari Dimensi: Rp281.676.739.975,27
  • PT Tera Data Indonesia (AXIOO): Rp177.414.888.525,48
  • PT Dell Indonesia: Rp112.684.732.796,22 (dan sejumlah vendor lainnya seperti PT Asus, PT Lenovo, hingga PT Zyrex).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

JPU Tolak 3 Bos Google Jadi Saksi Nadiem, Ini Alasannya

JPU Tolak 3 Bos Google Jadi Saksi Nadiem, Ini Alasannya

News | Senin, 20 April 2026 | 13:20 WIB

Kubu Nadiem Hadirkan 3 Eks Petinggi Google dari Singapura sebagai Saksi di Sidang Kasus Chromebook

Kubu Nadiem Hadirkan 3 Eks Petinggi Google dari Singapura sebagai Saksi di Sidang Kasus Chromebook

News | Senin, 20 April 2026 | 13:03 WIB

Alasan Kesehatan, Nadiem Minta Hakim Kabulkan Permohonan Penangguhan Penahanan

Alasan Kesehatan, Nadiem Minta Hakim Kabulkan Permohonan Penangguhan Penahanan

News | Senin, 20 April 2026 | 12:37 WIB

Terkini

Teknikal IHSG Hari Ini: Uji Resistance 5.450 di Tengah Aksi Jual Asing dan Isu MSCI

Teknikal IHSG Hari Ini: Uji Resistance 5.450 di Tengah Aksi Jual Asing dan Isu MSCI

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 08:20 WIB

Tri Gelar Undian 2.026 Hadiah, Pelanggan Bisa Tentukan Hadiah Incaran

Tri Gelar Undian 2.026 Hadiah, Pelanggan Bisa Tentukan Hadiah Incaran

Tekno | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 08:18 WIB

Buku Transformasi Kamar Kedua Parlemen Indonesia, Lalu Niqman Zahir Dorong Penguatan Demokrasi

Buku Transformasi Kamar Kedua Parlemen Indonesia, Lalu Niqman Zahir Dorong Penguatan Demokrasi

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 08:09 WIB

Inovasi Media MUWAKIB: Cara Guru NU Pekalongan Bikin Belajar Bahasa Arab Jadi Seru

Inovasi Media MUWAKIB: Cara Guru NU Pekalongan Bikin Belajar Bahasa Arab Jadi Seru

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Bagaimana Cara Membersihkan Kerak Gosong di Teflon? Ini Tips Aman Tanpa Merusak Lapisan

Bagaimana Cara Membersihkan Kerak Gosong di Teflon? Ini Tips Aman Tanpa Merusak Lapisan

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Optimisme Bisnis Berlanjut, BRI Gelontorkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II

Optimisme Bisnis Berlanjut, BRI Gelontorkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II

Bogor | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 08:02 WIB

Tren Umrah Meningkat, Generasi Muda Kian Serius Menyiapkan Dana Ibadah

Tren Umrah Meningkat, Generasi Muda Kian Serius Menyiapkan Dana Ibadah

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 07:59 WIB

Bukan Sitaan Kasus BGN! Motor Trail Terbengkalai di Lahan Kosong Bekasi Ternyata Proyek Kemhan

Bukan Sitaan Kasus BGN! Motor Trail Terbengkalai di Lahan Kosong Bekasi Ternyata Proyek Kemhan

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 07:58 WIB

BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan

BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan

Bekaci | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 07:58 WIB

Bidik Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Kembali Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun

Bidik Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Kembali Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun

Jakarta | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 07:52 WIB

×