The Strokes Telanjangi Dosa Amerika Serikat, Kecam Agresi AS-Israel ke Iran

Arief Apriadi | Suara.com

Selasa, 21 April 2026 | 11:41 WIB
The Strokes Telanjangi Dosa Amerika Serikat, Kecam Agresi AS-Israel ke Iran
Band rock The Strokes bongkar sejarah operasi kotor CIA dan kecam agresi militer AS-Israel di Republik Islam Iran lewat aksi panggung epik di Festival Coachella. [Dok. IG The Strokes]
  • The Strokes menampilkan montase visual di Coachella yang membongkar sejarah operasi kotor kudeta CIA di berbagai negara, termasuk penggulingan PM Iran Mohammad Mossadegh.
  • Penampilan tersebut mengutuk hancurnya 30 universitas di Iran akibat agresi AS-Israel dan rata-nya Universitas Al-Israa di Gaza oleh militer zionis.
  • Video aksi panggung ini viral disaksikan 3,7 juta kali semalaman di X, sebelum mesin sensor platform tersebut secara represif menghapus tayangannya.

Suara.com - Band rock ternama asal Amerika Serikat, The Strokes, dengan berani membongkar borok campur tangan kotor Washington dalam urusan negara berdaulat saat tampil memukau di panggung Festival Coachella.

Penampilan epik ini tidak hanya menjadi hiburan musik bagi anak muda, tetapi juga berubah menjadi panggung protes keras yang mengecam Agresi AS-Israel terhadap Republik Islam Iran.

Langkah berani kelompok musik ini memberikan nilai baru bagi pergerakan musisi global dalam menentang imperialisme modern yang selama ini ditutupi oleh narasi bias media arus utama Barat.

The Strokes (@thestrokes/instagram).
The Strokes (@thestrokes/instagram).

Mengakhiri set penampilan mereka pada akhir pekan kedua festival bergengsi di California Selatan tersebut, grup ini menayangkan montase politik tajam di layar LED raksasa saat membawakan lagu rilisan 2016 berjudul "Oblivius".

Visual panggung seketika berubah memutar gambar masjid yang terang benderang yang kemudian berganti menjadi potret Perdana Menteri Iran Mohammad Mossadegh yang terpilih secara demokratis.

Mengingat Kembali Kudeta CIA di Berbagai Negara

Penggulingan kekuasaan Mossadegh pada tahun 1953 secara gamblang diungkap di layar sebagai kudeta yang didalangi oleh CIA bersama Inggris berdasarkan konfirmasi dari dokumen rahasia Amerika Serikat yang kini terbuka untuk publik.

Vokalis Julian Casablancas mengiringi tayangan visual sejarah tersebut dengan menyanyikan lirik, "Di pihak mana Anda berdiri?".

Layar raksasa terus menampilkan rentetan operasi hitam CIA dan konspirasi Belgia yang sukses menyingkirkan Patrice Lumumba, perdana menteri pertama yang terpilih secara demokratis di Kongo.

Rekam jejak campur tangan Washington semakin ditelanjangi melalui visual penggulingan Presiden Bolivia Juan José Torres dan Presiden Guatemala Jacobo Árbenz yang juga direkayasa oleh intelijen Amerika Serikat.

Montase tersebut juga secara berani menyoroti keterlibatan langsung CIA dalam penggulingan Presiden Cile Salvador Allende serta insiden kecelakaan pesawat misterius yang menewaskan pemimpin militer Panama Omar Torrijos dan Presiden Ekuador Jaime Roldós Aguilera.

Suara Keadilan untuk Iran dan Gaza

Aksi panggung ini melangkah lebih jauh dengan menyoroti insiden pembunuhan Martin Luther King Jr., menampilkan tulisan di layar yang menuduh pemerintah AS telah "dinyatakan bersalah atas pembunuhannya dalam persidangan perdata."

Puncak dari protes visual ini ditutup dengan fakta menyedihkan yang menyatakan bahwa lebih dari 30 universitas di wilayah Republik Islam Iran telah dihancurkan sejak Agresi AS-Israel dimulai awal tahun ini.

Angka fantastis terkait kehancuran fasilitas pendidikan di negara berdaulat tersebut secara akurat mengutip data resmi yang dirilis oleh Kementerian Sains dan Teknologi Iran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bibit Bom Waktu Harga Pangan Bakal Meroket Imbas Perang AS - Iran Dimulai dari Sini

Bibit Bom Waktu Harga Pangan Bakal Meroket Imbas Perang AS - Iran Dimulai dari Sini

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:31 WIB

Gencatan Senjata AS-Iran Berakhir 22 April, Begini Analisis Pakar Hubungan Internasional

Gencatan Senjata AS-Iran Berakhir 22 April, Begini Analisis Pakar Hubungan Internasional

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:27 WIB

11 Ilmuwan Nuklir Tewas Misterius, DPR AS Bakal Periksa Kementerian Perang

11 Ilmuwan Nuklir Tewas Misterius, DPR AS Bakal Periksa Kementerian Perang

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:27 WIB

Pengamat Sebut Amerika Serikat 'Kalah' di Perang Iran: Kas Negara Boncos, Tujuan Tak Tercapai

Pengamat Sebut Amerika Serikat 'Kalah' di Perang Iran: Kas Negara Boncos, Tujuan Tak Tercapai

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:16 WIB

Menghitung Efek Domino Perang Iran: Keuangan Rumah Tangga, Harga BBM hingga Cicilan KPR

Menghitung Efek Domino Perang Iran: Keuangan Rumah Tangga, Harga BBM hingga Cicilan KPR

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:08 WIB

Terkini

Diduga Nekat Haji Pakai Visa Kerja, 13 WNI 'Gigit Jari' Dicegah Imigrasi di Bandara Soetta

Diduga Nekat Haji Pakai Visa Kerja, 13 WNI 'Gigit Jari' Dicegah Imigrasi di Bandara Soetta

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:58 WIB

Bibit Bom Waktu Harga Pangan Bakal Meroket Imbas Perang AS - Iran Dimulai dari Sini

Bibit Bom Waktu Harga Pangan Bakal Meroket Imbas Perang AS - Iran Dimulai dari Sini

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:31 WIB

Gencatan Senjata AS-Iran Berakhir 22 April, Begini Analisis Pakar Hubungan Internasional

Gencatan Senjata AS-Iran Berakhir 22 April, Begini Analisis Pakar Hubungan Internasional

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:27 WIB

11 Ilmuwan Nuklir Tewas Misterius, DPR AS Bakal Periksa Kementerian Perang

11 Ilmuwan Nuklir Tewas Misterius, DPR AS Bakal Periksa Kementerian Perang

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:27 WIB

Menteri PPPA Bongkar Data Mengejutkan Soal Ketimpangan Gender di Indonesia, Apa Saja?

Menteri PPPA Bongkar Data Mengejutkan Soal Ketimpangan Gender di Indonesia, Apa Saja?

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:17 WIB

Pengamat Sebut Amerika Serikat 'Kalah' di Perang Iran: Kas Negara Boncos, Tujuan Tak Tercapai

Pengamat Sebut Amerika Serikat 'Kalah' di Perang Iran: Kas Negara Boncos, Tujuan Tak Tercapai

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:16 WIB

Menghitung Efek Domino Perang Iran: Keuangan Rumah Tangga, Harga BBM hingga Cicilan KPR

Menghitung Efek Domino Perang Iran: Keuangan Rumah Tangga, Harga BBM hingga Cicilan KPR

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:08 WIB

Respons Pernyataan Cak Imin, Gus Ulil: Dari Dulu NU Dipimpin Ulama!

Respons Pernyataan Cak Imin, Gus Ulil: Dari Dulu NU Dipimpin Ulama!

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:08 WIB

Megawati di Hari Kartini: Terus Ajarkan Semangat Perjuangan Agar RI Terbebas dari Ketidakadilan

Megawati di Hari Kartini: Terus Ajarkan Semangat Perjuangan Agar RI Terbebas dari Ketidakadilan

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:07 WIB

Media Belanda Soroti Kenapa Hari Kartini Tak Dijadikan Hari Libur Nasional?

Media Belanda Soroti Kenapa Hari Kartini Tak Dijadikan Hari Libur Nasional?

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:06 WIB