Dino Patti Djalal Kritik RI Tak Hadir di Iran: Indonesia Takut sama Amerika?

M Nurhadi

Senin, 06 Juli 2026 | 10:10 WIB
Dino Patti Djalal Kritik RI Tak Hadir di Iran: Indonesia Takut sama Amerika?
Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei [Dubes Iran untuk Indonesia]
baca 10 detik
  • Dino Patti Djalal mengkritik absennya perwakilan setingkat menteri Indonesia pada upacara pemakaman pemimpin Iran di Teheran.
  • Langkah pemerintah tersebut memicu kekhawatiran terkait lunturnya prinsip politik luar negeri bebas aktif akibat intervensi kekuatan Barat.
  • Kementerian Luar Negeri RI menegaskan bahwa penugasan Duta Besar RI sudah menjadi bentuk representasi diplomatik yang resmi.

Suara.com - Komitmen Pemerintah Indonesia dalam menjalankan doktrin politik luar negeri "bebas aktif" kini tengah dipertanyakan di panggung dunia.

Keputusan Jakarta yang enggan mengirimkan utusan diplomatik tingkat tinggi ke upacara pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dinilai menjadi sinyalemen buruk bahwa Indonesia mulai kehilangan taji dan prinsip kemandiriannya dalam berdiplomasi.

Kritik tajam tersebut dilayangkan oleh pengamat geopolitik sekaligus Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Dino Patti Djalal.

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri ini mengecam sikap abai pemerintah terhadap undangan resmi Teheran, padahal momentum tersebut seharusnya menjadi ajang pembuktian bahwa Indonesia berani bersikap tegas melawan segala bentuk tindakan militer ilegal di ranah internasional.

Dino menyayangkan langkah Indonesia yang terkesan sengaja menurunkan level keterwakilannya dengan hanya menugaskan Duta Besar RI di Teheran.

Langkah minim ini, menurut informasi yang ia terima, dipandang oleh otoritas Iran sebagai tindakan yang menyepelekan hubungan bilateral kedua negara sahabat.

Sorotan paling krusial dari kritik Dino menyasar pada hipotesis adanya bayang-bayang intervensi atau ketakutan psikologis Jakarta terhadap kekuatan Barat, khususnya Amerika Serikat.

Ia mempertanyakan apakah asas bebas aktif yang selama ini diagung-agungkan kini mulai terkikis oleh kalkulasi politik yang akomodatif terhadap kepentingan Washington.

"Apakah ini berarti polugri 'bebas aktif' kita mulai luntur karena Indonesia takut atau sungkan terhadap Amerika? Has 'Fear' become a factor in Indonesian foreign policy?" tegas Dino dalam pernyataan kritisnya, Minggu (5/7/2026).

baca juga

Dino mengingatkan, esensi dari haluan politik luar negeri Indonesia sejak era kemerdekaan adalah berdiri tegak di atas prinsip keadilan universal, bukan bersembunyi ketika dihadapkan pada situasi geopolitik yang sensitif.

"Jangan sampai kita selalu lantang bicara bebas aktif, tapi begitu diminta menentukan sikap dalam situasi yang sensitif, kita bersembunyi. Please remember: bebas aktif adalah #diplomasiberprinsip, bukan #diplomasisungkan," cetusnya.

Absennya perwakilan setingkat menteri atau kepala negara dari Indonesia dirasa sangat kontras jika disandingkan dengan respons negara-negara lain.

Berbagai kekuatan regional yang bahkan memiliki kedekatan politik dengan Barat—seperti Arab Saudi, Turki, Qatar, Oman, Malaysia, hingga Bangladesh—tidak ragu mengirimkan delegasi resmi tingkat tinggi. Bahkan, Pakistan secara khusus mengutus presidennya langsung ke Teheran.

Kondisi ini menempatkan Indonesia sebagai satu-satunya negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia yang absen mengirimkan perwakilan pemerintahan di level pembuat kebijakan.

Dino mensinyalir ketidakberanian mengambil keputusan ini juga mencerminkan adanya disfungsi manajemen birokrasi di internal pemerintahan.

Ia menduga surat undangan resmi dari negara sahabat sering kali mandek di meja-meja pejabat tanpa ada yang berani mengambil keputusan strategis secara cepat.

Padahal, secara taktis, Indonesia setidaknya bisa mendelegasikan Wakil Menteri Luar Negeri urusan Dunia Islam, Anis Matta. Namun, momentum pembuktian posisi geopolitik RI ini terlewat begitu saja karena sang pejabat justru disibukkan oleh agenda kunjungan rutin di Asia Tengah.

Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei [Dubes Iran untuk Indonesia]
Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei [Dubes Iran untuk Indonesia]

Klarifikasi Kementerian Luar Negeri

Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri RI memilih bersikap defensif menghadapi gelombang kritik tersebut. Juru Bicara Kemlu, Yvonne Mewengkang, mengonfirmasi bahwa posisi resmi Indonesia telah diwakili oleh Duta Besar RI untuk Iran, Rolliansyah Soemirat.

Yvonne menyatakan bahwa Dubes RI telah menunaikan tugas diplomatiknya dengan menghadiri prosesi penghormatan terakhir dan doa bersama di Grand Mosalla Teheran pada Sabtu (4/7/2026) pagi waktu setempat.

Pihak Kemlu berdalih bahwa kehadiran kepala perwakilan tersebut sudah merupakan representasi resmi dari sikap hormat dan penghargaan Pemerintah Indonesia atas undangan yang dilayangkan oleh Iran, meskipun langkah minimalis ini telanjur dicap publik sebagai bentuk diplomasi yang cari aman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RI Absen di Pemakaman Ali Khamenei, Politik Luar Negeri Dikritik: Indonesia Penakut

RI Absen di Pemakaman Ali Khamenei, Politik Luar Negeri Dikritik: Indonesia Penakut

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 08:39 WIB

Bukan Lagu Cinta Biasa, Adnan Ndy Rilis 'Akhirku' untuk Melawan Kelamnya Narkoba

Bukan Lagu Cinta Biasa, Adnan Ndy Rilis 'Akhirku' untuk Melawan Kelamnya Narkoba

Entertainment | Senin, 06 Juli 2026 | 05:55 WIB

Witan Sulaeman Bikin Kejutan! Tolak Hengkang, Pilih Setia di Persija, Ini Alasannya

Witan Sulaeman Bikin Kejutan! Tolak Hengkang, Pilih Setia di Persija, Ini Alasannya

Bola | Senin, 06 Juli 2026 | 01:38 WIB

Di Balik Pemakaman Ali Khamenei: Simbol Agama dan Pesan Politik yang Menggema ke Dunia

Di Balik Pemakaman Ali Khamenei: Simbol Agama dan Pesan Politik yang Menggema ke Dunia

News | Senin, 06 Juli 2026 | 07:05 WIB

Persib Kunci Ragnar Oratmangoen 3 Tahun, Sinyal Serius Kuasai Liga dan Asia

Persib Kunci Ragnar Oratmangoen 3 Tahun, Sinyal Serius Kuasai Liga dan Asia

Bola | Senin, 06 Juli 2026 | 06:10 WIB

Ribuan Pelayat Ayatollah Khamenei Kibarkan Bendera Merah, Serukan Balas Dendam

Ribuan Pelayat Ayatollah Khamenei Kibarkan Bendera Merah, Serukan Balas Dendam

News | Senin, 06 Juli 2026 | 00:59 WIB

Terkini

Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia

Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia

Jabar | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:12 WIB

Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis

Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis

Video | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:10 WIB

Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Jasa Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dari Menteri Koperasi

Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Jasa Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dari Menteri Koperasi

Jatim | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:10 WIB

Flores Kembali Diguncang Gempa M 5,1, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Flores Kembali Diguncang Gempa M 5,1, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:07 WIB

Jaga Marwah Organisasi, Para Ulama Haramkan Serangan Fajar di Muktamar NU Ke-35

Jaga Marwah Organisasi, Para Ulama Haramkan Serangan Fajar di Muktamar NU Ke-35

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:05 WIB

Mengenal BEM: Mengapa Kampus Punya Pemerintahan Sendiri?

Mengenal BEM: Mengapa Kampus Punya Pemerintahan Sendiri?

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:05 WIB

Tegang Maksimal! Potret Kelam Remaja Kaya Los Angeles Era 80-an dalam Serial The Shards

Tegang Maksimal! Potret Kelam Remaja Kaya Los Angeles Era 80-an dalam Serial The Shards

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:04 WIB

Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi

Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi

Lampung | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:03 WIB

5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Baterai Tahan Lama sampai 10.000 mAh, Mulai Rp2 Jutaan

5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Baterai Tahan Lama sampai 10.000 mAh, Mulai Rp2 Jutaan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:01 WIB

Viral Nilai Fantastis Biaya Suvenir HUT RI di Istana Negara? Rp22 atau 34 Miliar

Viral Nilai Fantastis Biaya Suvenir HUT RI di Istana Negara? Rp22 atau 34 Miliar

Entertainment | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:00 WIB

×