Buntut Keracunan Massal, 172 Dapur MBG di Pati Bakal Disidak!

Muhamad Yasir, Lilis Varwati

Jum'at, 11 September 2026 | 08:57 WIB
Buntut Keracunan Massal, 172 Dapur MBG di Pati Bakal Disidak!
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari (tengah) bersama Trenggono (kedua kanan) tiba untuk mengikuti rapat bersama Presiden Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/7/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S./kye]
baca 10 detik
  • Pemerintah Kabupaten Pati dan BGN akan memeriksa 172 dapur MBG pekan depan akibat dugaan keracunan massal.
  • Kasus keracunan menimpa 259 siswa dan guru di Kecamatan Gembong setelah menyantap makanan program tersebut.
  • Pemkab Pati menetapkan status Kejadian Luar Biasa guna memastikan penanganan kesehatan korban berjalan maksimal.

Suara.com - Sebanyak 172 dapur penyedia Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, bakal diperiksa menyusul kasus dugaan keracunan yang dialami ratusan siswa dan guru.

Pemerintah Kabupaten Pati bersama Badan Gizi Nasional (BGN) akan mengecek langsung kelayakan dan proses pengolahan makanan di seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Wakil Kepala BGN, Trenggono, mengatakan evaluasi dilakukan untuk memastikan seluruh SPPG menjalankan proses penyiapan makanan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

“Kami sudah berupaya semaksimal mungkin memperbaiki tata kelola, kemudian menyiapkan dapur-dapur ini dengan baik. Namun, di antara semua ada satu-dua mungkin yang tidak sesuai dengan SOP, tidak patuh terhadap tahapan-tahapan penyiapan makanan. Ini yang harus kita evaluasi terus,” ujar Trenggono kepada wartawan, Kamis (10/9) malam.

BGN, kata Trenggono, tidak akan memberikan toleransi terhadap SPPG yang dinilai tidak layak atau tidak mampu memenuhi standar keamanan pangan.

“SPPG seperti yang saya sampaikan yang lalu, yang jelas di-suspend. Mungkin kalau dapurnya jelek, suspend permanen. Itu sudah komitmen kita di BGN,” tegasnya.

Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mengatakan pemeriksaan seluruh SPPG dijadwalkan mulai pekan depan. Pemkab akan turun langsung bersama sejumlah instansi untuk mengecek kondisi dapur dan kemampuan masing-masing SPPG.

“Kabupaten Pati ini ada sekitar 172 dapur. Kami pastikan minggu depan kami akan datang langsung ke semua SPPG untuk mengecek fasilitas dan kemampuan dapur itu melayani penerima manfaat di Kabupaten Pati,” ujar Chandra.

Pemeriksaan tidak hanya menyasar kondisi fisik dapur. Pemkab juga akan mengecek kesesuaian kapasitas dapur dengan jumlah penerima manfaat yang dilayani.

baca juga

“Misalkan dapur ini kecil, dia ternyata mendapatkan pengelolaan manfaat ini sampai 2.500 sampai 3.000. Itu yang akan kami evaluasi,” katanya.

Pemeriksaan akan melibatkan Dinas Kesehatan, Kodim, Polres, serta seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pati.

Hasil pemeriksaan akan menjadi bahan rekomendasi kepada BGN untuk menentukan kelayakan masing-masing SPPG, termasuk dapur yang perlu diperbaiki.

Siswa-siswi SMPN 1 Gembong dan MTSN 3 Pati dirawat di RSUD Soewondo usai meracunan MBG. [Suara.com/Singgih Tri]
Siswa-siswi SMPN 1 Gembong dan MTSN 3 Pati dirawat di RSUD Soewondo usai meracunan MBG. [Suara.com/Singgih Tri]

Ratusan Siswa dan Guru Diduga Keracunan

Pemeriksaan tersebut dilakukan setelah dugaan keracunan MBG terjadi di SMP Negeri 1 Gembong dan MTs Negeri 3 Pati, Kecamatan Gembong. Keluhan mulai muncul pada Rabu (9/9), setelah siswa dan guru menyantap menu MBG yang dibagikan sehari sebelumnya.

Sejumlah gejala dilaporkan muncul, mulai dari mual, muntah, pusing hingga diare. Para siswa dan guru kemudian mendapat penanganan di sejumlah fasilitas kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pati Tetapkan Status KLB Usai Ratusan Siswa Keracunan MBG

Pati Tetapkan Status KLB Usai Ratusan Siswa Keracunan MBG

News | Jum'at, 11 September 2026 | 08:42 WIB

43 Ribu Orang Keracunan MBG, Koalisi Sipil Somasi Prabowo

43 Ribu Orang Keracunan MBG, Koalisi Sipil Somasi Prabowo

News | Kamis, 10 September 2026 | 19:47 WIB

Keracunan MBG Tak Cuma soal Diare, Pakar Ungkap Risiko Gangguan Fungsi Otak

Keracunan MBG Tak Cuma soal Diare, Pakar Ungkap Risiko Gangguan Fungsi Otak

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:08 WIB

Terkini

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:37 WIB

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:30 WIB

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:25 WIB

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:20 WIB

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:15 WIB

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:10 WIB

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:06 WIB

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Batam | Minggu, 13 September 2026 | 18:04 WIB

×